Career Issue, Senin, 07/01/2019 10:00 WIB

Hati-hati! Ternyata Perusahaan Mengintai Kemampuan Abstraksimu, Apa Itu?

Salah satu kelemahan lulusan noneksakta di mata perusahaan adalah kemampuan abstraksi. Apa itu kemampuan abstraksi? Bagaimana cara meningkatkannya?
Hati-hati! Ternyata Perusahaan Mengintai Kemampuan Abstraksimu, Apa Itu?
Berdasar data ECC UGM 2012 -2015, rata-rata kemampuan abstraksi lulusan noneksakta masih di bawah standar minimum harapan perusahaan. Data juga menunjukkan score kemampuan abstraksi lulusan noneksakta di bawah kemampuan lulusan eksakta. Apa yang sebenarnya terjadi?

Sebelum lebih jauh membahas, kita selesaikan dulu pertanyaan apa itu kemampuan abstraksi?

“Kemampuan abstraki adalah kemampuan untuk dapat menghubungkan antara satu hal, satu ide, satu pesan, satu peristiwa, satu benda, satu objek, satu situasi yang berkaitan dengan satu kejadian yang lain. Bisa menangkap pola, bisa menangkap keterkaitannya seperti apa,” jelas Sri Muliati, MA, Psi., Staf Ahli Psikologi ECC UGM.

Sementara, menurut Nurulhusna Amriyani Putri, M.Psi., Asisten Staf Ahli psikologi ECC UGM, tes kemampuan abstraksi biasa dilakukan dengan simulasi merangkai puzzle menjadi pola utuh. “Individu diminta untuk membayangkan benda-benda, semisal puzzle untuk dirangkai menjadi pola yang utuh”, jelasnya.

“Kegunaan kemampuan abstraksi adalah agar seseorang dapat menghubungkan sebab-akibat suatu masalah dan mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu”, tambah Nurul. Hal ini tak jauh beda dengan yang disampaikan oleh Sri Muliati, “Kemampuan abstraksi digunakan untuk mendapat gambaran utuh dari suatu peristiwa.”

Nah, buat kamu mahasiswa eksak dan noneksak ini saatnya kamu mengembangkan kemampuan abstraksimu. Ada cara sederhana yang bisa kamu lakukan, yaitu dengan membiasakan dirimu mencermati peristiwa yang ada di kehidupanmu. “Mendalami, menyelami, mengekpolarsi satu kasus, mengaitkan satu hal dengan hal lain bisa untuk latihan (kemampuan abstraksi-red)”, jelas Sri Muliati. Cara ini juga bisa kamu lakukan dengan sering membaca cerita detektif.

Berarti, bagi kamu yang gemar membaca cerita detektif, kamu sudah melakukan hal yang tepat. Sedangkan untuk kamu yang belum suka, tak salah jika ingin mencobanya. Semoga kemampuan abstraksimu meningkat dengan membiasakan hal baru ini, ya!



Penulis          : Yakob Jati Yulianto

Editor            : Yuana Anandatama

Grafis            : Ardiansyah Bahrul A.

Tags : Statistik 2015, rekrutmen, SDM, kompetensi,
Hati-hati! Ternyata Perusahaan Mengintai Kemampuan Abstraksimu, Apa Itu? | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png