Jobseeker / workplace, Rabu, 15/06/2016 11:55 WIB

Hadapi Wawancara Paska PHK, Harus Bilang Apa?

Bangkit setelah di PHK, wajib dilakukan! Namun, bagaimana cara jelaskan ke calon perusahaan baru pada saat wawancara, jika pernah terkena PHK?
Hadapi Wawancara Paska PHK, Harus Bilang Apa?
Pernah di PHK bisa menodai catatan karir dari seseorang. Mereka yang pernah mengalami PHK mungkin merasa cemas saat mencari pekerjaan baru, bagaimana menjelaskan di wawancara, seputar statusnya yang di-PHK dari perusahaan sebelumnya.

Sebagai calon karyawan, semua orang pasti ingin tampak baik. Gita Aulia Nurani, People Development Manager ECC UGM, memaparkan bahwa ada cara-cara jitu untuk tetap memberi citra positif di mata perusahaan baru meski sebelumnya pernah di-PHK. Penasaran? Simak penjelasannya di bawah ini!


1. Fokus pada kelebihan

Hal pertama yang harus diingat saat wawancara kerja adalah kandidat harus fokus untuk menceritakan kelebihan dan keahlian yang dimiliki. Lupakan sejenak fakta pernah di-PHK sebelumnya. “Perekrut nantinya juga akan lebih fokus menilai kemampuan dan keahlian yang dimiliki kandidat, jadi tetap objektif,” jelas Gita.


2. Jangan menjelaskan tanpa ditanya

Dalam wawancara, ada kemungkinan kamu akan ditanya seputar pengalamanmu di-PHK perusahaan sebelumnya. Namun, bisa jadi perusahaan baru tidak menanyakan hal tersebut. Gita menyarankan, sebaiknya kandidat tidak menceritakan tentang pengalaman itu jika tidak ditanya oleh pewawancara. “Kalau ditanya, jawab dengan baik. Tapi jika tidak, sebaiknya tidak mengungkit masalah itu,” tukasnya.


3. Ganti istilah

Jika memang harus menjelaskan kisah terkena PHK yang lalu, sebaiknya mengganti istilah tersebut. Misalnya, jika alasan PHK adalah karena pengurangan tenaga kerja karena kondisi perusahaan sedang tidak baik, maka ganti istilah dengan 'perampingan jumlah karyawan' atau 'ekonomi perusahaan tidak stabil.' Ini bisa mengurangi kesan negatif yang bisa muncul dari kata PHK itu sendiri.


4. Bukan satu-satunya

Tekankan pada perekrut bahwa PHK yang dilakukan oleh perusahaan bukan satu-satunya mengenai dirinya. Artinya, rekan kerja yang lain pun mengalami PHK yang serupa, dengan alasan yang sama. “Jelaskan bahwa semua terjadi memang demi kelangsungan dari perusahaan itu sendiri,” ujar Gita.


5. Keinginan untuk memperbaiki

Menurut Gita, perusahaan bisa mengangkat kandidat yang punya track record terkena PHK sebagai karyawan karena ia menunjukkan keinginan untuk bangkit. “Terkena PHK tidak selayaknya disikapi sebagai kepasrahan saja, harus ada usaha untuk semangat dan bangkit lagi,” jelas Gita. Ia melanjutkan, perusahaan tidak akan merekrut orang yang tidak punya keinginan untuk melakukan perubahan dalam hidupnya. Jadi, tidak apa jika perusahaan tahu bahwa ia pernah di-PHK, asalkan ia sendiri bisa menunjukkan apa usaha yang ditempuh untuk bangkit lagi.


6. Kemukakan alasan secara positif

Mengungkapkan alasan kepada pewawancara ini memang terbilang cukup sulit. Pilihan kata yang salah bisa memberi kesan kurang baik. Jelaskan bahwa alasan di PHK adalah karena kondisi perusahaan yang sedang kurang baik. Jadi, keputusan PHK adalah salah bentuk untuk menyelamatkan kelangsung hidup perusahaan.

Namun, jika seseorang di-PHK karena memang kinerjanya yang kurang baik, maka ia sebelumnya harus instropeksi ebih dulu. Jelaskan bahwa ia sudah mulai memperbaiki diri dan berusaha untuk menghilangkan kekurangan yang ia miliki sebelumnya. “Perusahaan  dalam hal ini lebih melihat perubahan dari kandidat itu sendiri, apa yang ia lakukan paska terkena PHK, dan apakah ada perkembangan positif dari proses tersebut,” papar Gita. Tunjukkan apa yang berbeda dari dirinya sekarang dibandingkan sebelumnya. Ceritakan apa saja usaha dan aktivitas yang dilakukan setelah diberhentikan dari perusahaan.


7. Improvement

Perusahaan juga akan melihat apa saja kegiatan yang dilakukan oleh kandidat paska terkena PHK. “Kalau hanya cari kerja saja, mungkin perusahaan akan berpikir ulang apakah layak merekrut orang seperti ini,” ujar Gita. Untuk itu, ia menyarankan agar setelah terkena PHK, mencari kegiatan positif untuk mengembangkan diri bisa ditempuh. “Bisa ikut kursus, pelatihan, cari pekerjaan freelance, dan lain sebagainya,” imbuh Gita.

Kandidat harus bisa menunjukkan bahwa dirinya berusaha untuk membekali diri dengan keahlian agar jadi pribadi yang lebih baik lagi. “Sebenarnya ini tak hanya berlaku bagi yang terkena PHK tidak sukarela, yang resign pun idealnya demikian. Namun, lebih ditekankan pada yang terkena PHK,” lanjut Gita.

Nah, itu dia cara jitu buat hadapi wawancara paska terkena PHK. Buat kamu yang resign, beberapa poin juga bisa kamu ambil sebagai bekal menghadapi wawancara di perusahaan baru, lho. Semoga sukses!



Penulis      : Ratih Wilda

Editor        : Yuana Anandatama

Foto           : Careernews

[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
Hindari Hal Ini Kalau Kamu Mau Datang ke Job Fair! Jobseeker / workplace,
Kamis, 28/02/2019 10:09 WIB Hindari Hal Ini Kalau Kamu Mau Datang ke Job Fair!
Jangan Abaikan Hal Ini Bila Ingin Datang ke 25th CD! Jobseeker / workplace,
Jumat, 15/02/2019 10:03 WIB Jangan Abaikan Hal Ini Bila Ingin Datang ke 25th CD!
Mulai Bosan Dengan Rutinitas? Ini Artinya Kamu Butuh Liburan Jobseeker / workplace,
Jumat, 02/11/2018 00:00 WIB Mulai Bosan Dengan Rutinitas? Ini Artinya Kamu Butuh Liburan
90 Menit untuk 100 Soal, Ini Tips Selesaikan CAT CPNS 2018! Jobseeker / workplace,
Jumat, 19/10/2018 16:48 WIB 90 Menit untuk 100 Soal, Ini Tips Selesaikan CAT CPNS 2018!
Lakukan Ini Biar Perbesar Peluangmu di Perusahaan Iklan! Jobseeker / workplace,
Kamis, 27/09/2018 09:00 WIB Lakukan Ini Biar Perbesar Peluangmu di Perusahaan Iklan!
Tak Hanya Penampilan Saja Yang Perlu Kamu Update. CV dan Cover Letter Juga! Jobseeker / workplace,
Kamis, 28/06/2018 18:40 WIB Tak Hanya Penampilan Saja Yang Perlu Kamu Update. CV dan Cover Letter Juga!
Hadapi Wawancara Paska PHK, Harus Bilang Apa? | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png