Do You Know, Selasa, 11/08/2015 10:02 WIB

Passion vs Keadaan: Kerja Apa Saja Dulu yang Penting Kerja

Ijazah sudah di tangan, foto bertoga sudah dipajang. Namun ternyata kegembiraan kelulusan cuma berlangsung satu hari.
Passion vs Keadaan: Kerja Apa Saja Dulu yang Penting Kerja
Hari berikutnya setelah wisuda, beberapa lulusan mungkin galau akan kelanjutan karirnya. Ternyata, mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan tidak selamanya mudah. Namun ada juga yang beranggapan bekerja tak sesuai jurusan tak selamanya salah.

Maka kemudian pilihan yang muncul di depan mata adalah memperjuangkan idealisme untuk tetap bekerja di bidangnya, atau bekerja apa saja untuk mengisi kekosongan waktu sebelum mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Tak jarang kita menemukan, mereka yang tak juga mendapatkan pekerjaan bukan berarti mereka tak memiliki kompetensi. Beberapa di antaranya sangat pemilih dalam melamar pekerjaan sesuai bidangnya.


Kerja Apa Saja atau Menganggur Dulu?

Untuk mengetahui kondisi mana yang dipilih jobseeker jika dihadapkan pada pekerjaan sesuai jurusan atau tidak, Careernews melakukan polling kepada para pembaca. Dalam polling tersebut, sebanyak 77 persen responden memilih bekerja apa saja terlebih dahulu sebelum memasuki jenjang karir yang lebih tinggi, meski tidak sesuai dengan jurusannya. Alasan dari 77 persen responden ini bermacam-macam, di antaranya sebanyak 38 persen ingin mencari pengalaman baru di dunia kerja dan 21 persen beralasan asal tidak menganggur. 

Akan tetapi, tidak semua responden memilih bekerja apa saja setelah lulus. Ada beberapa responden yang tetap dengan idealismenya, yaitu mencari pekerjaan sesuai dengan jurusan yang sudah digeluti selama kurang lebih empat tahun.  Dalam polling tersebut, sebanyak 23 persen responden menjawab tetap ingin mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan walaupun harus menganggur terlebih dahulu. Sebagian besar beralasan bahwa jurusan yang sudah mereka pilih adalah passion mereka sehingga mereka akan bekerja sesuai dengan jurusan yang sudah dipilih tersebut. 

Apabila kita menilik negara maju seperti Amerika Serikat, kondisi serupa juga bisa kita temui. Dari hasil riset yang dilakukan Jaison R. Abel dan Richard Deitz dari Federal Reserve Bank, New York, seperti dilansir laman The Washington Post, sebanyak 27 persen lulusan perguruan tinggi ternyata juga tidak bekerja sesuai dengan jurusannya. 

Masih dalam sumber yang sama, penelitian tersebut menunjukkan bahwa sebenarnya lulusan yang tidak bekerja sesuai jurusannya tidaklah menjadi masalah. Hal ini justru merupakan indikasi bahwa pekerjaan yang banyak tersedia sebenarnya tidak terlalu memerlukan lulusan dengan spesifikasi tertentu.

Jadi, mau bekerja sesuai passion atau bekerja apapun yang penting tidak menjadi pengangguran? Pilihan ada di tanganmu. Setuju? Ayo bagikan pendapatmu di kolom komentar ya! [CN] 



Penulis    : Rizky Amelia

Editor      : Rifki Amelia F.

Grafis      : Ardiansyah Bahrul A.

Tags : fresh graduate, jobseeker, jurusan,
Passion vs Keadaan: Kerja Apa Saja Dulu yang Penting Kerja | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png