Do You Know, Kamis, 09/06/2016 09:23 WIB

Jarang Terdengar Namanya Ternyata Perusahaan Ini Milik Negara!

Dari 119 BUMN yang ada di Indonesia, sudahkah semuanya kamu tahu?
Jarang Terdengar Namanya Ternyata Perusahaan Ini Milik Negara!
Beberapa nama perusahaan BUMN mungkin tak kamu ketahui. Atau, kamu pernah mendengar namanya tapi tidak tahu bahwa itu adalah perusahaan BUMN. Nah, kali ini, Careernews akan sajikan beberapa nama BUMN yang belum banyak dikenal. Simak, ya!

1. Sarinah

Banyak disebut-sebut pada kasus teror pengeboman di Jakarta beberapa bulan silam, pusat perbelanjaan yang terletak di Ibukota ini termasuk dalam jajaran BUMN. Dilansir dari website resminya, Sarinah merupakan department store pertama Indonesia yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 1962, saat ekonomi Indonesia sedang runtuh di tahun 1959.

Nama Sarinah diambil dari panggilan Mbok Sarinah, pengasuh Presiden Soekarno, yang sangat dikenang oleh pemimpin pertama Indonesia tersebut. Hingga kini, Sarinah memiliki beberapa outlet yang tersebar di beberapa wilayah Jakarta, Yogyakarta, dan Malang. Tidak ingin ikut arus dunia kapital, Sarinah berusaha menjadi great company yang membela rakyat kecil.


2. Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI)

Segala urusan penerbangan, tak sepenuhnya dipegang oleh PT Angkasa Pura saja, lho. Ada yang khusus menangani sistem navigasinya, yaitu Perum LPPNPI.

Dilansir dari website resminya, pembentukan perusahaan ini dilandasi oleh dua hal. Pertama adalah tugas ganda yang diemban PT Angkasa Pura yang selain mengelola sektor bandar udara, juga navigasi. Kedua, berdasarkan audit International Civil Aviation Organization (ICAO) tahun 2005 dan 2007, menyatakan bahwa sistem penerbangan Indonesia tak memenuhi standar minimum International Safety Standard sesuai regulasi ICAO.

Maka, di tahun 2013, pelayanan navigasi yang sebelumnya dikelola PT Angkasa Pura, diserahkan pada Perum LPPNPI. Dengan berdirinya perusahaan ini, pelayanan navigasi dan penerbangan di Indonesia bisa terselenggara dengan lebih baik.


3. Sang Hyang Seri

Asing dengan nama ini? Ini bukan perusahaan Korea, lho! Sang Hyang Seri adalah salah satu BUMN Indonesia yang bergerak di bidang pertanian, khususnya dalam penyediaan benih. Awalnya, di tahun 1940 perusahaan ini berbentuk perkebunan besar milik swasta asing (Inggris) dengan nama Pamanukan & Tjiasem Lands (P&T Lands). Kemudian di tahun 1986, dibentuk  Perum Sang Hyang Seri yang merupakan gabungan dari tiga proyek pertanian dan pangan.

Dengan bantuan pinjaman dana dari Bank Dunia, Perum Sang Hyang Seri menjadi perusahaan perbenihan yang modern dan terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Statusnya pun berubah menjadi Persero di tahun 1995. Sayangnya, di tahun 2015 lalu diberitakan bahwa karyawan perusahaan ini tidak digaji hingga 8 bulan. Dilansir dari situs Liputan 6, kemudian diputuskan oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, Sang Hyang Seri akan digabung dengan PT Pertani, karena memiliki kesamaan yaitu berorientasi pada kedaulatan dan mencapai swasembada pangan.


4. PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI)

Dari segi nama tak bisakah kamu menebak di sektor apa perusahaan ini bergerak? Nah, BUMN satu ini adalah satu-satunya badan klasifikasi nasional untuk melakukan pengkelasan kapal niaga berbendara Indonesia maupun asing yang secara reguler beroperasi di perairan Indonesia.

Kegiatan klasifikasi BKI adalah pengklasifikasian kapal berdasarkan konstruksi lambung, mesin, dan listrik kapal dengan tujuan memberikan penilaian teknis kelayakan berlayar bagi kapal-kapal. BKI juga dipercaya untuk melakukan survei dan sertifikasi statutoria atas nama Pemerintah Republik Indonesia, antara lain Load Line, ISM Code dan ISPS Code.

Nah, sudah tahu kan kalau perusahaan-perusahaan di atas itu BUMN? Apa kamu tahu perusahaan lain dengan status BUMN yang jarang diketahui masyarakat? Share di kolom komentar, ya!



Penulis      : Ratih Wilda

Editor        : Yuana Anandatama

Grafis        : Swevel

Tags : BUMN, perusahaan BUMN, karir BUMN, jobseeker, mahasiswa,
Jarang Terdengar Namanya Ternyata Perusahaan Ini Milik Negara! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png