Do You Know, Selasa, 07/06/2016 09:58 WIB

Pernah Pecat Puluhan Ribu Karyawan, Perusahaan Ini Catat Sejarah!

Perusahaan-perusahaan besar yang punya untung selangit, tak lantas menjamin karyawannya bebas dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Pernah Pecat Puluhan Ribu Karyawan, Perusahaan Ini Catat Sejarah!
Tercatat, sederet nama perusahaan besar yang telah dikenal hingga kancah internasional, pernah merumahkan puluhan ribuan karyawannya! PHK massal ini dilakukan oleh pihak perusahaan dengan adanya alasan-alasan tertentu.

Yuk, simak perusahaan besar mana saja yang mencetak sejarah PHK massal besar-besaran, seperti diberitakan oleh Sindo News yang dilansir dari Majalah Fortune ini!


1. International Business Machines Corporation (IBM)

Pada Juli 1993, IBM melayangkan surat PHK kepada 60.000 karyawannya. Sebagai perusahaan yang memproduksi dan menjual perangkat keras dan perangkat lunak komputer, bisnis inti IBM tertekan dengan munculnya komputer pribadi dan server client sejak di awal 1990-an. Untuk mengatasi masalah tersebut, IBM harus menggeser fokus perusahaan ke penyediaan solusi terpadu bagi pelanggan. Tindakan ini berimbas pada kerugian finansial yang mencapai USD 8,9 miliar, sehingga terpaksa diadakan pemangkasan jumlah karyawan.


2. Circuit City Stores

Sebanyak 567 toko ditutup dan seluruh karyawan sebanyak 34.000 di-PHK oleh perusahaan ini di Januari 2009. Sejak tahun 2008, Circuit Stores telah mengalami penjualan terendah dalam sejarah dan krisis hutang membatasi kemampuan untuk mengajukan pinjaman. Perusahan ini kemudian diumumkan akan dijual dan memutuskan berhenti beroperasi.


3. Citigroup

Bergerak di sektor finance dan perbankan, Citigroup tercatat merumahkan 50.000 pegawainya pada November 2008. Hal ini disebabkan adanya krisis keuangan pada saat Wall Street. Keputusan Citigroup saat itu memang tidak mudah tapi harus dilakukan demi menyelamatkan perusahaan.


4. Boeing

Produsen pesawat komersial ini mengurangi 31.000 karyawan pada September 2001 dikarenakan adanya perlambatan ekonomi dan serangan teroris pada 9 September 2001. Peristiwa tersebut sangat menjatuhkan bisnis perjalanan udara dan menjadi alasan kuat bagi perusahaan untuk memberikan PHK bagi sejumlah karyawan.


5. General Motors

Sebanyak 47.000 karyawan di-PHK oleh General Motors pada Februari 2009. Dikarenakan perusahaan ini memasuki bab 11 kebangkrutan dan mencari bantuan federal. Selain memangkas jumlah karyawan, menutup lima pabrik, rencana penjualan merk mobil Hummer, dan kembali ke skala lini, Pontiac, adalah usaha perusahaan ini dalam mengatasi kebangkrutan.


6. Ford Motor Co

35.000 karyawan Ford terpaksa harus mencari pekerjaan baru karena dirumahkan oleh perusahaan ini pada Januari 2002. Kontraksi ekonomi di tahun 2001 membuat Ford harus melakukan banyak pemangkasan biaya demi meningkatkan keuntungan perusahaan. Di samping itu, perusahaan ini juga terpaksa harus menjual Ford Escort, Mercury Cougar, Mercury Villager dan Lincoln Continental demi bangkit dari kesulitan ekonomi.


7. Kmart Corporation

Januari 2003 adalah momok bagi 35.000 karyawan Kmart yang terpaksa harus mengganti statusnya jadi pengangguran. Penutupan 326 toko adalah imbas tingginya persaingan dan semakin menurunnya penjualan dari perusahaan retail ini. Kmart harus melakukan reorganisasi besar-besaran sebagai bagian dari bab 11 kebangkrutan. Padahal di tahun sebelumnya, 22.000 karyawan sudah di-PHK dan 283 toko telah ditutup.


8. American Telephone & Telegraph (AT&T)

Perusahaan telekomunikasi besar ini memangkas 40.000 karyawannya dengan alasan yang sedikit berbeda. Pemangkasan di Januari 1996 ini justru dilakukan karena hampir semua divisi perusahaan menguntungkan dan berkembang! Alasannya, AT&T berencana akan membagi diri menjadi tiga perusahaan terpisah yang akan fokus pada layanan komunikasi, peralatan telekomunikasi dan komputer, sehingga mengurangi jumlah karyawan adalah bagian dari rencana tersebut.


9. Bank of America

Beberapa pusat data perusahaan ditutup, sistem setoran tumpang tindih dihilangkan, dan lapisan back staff kantor dikurangi adalah upaya efisiensi dari bank ini. Mengurangi sejumlah karyawan yang tidak diperlukan dipercaya bisa menghemat sekitar USD 5 miliar dari pengeluaran yang selama ini dilakukan.


10. Sears & Roebuck Co

Persaingan bisnis dengan WallMart dan Toys 'R' Us, serta untuk mengembalikan penurunan selama satu dekade pada bisnis retailnya, perusahaan ini terpaksa mengakhiri hubungan kerja 50.000 karyawannya pada Januari 1993. Sebagai salah satu department store asal Amerika Serikat, Sears tercatat pernah menjadi yang terbesar di tahun 1989, sebelum mulai terungguli kompetitor lain dan harus merombak besar-besaran dengan melakukan penghentian katalog serta penutupan 113 stores.

PHK tidak sukarela yang terpaksa dilakukan perusahaan adalah upaya yang biasanya diambil untuk menyelamatkan perusahaan itu sendiri. Perusahaan besar pun, tak lantas bebas dari krisis finansial yang mengancam. Namun, jangan terlalu mengkhawatirkan masalah PHK. Berusahalah sebaik mungkin dalam pekerjaan, agar perusahaan pun terus sukses dan karirmu tetap lancar!



Penulis          : Ratih Wilda

Editor            : Yuana Anandatama

Grafis            : Swevel

Tags : PHK, pemutusan hubungan kerja, perusahaan, karyawan,
Pernah Pecat Puluhan Ribu Karyawan, Perusahaan Ini Catat Sejarah! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png