Do You Know, Selasa, 17/03/2015 08:30 WIB

Cari Teman Duduk? Baca Buku Saja! Ini 4 Fakta Kenapa Kamu Harus Membaca!

Buku itu jendela dunia dan membaca adalah salah satu jalan menuntut ilmu. Terdengar membosankan? Kamu harus tahu dulu manfaat membaca yang melebihi bayangan kita semua. Simak yuk! 
Cari Teman Duduk? Baca Buku Saja! Ini 4 Fakta Kenapa Kamu Harus Membaca!
“Membaca adalah satu-satunya cara untuk bisa menjadi lebih baik dalam hal apapun,” demikian ucap inisiator Komunitas Literasi Ganesha, Moko Darjatmoko, seperti dilansir Okezone.com. Sayangnya, hingga saat ini, minat baca di Indonesia masih rendah.

Masih dari sumber yang sama, berdasarkan laporan studi Programme for International Student Assessment (PISA) 2012, peringkat pendidikan Indonesia, terutama di bidang matematika, sains, dan membaca berada pada urutan ke-64 dari 65 negara. Hal ini menunjukkan bahwa masalah membaca di Indonesia sangat serius. 

Padahal untuk menjadi negara maju, tiap individu harus gemar membaca. Membaca bukan lagi hanya bermanfaat untuk peningkatan intelektual semata, kepribadian dan kesehatan pun bisa didapat. Berikut, empat fakta yang membuatmu harus membiasakan membaca buku setiap hari serta menjadi pejuang penyebar ‘virus’ gemar baca pada generasi muda Indonesia.


1. Membaca tingkatkan kualitas hidup

Yutaka Okamoto (2014) dalam buku 90% Penyakit Bisa Sembuh: Cerdas Menyikapi Sakit menyebutkan, membaca menjadi satu di antara 14 cara untuk meningkatkan penyembuhan diri. Kegiatan membaca dapat meningkatkan jumlah limfosit dan meningkatkan kualitas hidup berdasarkan hasil survei terhadap para pasien pascakanker. 

Hal serupa disampaikan oleh Hwang Sung Joo (2013) dalam buku The Miracle of Raw Food bahwa membaca buku merupakan salah satu jenis olahraga otak dan teknik sehat seimbang untuk menjaga kesehatan. Sebab, aktivitas yang banyak melibatkan kerja otak akan memperlancar aliran darah di kedua bagian otak.


2. Membaca membersihkan hati nurani

Aidh Al-Qarni (2007) dalam bukunya La Tahzan: Jangan Bersedih  menyebutkan, membaca dapat mengusir perasaan was-was, kecemasan, kesedihan, menjaga seseorang dari perbuatan batil, melatih lidah untuk berbicara dengan baik, dan mencerahkan pikiran. Selain itu, membaca juga membersihkan hati nurani, meningkatkan pengetahuan, mengembangkan daya ingat dan pemahaman, menambah keimanan, pikiran akan lebih tenang, serta mematangkan kemampuan seseorang untuk mencari dan memproses  pengetahuan. 


3. Sebaik-baik teman duduk

Tentu kamu setuju jika kita harus selektif dalam mencari teman. Teman sangat menentukan apakah kamu akan berperilaku baik atau tidak. Peribahasanya, orang yang dekat dengan pedagang minyak wangi akan mendapatkan wanginya. Sedangkan jika dekat dengan pandai besi, kamu akan mendapatkan percikan api hingga bau tak sedapnya. 

Oleh karena itu, sangat sesuai jika buku dijadikan sebaik-baiknya teman hidupmu. Masih dari buku yang sama, Al-Qarni menyebutkan buku adalah sebaik-baik teman duduk, yang tidak akan memujimu dengan berlebihan, sahabat yang tidak akan menipumu, dan teman yang tidak membuatmu bosan. Buku adalah sesuatu yang jika dipandang akan memberikan kenikmatan yang panjang. Maka, setidaknya biasakan membaca buku minimal 15 menit tiap harinya.


4. Manfaat bagi materi

Tidak dapat dimungkiri, aktivitas membaca sangat dekat dengan materi. Bagi seorang penulis, aktivitas membaca sangat menentukan kualitas tulisan yang dihasilkan. Sebab, membaca adalah nutrisi yang harus dikonsumsi setiap hari, sedangkan menulis adalah energi yang harus disalurkan. Jadi, membaca dan menulis menjadi bagian yang tak pernah terpisahkan. 

Bagi kamu yang suka dengan buku, kamu bisa mendapatkan buku gratis, uang, bertemu orang besar, hingga jalan-jalan, salah satunya dengan membaca buku kemudian meresensinya. Resensi buku yang telah kamu baca juga dapat dikirimkan ke surat kabar atau majala. Apabila dimuat, kamu bisa mendapatkan honor yang lumayan dari resensimu.


Sung Joo pun menyatakan, meskipun membaca memiliki beragam manfaat, tentu tidak semua informasi berguna untukmu. Kamu juga perlu mengendalikan diri dalam menggunakan media informasi. Kamu tidak boleh bergantung pada televisi, e-mail, SMS, atau media sosial. Media kadang dapat menjadi sumber polusi bagi otak jadi sebaiknya kamu mendapatkan informasi dari buku. 

Yuk, biasakan membaca buku tiap hari minimal 15 menit. Taruh dan tata buku-bukumu dengan rapi. Pandangi buku-buku tersebut setiap hari maka kamu akan merasakan kedamaian, selalu berpikir positif, dan menjadikan buku asupan wajib tiap hari. Mungkin kamu juga perlu tahu bahwa dengan membaca berarti kamu menjadi bagian dari peradaban. Mari membaca! [CN]



Penulis    : Sandi Iswahyudi

Editor      : Rifki Amelia F, M. Amin Amsyah

Grafis      : Hero Oka

Tags : minat baca buku, gerakan baca buku indonesia, pengembangan diri,
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Jumat, 21/09/2018 10:28 WIB Dari Nol Sampai Jadi Iklan, Gimana sih Prosesnya?
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Jumat, 14/09/2018 08:00 WIB Kerja di Agensi Iklan: Dapat Benefit yang Cukup Bersaing!
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Kamis, 13/09/2018 00:00 WIB Ternyata Talent Seperti Ini Yang Diinginkan Bank Indonesia
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Selasa, 28/08/2018 10:00 WIB Parodi Kerjaan di Agency (Baca: Ahensi) yang Bisa Kamu Ketahui
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Selasa, 10/07/2018 17:09 WIB Hal Ini Bisa Jadi Indikator Kalau Kamu Siap Berkarier
Cari Teman Duduk? Baca Buku Saja! Ini 4 Fakta Kenapa Kamu Harus Membaca! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png