Office Hour, Rabu, 22/01/2014 12:00 WIB

Budi Hermawan: Memiliki Jiwa Melayani Itu Penting

Dalam dunia pariwisata, memiliki jiwa melayani itu penting.
Budi Hermawan: Memiliki Jiwa Melayani Itu Penting
Sebelum berkecimpung di dunia pendidikan, Drs. Budi Hermawan, MM, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) AMPTA Yogyakarta, sempat bekerja di perusahaan konstruksi selama satu tahun dan perhotelan selama empat tahun. Sebagai tenaga kerja di industri pariwisata, Budi, sapaan akrabnya, pernah menduduki posisi kasir. Posisi itu membuatnya bergaul dengan lingkungan dan menuntutnya memberikan pelayanan kepada tamu.
Awal mulanya, Budi bergabung di STP AMPTA dengan menduduki bagian keuangan pada tahun 1994. Posisi sebagai ketua baru dijabatnya tahun 2009. Sebagai ketua, tugasnya meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi dan pengendalian, serta monitoring dan evaluasi.


Terbuka dengan Mahasiswa


Sebagai ketua yang juga menjabat sebagai dosen, Budi banyak berinteraksi dengan mahasiswa. Mendapat keluhan dari mahasiswa menjadi pengalaman berharga yang tidak akan pernah dilupakannya.


Sebagian besar mahasiswa S1 ingin bekerja sebagai manajer di hotel selepas lulus. Sedangkan berkarir di industri pariwisata sendiri harus dimulai dari bawah, tidak berbeda dari lulusan SMK maupun program vokasi. “Ini kan sekolah pelayan. Ya nggak ada bedanya, yang membedakan karir kamu sendiri,” ungkapnya.


Seringkali keluhan mahasiswa itu muncul karena persepsi yang berbeda. Ketika mahasiswa akan melakukan komplain, mereka dapat menghubungi dosen pembimbing terlebih dahulu. Jika sudah tak ada solusi, barulah mahasiswa dapat menemuinya. Sebagai ketua, Budi terbuka terhadap keluhan mahasiswa. Menurutnya, ini wujud pelayanan pada mahasiswa.


Tantangan dari Dunia Pendidikan


Ketika ditanya tantangan selama menjabat sebagai ketua di STP AMPTA Yogyakarta, Budi menjelaskan bahwa sebagai lembaga pendidikan, tantangan lebih banyak ditemukan di bagian administrasi. Selain berorientasi pada lapangan, perguruan tinggi juga dituntut membuat karya ilmiah.


Kesesuaian dengan kurikulum juga menjadi tantangan. Kurikulum harus disesuaikan juga dengan apa yang ada di lapangan. “Misalkan hotel sudah mulai go green. Bagaimana menyiasati penggunaan handuk atau  seprai, untuk menghemat air. Nah, hal seperti ini harus dilakukan update terus secara berkala,” terang Budi.


Lebih lanjut, Budi menceritakan bahwa STP AMPTA telah bekerja sama dengan beberapa hotel dalam bentuk job training, magang, dan tenaga bantuan. Anak-anak bisa update dunia lapangan melalui cara ini. Budi juga melakukan silaturahmi dengan bidang industri agar mengetahui isu-isu terkini tanpa meninggalkan standar basic yang lama. Kerjasama dalam hal job training telah dilakukan dengan hotel-hotel di Kalimantan, Batam, Tanjung Pinang, Bali, dan hampir semua hotel di Jawa. Objek wisata kebun binatang Gembira Loka juga meminta lulusan STP AMPTA sebagai guide. 


Sukses Berkarir


Sebelum wawancara diakhiri, Budi memberikan nasihat kepada jobseeker agar sukses berkarir di bidang industri pariwisata. Pertama, tanamkan jiwa pelayan sebagai karakter. Usahakan selalu berpenampilan rapi dan sopan. Bersikaplah perhatian karena karakter ini sangat dibutuhkan. “Dunia pariwisata membutuhkan figur orang yang perhatian dan melayani,” terangnya.


Kedua, banyak melatih skill. Jadikan skill sebagai hobi agar menjadi mudah. “Kalau ingin jadi seorang chef, ya hobinya harus memasak. Jadi ketika dia belajar memasak akan mudah,” lanjut Budi.


Ketiga, menambah pergaulan. Bergaul di dunia kerja adalah tempat belajar yang sesungguhnya. Jika sudah demikian,  mereka tidak akan canggung lagi. Keempat adalah dengan berorganisai. “Dengan berorganisasi orang dapat belajar menyusun agenda, bekerja sama dengan orang lain, dan menghargai orang,” tutup Budi.

Nah, sudah tahu kan kalau jiwa melayani itu penting di industri pariwisata? Tanamkan jiwa itu sejak sekarang ya!  Selamat mencoba, sukses selalu! [CN/ITA/VIN]^^






Tags : karir dalam industri pariwisata, job desc industri pariwisata, karir bidang pariwisata, perkembangan industri pariwisata
Budi Hermawan: Memiliki Jiwa Melayani Itu Penting | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png