Release, Senin, 31/12/2018 00:00 WIB

Ini Dia, Top 6 Permasalahan Jobseeker Selama 2018!

Di zaman yang 'Dikit-dikit browsing' ini, masih ada jobseeker yang kekurangan informasi.
Ini Dia, Top 6 Permasalahan Jobseeker Selama 2018!
Tahun akan segera berganti. Tahun yang baru tentu membawa harapan baru. Bagi kamu yang sudah merancang mimpi 2019, sudah mempersiapkan dirimu belum? Mimpi baru apalagi mimpi yang lebih besar, tentu harus diimbangi dengan kualitas diri dan usaha yang lebih baik.

Salah satu cara menjadi pribadi yang lebih baik, adalah dengan mengetahui apa yang menjadi kekurangan kita 2018 dan mengubahnya di 2019. ECC UGM sendiri, selama bertahun-tahun, sudah menjalankan program konseling karir sebagai wadah bagi jobseeker, karyawan, dan mahasiswa untuk mengenali diri dan potensinya, termasuk apa yang menjadi kendala mereka dalam meraih karir impian.

Melalui program konseling, kami mencatat bahwa terdapat beberapa permasalahan yang masih dihadapi para jobseeker dalam meraih tujuan karirnya. Berikut kami sampaikan data tersebut dirangkum dari hasil konseling offline ECC UGM per 1 Januari – 27 Des 2018.

Problem dalam Konseling Offline

Jumlah

Persentase

Lack of Information

69

38%

Self Directedness

38

21%

Self Awareness

22

12%

Self Confidence

28

15%

Self Esteem

8

4%

Lain-lain

19

10%

 

Seperti terlihat dalam data tersebut, problema seputar kurangnya informasi (lack of information) merupakan kendala terbesar dalam meraih karir impian. Perlu kamu tahu juga bahwa problema ini selalu menjadi kendala terbesar tiap tahunnya lho. Kenapa selalu terulang ya?

Menurut Gita Aulia Nurani, Talent Development Manager ECC UGM, terdapat dua penyebab mengapa jobseeker mengalami kekurangan informasi. Pertama, terlalu masifnya informasi yang beredar di media, khususnya media online. “Paparan informasi dari banyak sumber ini justru membuat jobseeker kebingungan, hal mana yang paling tepat untuk dirinya,” ujarnya.

Contohnya, untuk lolos tes wawancara, sumber A mengatakan kamu harus ini dan itu. Tapi mungkin informasi berbeda akan kamu jumpai dari sumber B. “Mereka berlandaskan pada informasi yang belum tentu benar, jadi hal inilah yg perlu diedukasi oleh kami: Psikolog ECC UGM,” tambah Gita.

Sebaliknya, penyebab kedua dari kekurangan informasi adalah karena si jobseeker enggan membaca dan mencari tahu. Biasanya, mahasiswa hanya mengandalkan informasi yang didapat di bangku kuliah. Padahal, ada kalanya apa yang mereka tahu di dalam kampus sudah tidak aplikatif di dunia kerja sesungguhnya. “Harus seimbang antara teori dengan aplikasinya. Perkembangan dunia kerja itu sangat cepat jadi perlu dikenali sejak dini,” tuturnya.

Lalu, bagaimana ya agar kekurangan informasi karir tidak selalu menjadi kendala utama tiap tahunnya?


Merujuk ke sumber terpercaya

Karakteristik jobseeker dari tahun ke tahun selalu berubah. Gita sendiri menyadari bahwa generasi saat ini mudah merasa tidak cocok kalau ada sesuatu yang menurutnya kurang pas.  Program pengembangan diri yang dibuat tahun kemarin belum tentu dapat diaplikasikan di tahun ini apalagi tahun mendatang. “PR utama kami sebagai konselor dalam mengurangi problem lack of information adalah mengedukasi dan menyediakan program pengembangan diri yang berbeda dari tahun sebelumnya,” paparnya.

Saat ini, tim training ECC UGM tengah mengembangkan program yang sekiranya paling cocok dengan karakteristik generasi saat ini. “Keseimbangan antara pengembangan softskill dan konsultasi pribadi melalui mentoring, coaching, atau konseling bisa menjadi jembatan untuk mengatasi lack of information,” terang Gita.

Jika kamu saat ini merasa kebanjiran informasi sehingga tidak tahu mana yang benar dan tidak, kamu bisa langsung merujuk pada sumber terpercaya. Misalnya, untuk informasi pengembangan diri, kamu bisa langsung berkonsultasi pada psikolog yang memang ahli di bidang karir. Atau semisal kamu pengen tahu informasi perusahaan, maka kamu bisa langsung ke website resminya atau bertanya pada kenalan yang bekerja di sana. “Jangan malah mengambil mentah informasi di forum diskusi atau googling dari banyak sumber,” tambah Gita.

Bagaimana denganmu, Para Pengejar Karir Impian? Malu dong di jaman serba teknologi ini kamu masih belum bisa membedakan mana informasi benar dan yang bukan, apalagi sampai merasa kurang informasi. Mari lebih bijak dalam menjaring informasi dan mengaplikasikannya dalam visi misi karirmu. [careernews.id]

 


Penulis  : Rita Pamilia

Editor   : Vinia R. Prima

Grafis    :Tongki Ari W.


[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
Hindari Hal Ini Kalau Kamu Mau Datang ke Job Fair! Jobseeker / workplace,
Kamis, 28/02/2019 10:09 WIB Hindari Hal Ini Kalau Kamu Mau Datang ke Job Fair!
Jangan Abaikan Hal Ini Bila Ingin Datang ke 25th CD! Jobseeker / workplace,
Jumat, 15/02/2019 10:03 WIB Jangan Abaikan Hal Ini Bila Ingin Datang ke 25th CD!
Mulai Bosan Dengan Rutinitas? Ini Artinya Kamu Butuh Liburan Jobseeker / workplace,
Jumat, 02/11/2018 00:00 WIB Mulai Bosan Dengan Rutinitas? Ini Artinya Kamu Butuh Liburan
90 Menit untuk 100 Soal, Ini Tips Selesaikan CAT CPNS 2018! Jobseeker / workplace,
Jumat, 19/10/2018 16:48 WIB 90 Menit untuk 100 Soal, Ini Tips Selesaikan CAT CPNS 2018!
5 Langkah Minimalisir Praktik Penipuan Dalam Seleksi CPNS! Workplace,
Rabu, 10/10/2018 09:00 WIB 5 Langkah Minimalisir Praktik Penipuan Dalam Seleksi CPNS!
Lakukan Ini Biar Perbesar Peluangmu di Perusahaan Iklan! Jobseeker / workplace,
Kamis, 27/09/2018 09:00 WIB Lakukan Ini Biar Perbesar Peluangmu di Perusahaan Iklan!
Ini Dia, Top 6 Permasalahan Jobseeker Selama 2018! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png