Do You Know, Jumat, 14/08/2015 11:22 WIB

Masih Ingat Waktu Ikut Pramuka Dulu? Keren, Gembira, Asyik!

Selamat hari Pramuka! Masih ingat saat-saat seru waktu ikut Pramuka dulu, atau mungkin masih aktif di kegiatan ini?
Masih Ingat Waktu Ikut Pramuka Dulu? Keren, Gembira, Asyik!
Pramuka menggunakan beragam  kegiatan seru, kreatif, dan menyenangkan untuk mengenalkan dan menginternalisasi nilai-nilai moral. Wadah pembentuk karakter anak bangsa ini tidak hanya tentang baris-berbaris dan perkemahan Sabtu-Minggu, lho. 

Pernah mendengar nama Lord Robert Baden Powel of Gilwell? Bangsawan Inggris kelahiran 22 Februari 1857 inilah yang tercatat pertama kali mengembangkan konsep scouting atau yang kita kenal dengan Pramuka. Baden Powel menulis buku yang merupakan petunjuk bagi tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas menyelidik dengan baik, yakni “Aids to Scouting”. 

Berangkat dari buku tersebut, ia diminta oleh William Smyth, pimpinan Boys Brigade Inggris, untuk melatih bawahannya. Sebanyak 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris kemudian dipilih untuk diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea selama delapan hari pada 25 Juli 1907. Pengalaman tersebut Baden Powel tuangkan dalam sebuah buku berjudul “Scouting for Boys” dan kemudian menjadi pedoman organisasi kepramukaan untuk laki-laki (boys scout). 

Organisasi kepramukaan untuk perempuan baru muncul empat tahun kemudian dengan nama Girls Guides. Puncak perkembangan organisasi kepanduan ini adalah pada 1950-1960, termasuk di Indonesia. Seiring perkembangan zaman, organisasi kepanduan terus berkembang dan mengalami perbaikan hingga saat ini menjadi organisasi bernama Gerakan Pramuka.


Dari sekolah dasar sampai universitas

Kegiatan Pramuka dapat dijumpai bahkan saat kita memasuki universitas. Namun tidak banyak yang masih mengikuti kegiatan ini. Walau tidak mengikuti Pramuka hingga dunia perkuliahan, mayoritas dari kita pasti pernah tergabung dalam organisasi ini saat masih duduk di SD. Masih ingat golongan-golongan Pramuka? 

Ada lima golongan dalam Pramuka yang dibedakan berdasarkan umur: Siaga (7-10 tahun), Penggalang (11-15 tahun), Penegak (16-19 tahun), Pembina, dan Pelatih. Gerakan Pramuka yang selalu mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai moral kepada anggotanya menyesuaikan nilai-nilai ini dengan setiap tingkat golongan. 

Misalnya, pada golongan Siaga, nilai-nilai ditanamkan dalam kode kehormatan yang terdiri atas Dwisatya dan Dwidarma. Dwisatya meliputi menjalankan kewajiban terhadap Tuhan, NKRI, menurut aturan keluarga, dan setiap hari berbuat kebaikan. Sedangkan Dwidarma meliputi patuh terhadap orangtua dan tidak putus asa. Pada golongan Penggalang dan Penegak, nilai-nilai tersebut lebih dirinci dan ditambahkan nilai-nilai yang terkait dengan kepribadian serta hubungan manusia dengan alam.


Tak cuma kemah

Nilai-nilai yang berusaha diajarkan tersebut kemudian dipraktikkan dalam kegiatan-kegiatan kreatif. Jangan salah, kegiatan yang dimaksud bukan hanya berkemah, lho! Melalui website resmi pramuka.or.id, kita dapat melihat liputan-liputan mengenai berbagai kegiatan Pramuka. Sebut saja 30 anggota Pramuka Penegak  dari berbagai SMA di Jakarta Timur yang belajar, berbagi, dan mendampingi teman-teman mereka yang lebih muda. Para Penegak ini mengajak 60 anak yatim piatu dari Yayasan Panji Nusantara untuk berbelanja lebaran di mal. 

Pergi ke mal mungkin menjadi hal yang sangat biasa bagi kita. Namun dari 60 anak yatim tersebut ternyata baru enam orang yang pernah mengunjungi mal. Selain karena alasan tersebut, program yang dibantu beberapa donatur tersebut dilakukan karena terkadang anak-anak lebih suka diajak belanja dibanding diberi bingkisan secara langsung. 

Tentu kita juga masih ingat kegiatan-kegiatan Pramuka lainnya yang memberikan kontribusi langsung ke masyarakat, misalnya membantu kelancaran perjalanan pemudik, membantu penanggulangan bencana, bakti sosial, dan sebagainya.

Masih banyak lagi kegiatan Pramuka lainnya yang keren, menggembirakan, dan mengasyikkan. Salut ya untuk Gerakan Pramuka. Selamat ulang tahun dan sukses. Semoga makin memberikan kontribusi bermanfaat untuk bangsa Indonesia! [CN]



Penulis    : Rizky Amelia

Editor      : Rifki Amelia F.

Grafis      : Ardiansyah Bahrul A.

Tags : pramuka, pengalaman organisasi, Leadership,
Masih Ingat Waktu Ikut Pramuka Dulu? Keren, Gembira, Asyik! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png