Do You Know, Jumat, 26/09/2014 11:00 WIB

Duh, Sistem Pendidikan Indonesia Terendah Nih!

Berdasar hasil survei, Indonesia berada di peringkat terakhir soal peringkat sistem pendidikan! Baca selengkapnya di sini!
Duh, Sistem Pendidikan Indonesia Terendah Nih!
Sudah menjadi rahasia umum jika pendidikan adalah salah satu modal terpenting bagi manusia dalam bertahan hidup. Sebab melalui pendidikanlah berbagai ilmu dan pengetahuan bisa diperoleh.

Dilansir dari kampus.okezone.com, Korea Selatan (Korsel) saat ini menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Data ini didapat dari indeks The Learning Curve yang dikeluarkan oleh firma pendidikan Pearson pada Mei 2014.


Dalam ilmu umum, Learning Curve sebenarnya adalah sebuah kurva garis yang menunjukkan hubungan antara waktu yang diperlukan untuk produksi dan jumlah komulatif unit yang diproduksi. Teori pembelajaran atau pengalaman telah diaplikasikan secara luas di dunia bisnis.


Lalu, dari penelitian tersebut, di manakah posisi Indonesia? Sayangnya, menurut data ini Indonesia berada di peringkat terakhir dari 39 negara dan satu wilayah (Hong Kong) yang diteliti oleh Pearson! Duh!


Indonesia vs Korea Selatan


Setiap negara tentunya memiliki mekanisme masing-masing dalam menentukan kebijakan di ranah pendidikan. Di Indonesia, sistem dan kebijakan terkait pendidikan diatur dalam Undang-Undang No. 20 tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional. Dalam pasal 2 dinyatakan bahwa Pendidikan Nasional didasarkan pada Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.


Seperti dipublikasikan melalui academia.edu, Ali Muhtadi menuliskan bahwa sistem otoritas pendidikan yang diterapkan Korsel dan Indonesia memiliki kemiripan. Keduanya memiliki tujuan nasional yang dijadikan acuan dalam penyelenggaraan pendidikan di setiap daerah. 


Pada prosesnya, Indonesia mencoba menerapkan sistem desentralisasi pendidikan yang sayangnya belum berjalan baik. Hampir semua kebijakan seutuhnya masih berada di tangan pemerintah pusat atau sentralistik. Implementasinya, para pelaku pendidikan hanya menjadi pelaksana kebijakan negara. Berbeda dengan Korsel di mana Dewan Pendidikan di negara tersebut bertanggung jawab terhadap semua praktik pendidikan di masing-masing wilayah. Tiap komite diberi kewenangan dan kebebasan menjabarkan berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh kementerian pendidikan.


Sementara itu, siswa sebagai subjek pendidikan menjadi penerima dampak dari semua kebijakan pendidikan yang dikeluarkan negara. Menurut laporan Education for All Global Monitoring Report yang dirilis oleh UNESCO pada 2011, Indonesia menduduki peringkat 69 dari 127 negara dalam Education Development Index (EDI).


Dalam indonesiaberkibar.org, dinyatakan bahwa tingginya angka putus sekolah menjadi salah satu faktor rendahnya EDI di Indonesia. Menurut laporan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan rata-rata empat anak putus sekolah tiap menitnya. Salah satu faktor yang mendasarinya adalah tingginya biaya pendidikan.


Selain itu, jumlah dan kualitas guru pengajar turut berpengaruh. Dilihat dari kuantitas, jumlah guru yang dimiliki Indonesia sebenarnya cukup memadai. Namun kualitas pengajar umumnya masih dianggap rendah. Pun distribusi pengajar belum merata antara satu daerah dengan lainnya.


Di lain pihak, dikutip dari kampus.okezone.com, pemerintah Korsel mematok angka 16,97 tahun pada aspek harapan masa studi per orang. Artinya, pemerintah memasang target untuk warganya agar menempuh pendidikan sampai level perguruan tinggi dengan rasio guru dan murid sebesar 1:19,05 pada jenjang pendidikan dasar. Kebijakan ini pun ditunjang dengan alokasi dana pendidikan yang memakan 22,12% per Produk Domestik Bruto (PDB) serta 13,16% per PDB untuk tingkat perguruan tinggi.


Meski demikian, sebaik apapun langkah yang diambil pemerintah untuk memajukan pendidikan tidak akan berjalan tanpa adanya integrasi. Sistem pendidikan Korsel pun tak akan berjalan baik jika masyarakat tidak kooperatif dalam prosesnya. Begitu pula dengan Indonesia. Tanggung jawab memajukan pendidikan Indonesia demi masa depan bangsa bukan hanya milik pemerintah tapi juga masyarakat.


Nah lho! Bagaimana menurutmu? [CN]


Penulis        : Dian Puspita
Editor         : Vinia Rizqi, Rifki Amelia
Grafis         : Tongki A.W Tags : sistem pendidikan Indonesia, peringkat sistem pendidikan di Indonesia, the learning curve index,
Duh, Sistem Pendidikan Indonesia Terendah Nih! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png