Do You Know, Rabu, 04/02/2015 09:00 WIB

Paparan Sinar Matahari Saat Bekerja Itu Penting. Yuk, Berjemur!

Jadi pekerja kantoran itu keren. Namun hati-hati dengan ancaman kesehatan di bawah lindungan atap kantor.
Paparan Sinar Matahari Saat Bekerja Itu Penting. Yuk, Berjemur!
Bekerja di lingkungan kantor memaksa kita untuk cukup lama berada di dalam ruangan. Ternyata tanpa diimbangi dengan paparan sinar matahari yang cukup, hal tersebut dapat berakibat pada gangguan tidur. Tidur yang tak nyenyak akan berdampak pada performa dalam menjalankan pekerjaan. 

Tentu hal ini akan sangat mengganggu. Kurangnya tidur secara terus-menerus dapat meningkatkan kondisi medis yang serius seperti kegemukan, penyakit jantung serta diabetes, bahkan dapat memperpendek harapan hidup.


Banyak sinar matahari, tidur lebih lama

Tim peneliti dari University of Illinois, Amerika Serikat dan Hwa-Hsia Institute of Technology di Taiwan menyatakan bahwa ruangan dengan sinar matahari yang cukup diketahui sangat penting untuk mengatur ritme tubuh dan siklus internal yang dapat menentukan waktu tidur dan bangun di pagi hari. Demikian seperti dilansir wolipop.detik.com. Baik jumlah maupun waktu paparan sinar matahari sangat penting bagi kesehatan fisik dan mental. 

Penelitian tersebut meneliti dampak paparan sinar matahari pada kesehatan dan kualitas tidur pekerja kantor. Beberapa faktor yang dimasukkan dalam penelitian di antaranya paparan sinar matahari, aktivitas, dan pola tidur. Mereka meneliti para pekerja yang berada di lingkungan tanpa jendela untuk dibandingkan dengan pekerja yang mendapat cukup paparan sinar matahari. Penelitian melibatkan 49 pekerja. Setiap subjek penelitan diberi pertanyaan mengenai pola tidur, kegiatan fisik, dan gaya hidup.

Di sisi lain, pekerja kantor dengan paparan sinar matahari yang mencukupi di tempat kerja cenderung memiliki durasi tidur yang lebih lama, kualitas tidur yang lebih baik, lebih banyak aktivitas fisik, dan kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan dengan pekerja kantor yang kurang mendapat paparan cahaya di tempat kerja. 

Riset yang dipublikasikan dalam Journal of Sleep Medicine ini menunjukkan pentingnya lingkungan kerja dengan paparan sinar matahari yang cukup. Hal ini berpengaruh pada siklus internal yang ada dalam tubuh. Tim peneliti menyarankan bahwa desain arsitektur lingkungan kantor harus lebih menekankan pada paparan sinar matahari yang cukup untuk meningkatkan kesehatan pekerja kantor, baik secara fisik maupun mental. 


Berapa banyak sih kita harus berjemur?

Selain bermanfaat untuk kualitas tidur, manfaat lainnya yang biasa kita tahu dari sinar matahari pagi adalah kandungan vitamin D yang baik untuk kekuatan tulang. Mengutip laman National Health Services, Inggris, www.nhs.uk, kekurangan atau defisiensi vitamin D akan menyebabkan tulang menjadi lunak dan lemah, dan memicu kelainan bentuk tulang. Pada orang dewasa, hal ini juga bisa memicu osteomalacia yang membuat tulang menjadi nyeri.

Vitamin D memang bisa didapatkan dari makanan, seperti telur, daging, dan ikan. Namun tak ada salahnya memaparkan sinar matahari secara alami ke permukaan kulit untuk menyerap vitamin. 

Lalu, berapa lama sih idealnya kita terpapar sinar matahari untuk pemenuhan vitamin D? Hal ini akan berlaku berbeda untuk setiap orang. Misalnya saja, orang dengan kulit gelap cenderung memerlukan waktu yang lebih lama di bawah sinar matahari karena pigmen kulit yang menghalangi terserapnya vitamin D. Pakar menyarankan agar setidaknya kita punya waktu 10-15 menit hari untuk terpapar sinar matahari.

Sembari mengusir penat karena pekerjaan yang mulai menumpuk, yuk coba jalan-jalan keluar sebentar sambil menikmati sinar matahari. Stay healthy, be productive! [CN]



Penulis    : Mohamad Nurdin

Editor      : Rifki Amelia F, M. Amin Amsyah

Grafis      : Tongki A.W.

Tags : kesehatan kerja, keselamatan kerja, manfaat olahraga bagi tubuh,
Paparan Sinar Matahari Saat Bekerja Itu Penting. Yuk, Berjemur! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png