Web
Analytics
Workplace, Senin, 25/07/2016 15:11 WIB

Let’s Move On, Sambut Kesempatan Karir Baru!

Isu PHK masih dianggap momok bagi karyawan. Ditambah, muncul anggapan kecilnya kesempatan mendapat pekerjaan baru bagi yang terkena PHK.
Let’s Move On, Sambut Kesempatan Karir Baru!
Takut akan kehilangan mata pencaharian dan tak mampu memeroleh nafkah, adalah satu dari sekian alasan mengapa PHK dirasa menghantui. Karyawan yang menggantungkan hidupnya hanya dari upah kerja tentu akan terpukul jika tiba-tiba mereka harus kena PHK.

Walau demikian, menilik dari pengalaman yang ada, beberapa kasus PHK ternyata tidak melulu berdampak buruk bagi pekerja. Sebagian mereka yang di PHK justru merasa bahagia saat hal itu terjadi. Salah satunya dikarenakan uang pesangon yang diterima jauh lebih tinggi dibanding ketentuan dalam peraturan Undang-undang.

Karyawan yang terkena PHK sebaiknya tidak perlu merasa panik, khawatir, ataupun cemas. Ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk tetap bersemangat dan positif pasca terkena PHK.


Melakukan healing

Dikutip dari Careerealism, menyembuhkan diri dari rasa panik, khawatir, ataupun cemas dapat dilakukan saat ingin menstabilkan emosi pasca di PHK. Pertama-tama luangkan waktu me time untuk 'bersedih.' Kamu boleh kok, menyediakan waktu untuk marah atau merasa sedih sesaat setelah di PHK. Cobalah untuk memanjakan diri barang satu atau dua hari.

Seorang konsultan bernama Barry Honig mengatakan, "Ambil waktu seminggu untuk berlibur. Jangan panik, setelah itu mulailah dari awal. Cek kembali resume diri dan profil pribadi saat akan melamar pekerjaan baru."

Setelah habiskan me time, sugesti diri untuk melupakan perasaan malu. PHK terjadi karena berbagai alasan, kamu tidak perlu malu tentang hal itu. PHK bukan berarti tidak baik, kadang-kadang itu terjadi hanya karena karyawan tidak cocok untuk suatu pekerjaan tertentu. Cobalah untuk rileks dan menghilangkan pikiran negatif.


Atur keuangan dan cari alternatif pekerjaan

Selanjutnya, cek kembali kedaan keuanganmu dan belajarlah berhemat. Hitung pengeluaran dan pemasukan. Cermat mengatur keuangan sangat membantu berhemat sembari mencari pekerjaan baru. Jika tertarik untuk menambah penghasilan, kamu bisa melakukan pekerjaan freelance atau menjadi konsultan.

Pilihan lain adalah menekuni pekerjaan yang belum pernah dan ingin kamu lakukan sebelumnya. Kamu dapat menganggap PHK sebenarnya adalah kesempatan yang diberikan padamu untuk meraih pekerjaan lain yang sesuai dengan passion. Temukan posisi yang sesuai. Mungkin inilah waktu yang tepat untuk mengejar impian. Misalnya, kamu sebelumnya berkuliah di jurusan akuntansi, tapi selalu ingin menjadi perancang situs web. Ambil kelas untuk meningkatkan keterampilan desain dan maganglah di kantor desainer untuk mendapatkan pengalaman.


Mencari peluang bisnis

Jika memang berniat berbisnis sendiri maka mulailah sejak dini. Memulai usaha baru adalah salah satu kesempatan untuk memeroleh pundi-pundi uang. Tak sedikit kisah pengusaha sukses yang memulai usahanya dengan alasan di'mantan'kan oleh perusahaan, alias terkena PHK. Mereka yang banting setir untuk mencari peluang bisnis malah memeroleh pendapatan jauh lebih besar dibanding saat bekerja sebagai karyawan.

Salah satu contoh ialah Sandiago Uno, pengusaha yang kini mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI. Dilansir dari Okezone, ia mengatakan “Niat saya sebagai pengusaha itu sebenarnya by accident, karena di-PHK jadi mengalir saja. Mencari solusi menjadi survivor, lalu jadilah pengusaha,” ungkapnya.

Sebagai seorang yang di-PHK, karyawan biasanya akan menerima uang pesangon. Uang pesangon inilah yang dapat dipakai sebagai modal usaha. Namun, keputusan memulai usaha baru harus dipertimbangkan secara matang. Kuncinya, jeli melihat peluang bisnis, dengan cara cermat memahami kondisi pasar. Untuk mengasah kemampuan ini, adalah dengan memulai sejak dini. Tak perlu menunggu hingga di-PHK dan menjadikannya alasan untuk berwirausaha, dari sekarang pun bisa kamu mulai.

Adhiyos Aulia Putra, Enterprise Advisor, berpesan, “Saran saya sebenernya kalau memang mempunyai keinginan untuk berbisnis, jangan nungguin PHK. Ya, bisa mulai merintis (sejak ia masih bekerja-red)”. Menurutnya, bisnis bisa dimulai dari usaha kecil-kecilan yang tidak memakan modal besar. Manfaatkan internet sebagai media promosi, selain karena murah, juga lebih mudah dilakukan.


Kembali bekerja di perusahaan lain

Kembali melamar pekerjaan di perusahaan lain bukan hal yang mustahil. Individu yang di-PHK punya peluang sama dengan jobseeker lain saat melamar pekerjaan. Beberapa dari mereka justru dianggap sebagai calon karyawan berpengalaman. “Tergantung track record pekerjanya masing-masing, kalau dia track record-nya bagus, perusahaan mem-PHK dia secara baik-baik, biasanya akan ada surat keterangan,” papar Adhiyos.

Surat pernyataan ini diberikan oleh perusahaan lama, isinya mengenai penjelasan alasan PHK karyawan dan penyebabnya. Misalnya  mengandung konten seperti ‘A di-PHK dengan baik dikarenakan perusahaan tengah mengalami collapse.'

Saat kamu siap melamar pekerjaan baru, jujurlah dengan user atau rekruter perusahaan. Jangan serta merta mengatakan bahwa kamu karyawan PHK. Jangan pula berusaha menyembunyikannya. Jawablah hanya ketika ditanya tentang hal tersebut. Lakukan dengan sopan dan jelaskan pekerjaan-pekerjaan yang dapat kamu lakukan dengan baik saat berada posisi terakhir kamu. Memiliki sikap negatif terhadap mantan tempat kerja akan memberikan kesan buruk dan mengurangi peluang diterima.

Adhiyos memaparkan, kesuksesan karir tergantung pada masing-masing individu, bukan pada perusahaan. Jika memang ia berkualitas, mempunyai prestasi, atau pencapaian tertentu di perusahaan sebelumnya, tentu akan mudah untuk kembali memperoleh pekerjaan.

Nah, saatnya kamu jobseeker dan karyawan untuk terus berprestasi dalam karirmu. Kembangkan bakat dan potensimu seluas-luasnya. When there is a will, there is a way!



Penulis      : Nikita Yolania

Editor        : Ratih Wilda dan Yuana Anandatama

Grafis        : Tongki Ari Wibowo

[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
Let’s Move On, Sambut Kesempatan Karir Baru! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png