Do You Know, Selasa, 09/12/2014 12:00 WIB

Terlalu Sering Pakai Google Bikin Kita Jadi Pelupa! Benarkah?

Hei kamu yang sedikit-sedikit cari info di 'mbah google', ada beberapa fakta menarik yang ditemukan lho! Cek di sini!
Terlalu Sering Pakai Google Bikin Kita Jadi Pelupa! Benarkah?
Saat merasa asing terhadap kata ataupun sesuatu, siapa sih di antara kamu yang tidak langsung mencari lewat search engine bernama Google?
Kamu hanya tinggal masukkan kata kunci dan, ahaaa! Kamu langsung menemukan arti dari istilah baru tersebut. Lama-kelamaan, seolah hidup kita menjadi tergantung dengan search engine tersebut. Lalu bagaimana dampaknya? Careernews sajikan buatmu seperti dilansir oleh sciencemag.org.

Layanan Google sebagai 'tambahan' fungsi otak

Google memiliki beberapa layanan yang dapat membantumu menjalani rutinitas, seperti:
Google search. Apapun yang kamu ingin ketahui, tinggal ketik dan klik. Jutaan informasi akan terpampang dalam beberapa detik.
Google translate. Google secara otomatis menerjemahkan! Tidak hanya kata, tetapi kalimat, paragraf, bahkan satu halaman dalam website. Kamu juga bisa mengecek lafal dan pronunciation.
Google calendar. Layanan ini akan membantu mengingatkan agendamu setiap hari dan jam.
Google maps. Dengan item ini, kamu akan lebih mudah menemukan sebuah tempat atau jalan.

Lalu bagaimana Google mengubah memori kita?

Ternyata, ada sebuah perbedaan pada otak kita sebelum dan setelah kita mengenal Google. Apa yang terjadi pada otak kita yang tak mengenal 'recall' itu?


Sebelum ada Google
1. Tanpa akses internet, jika kita membutuhkan informasi tertentu, kita hanya memiliki sumber yang terbatas untuk mencarinya. Kita bisa mencari dalam buku atau referensi di perpustakaan.
2. Kita menemukan 'jalan' untuk mengingat apa yang ingin kita tahu dengan memanfaatkan memori visual. Pun menjadi tertarik dengan informasi tersebut dan  membuat asosiasi (persamaan hal).
3. Di masa mendatang, ketika informasi tersebut tidak tersedia, kemungkinan besar kita akan mengingatnya sejak kita memasukkan informasi ke dalam pikiran kita.

Setelah mengenal Google

1. Internet memudahkan kehidupan dan mobilitas kita. Ketika kita tidak mengetahui sesuatu, kita lebih memilih menghidupkan komputer atau gadget untuk mencari informasi yang kita butuhkan.
2. Dengan fleksibilitas yang ditawarkan, internet membuat kita tidak memberikan tanda atau mengingat secara mendalam terhadap sebuah informasi. Sebab, kita bisa membukanya kembali di saat kita kembali membutuhkan informasi tersebut.

3. Ketika informasi disimpan dalam perangkat (misal dalam komputer), kita biasanya tidak mengingat informasi tersebut, kita lebih ingat tempat di mana kita menyimpannya.


Konsekuensi yang ditimbulkan oleh Google

Dengan adanya kemudahan ini, kita seolah menjadi bergantung pada Google. Kita tidak bisa lepas dari berbagai gadget layaknya seperti kita dengan sahabat. Pertanyaan utamanya, apakah ini menjadi sesuatu yang baik atau buruk?


Dampak positif
1. Kita dapat menyimpan informasi dalam komputer berdasarkan memori otak sehingga kita dapat belajar lebih banyak hal dalam satu waktu.
2. Cara kita mengingat ulang memang menjadi 'cacat'. Maka, ketika kita ingin mengingat kembali, kita memasukkan informasi yang sama sehingga Google berperan sebagai pengecek kesalahan dengan cepat.

3. Akses yang tidak terbatas tidak melemahkan memori, melainkan menambah informasi serta menjadi sumber yang bagus untuk berinovasi.


Dampak negatif
1. Google telah menggantikan cara kita untuk mengetahui sesuatu. Tanpa alat ini, kita akan kehilangan banyak informasi, atau dengan kata lain kita akan menjadi ketergantungan.
2. Kebiasaan baru menggunakan mesin pencari ini mungkin akan menggangu perkembangan otak dalam hal berpikir mendalam dan pengetahuan secara konseptual.
3. Internet juga menyajikan informasi yang tidak tepat sebab semua orang akan dengan mudah menggunakannya. Hal ini malah nantinya bisa membuat kita kehilangan informasi.

Tak ada salahnya bagimu untuk tetap berusaha menjaga kualitas daya ingat dan otakmu secara maksimal. Mungkin kamu juga harus meminimalisasi beberapa hal lain agar daya ingatmu tetap terjaga dengan baik.

Semoga internet tak membuatmu menjadi malas, melainkan menjadi sebuah fasilitator untukmu agar bisa terus berkiprah. Pun mencoba memahami hal-hal sebelumnya belum kamu ketahui. [CN]


Penulis       : Amin Amsyah
Editor         : Vinia Rizqi, Rifki Amelia
Grafis         : Tongki A.W

Tags : dampak google, search engine, google indonesia, penambah daya ingat, melatih daya ingat, google dan daya ingat
Terlalu Sering Pakai Google Bikin Kita Jadi Pelupa! Benarkah? | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png