Office Hour, Rabu, 12/08/2015 11:21 WIB

Nezar Patria: Kritis Melihat Peluang dengan Latar Belakang Ilmu Filsafat

Popularitas jurusan sama sekali bukan penghalang menuju tampuk kesuksesan. Itulah prinsip Nezar Patria, alumnus Filsafat UGM 1997, yang sudah dibuktikan kebenarannya.
Nezar Patria: Kritis Melihat Peluang dengan Latar Belakang Ilmu Filsafat
Bagi Nezar, tidak ada jurusan populer dan tidak populer karena pilihan jurusan dilandaskan pada minat atau kecintaan terhadap satu hal. Kecintaan itu menurutnya akan menghasilkan ketekunan, kerja keras, dan kemauan belajar yang tinggi sehingga menghasilkan buah kesuksesan. 

“Jangan berpikir populer dan tidak populer, bagaimana karirku ke depan, ada tempat di pasar atau tidak. Belajar  dulu sebaik mungkin,” tegas laki-laki yang sekarang menjabat sebagai Wakil Pimpinan Redaksi CNN Indonesia ini.


Tidak asal pilih filsafat

‘Tidak asal memilih jurusan’ menjadi satu prinsip awal yang dipegang Nezar dalam perjalanan kesuksesannya. Kuliah di jurusan filsafat, dikatakan Nezar, merupakan keinginan dan pilihan pertamanya. “Dari dulu saya suka membaca buku mengenai pemikiran-pemikiran tokoh, sosialisme, dan sebagainya. Saya juga suka memahami unsur hakiki dari manusia,” ujarnya saat menceritakan alasannya memilih kuliah di Jurusan Filsafat UGM.

Filsafat, bagi Nezar, memberikan banyak pengalaman untuk menyelami cara pikir atau sudut pandang. Hal ini membuatnya mampu menempatkan prioritas yang utama saat kuliah yakni belajar sebaik mungkin, alih-alih memikirkan karir atau pekerjaan di masa depan.  “Buang jauh dulu pikiran itu,” tegasnya.  

Mengaktualisasikan diri dan bergabung dalam organisasi menjadi langkah cerdas untuk belajar dan mematangkan diri dibandingkan memikirkan kecemasan akan karir masa depan. “Dalam organisasi, kamu akan ditempa persoalan real kehidupan, diberi banyak ilmu tentang kepemimpinan, dan melatih kreativitas,” ungkapnya saat mengatakan pentingnya aktif di organisasi bagi seorang mahasiswa.


Berkarya di dunia jurnalistik

Berbekal keaktifannya di organisasi pers mahasiswa, Nezar memilih jurnalistik sebagai jalan hidupnya hingga saat ini. Baginya, menjadi wartawan tidak harus lulus dari jurusan ilmu komunikasi. Menurutnya, dunia sudah berkembang sehingga kotak-kotak ilmu dalam kompetisi yang riil sudah hilang. Latar belakang pendidikan filsafat yang ia miliki justru menolongnya untuk kritis melihat peluang dan cepat mengidentifikasi persoalan karena segala hal dilihat secara sistemik dan mendasar. 

Satu peluang besar yang mampu dilihatnya ada dalam ranah bisnis media, yang kemudian membuat laki-laki kelahiran 5 Oktober 1970 ini mendirikan situs berita Viva.co.id pada 2008 lalu. Sebelumnya, ia menjadi jurnalis di majalah Tempo selama 9 tahun. Baginya, shifting dari jurnalis cetak ke jurnalis online merupakan pencapaian terbesarnya. Ini berkaitan tentang bagaimana ia mampu melihat peluang dan tantangan, seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia secara signifikan. 

“Penetrasi internet mengubah pola hidup manusia. Terjadi kultur baru dalam menyerap informasi,” ungkap Nezar. Lagi, pada pencapaian ini, Nezar mengakui bahwa latar belakang ilmu filsafat yang dipelajarinya memberi keterampilan untuk melihat sistem dari dunia cyber dan memahami audiens cyber itu sendiri. “Dalam kurun waktu enam bulan, saya bersama rekan saya sudah mampu menemukan formula jaringan online yang menjawab kebutuhan masyarakat,” kenangnya.

Saat ini, karirnya di bidang jurnalistik berkembang pesat. Selain menjadi anggota Dewan Pers untuk periode 2013-2016, ia juga menjabat sebagai Wakil Pimpinan Redaksi CNN Indonesia.  

Lika-liku perjalanan kesuksesan Nezar sudah mampu membuktikan kebenaran prinsipnya bahwa popularitas jurusan tidak selamanya menentukan kesuksesan seseorang. Bahkan, filsafat yang terkenal sebagai jurusan minim peminat justru menjadi teman perjalanannya menuju puncak kesuksesan. So, berhentilah merasa inferior dengan jurusanmu ya. Tetap semangat! [CN]



Penulis    : Grattiana Timur

Reporter  : Yuana Anandatama

Editor      : Rifki Amelia F.

Foto         : dok. pribadi

Grafis      : Ardiansyah Bahrul A.

Tags : jurusan tidak populer, jobseeker, fresh graduate
Nezar Patria: Kritis Melihat Peluang dengan Latar Belakang Ilmu Filsafat | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png