Enterpreunership, Kamis, 19/12/2013 14:00 WIB

Fulgentius Gary: Memperkaya Skill Melalui Kompetisi

Fulgentius Gary berhasil menjadi juara nasional kompetisi Unilever Future Leaders League (UFLL) yang digelar PT Unilever Tbk, beberapa waktu lalu. 
Fulgentius Gary:  Memperkaya Skill Melalui Kompetisi
Sekali lagi, mahasiswa UGM telah berhasil menorehkan prestasi dalam kompetisi nasional. Melalui Unilever Future Leaders League (UFLL) yang digelar PT Unilever Tbk, Fulgentius Gary berhasil menjadi juara 1 kategori tim bersama dua anggota lainnya. Ingin tahu ceritanya? Simak artikel di bawah ini yuk.

Berawal dari seorang teman yang meminta pertolongan terkait masalah finance, Gary turut berpartisipasi dalam kompetisi gelaran Unilever ini. Berbeda dengan temannya, Gary mengikuti UFLL melalui kategori marketing


Pada saat itu, tema yang disodorkan oleh Unilever adalah studi kasus tentang merek Buavita. Ia pun kemudian membuat perencanaan branding merek Buavita tersebut yang pada akhirnya menjadi titik awal ia terlibat dalam UFLL.


Meski tahu dari teman, ternyata keterlibatan Gary dalam UFLL tidak sepenuhnya kebetulan. Masih dari teman yang sama, ia mendapat infoemasi bahwa UFLL dapat menjadi batu loncatan dalam meraih karir. “Jika berhasil masuk UFLL, ada kesempatan untuk mengikuti Unilever Future Leadership Program (UFLP) serta Unilever Leadersip Internship Program (ULIP). Singkat kata, ini juga bisa menunjang karir di masa depan,” ungkap mahasiswa Teknik Industri ’10 ini.


Pada kompetisi yang berlangsung selama lima hari ini, Unilever melangsungkan tiga agenda utama, yakni pengenalan perusahaan, leadership camp,  serta kompetisi bisnis. Meski ada tiga agenda, Gary menuturkan bahwa yang paling ditonjolkan dalam kompetisi ini adalah program leadership camp. “Agenda leadership ini sebenarnya mirip dengan  personal coaching, karena evaluasi pun dilakukan oleh para mentor dan kompetitor secara pribadi,” terangnya.


Dari UFLL, Gary mengaku bahwa banyak pengalaman telah ia dapatkan. Selain teman baru, ia pun melakukan presentasi menggunakan Bahasa Inggris untuk pertama kalinya. “Waktu itu sempat tidak istirahat karena mempersiapkan diri untuk presentasi,” katanya mengisahkan. Tak sampai di situ, kemampuan kerja sama dan kreativitas kompetitor pun turut diuji dalam UFLL. “Mengikuti UFLL rasanya seperti keluar dari zona aman,” tambah Gary.


Keikutsertaannya dalam UFLL diakui Gary bukan hanya hasil dari niat dan doa. Baginya, keluar dari zona aman membutuhkan kerja keras dan kemauan yang ekstra. “Perencanaan perlu dilakukan dari awal. Kita harus bisa memetakan risiko dan konsekuensi dari pilihan-pilihan yang akan diambil,” jelasnya. Keadaan di atas nyatanya telah dipraktikkan secara pribadi oleh Gary. Dalam pembuatan CV kreatif semasa seleksi awal, ia ternyata telah memetakan dampak yang akan terjadi di depan. “Normalnya, CV kreatif itu menggunakan gambar, highlight pernuh warna, serta pernyataan yang singkat dan jelas. Tapi aku sadar bahwa akan sulit mengalahkan kompetitor lain jika CV yang dibuat mirip. Makanya CV milikku sengaja dibuat berbeda, yaitu berbentuk deskriptif seperti bercerita,” katanya.


Potensi yang dimiliki Gary ini ternyata terlihat oleh pihak Unilever. Alhasil, Grand Manager Buavita menawari Gary agar berpartisipasi dalam program ULIP. Oleh karena itu, ia kini telah merencanakan sebuah proyek sebagai perwujudan partisipasinya. “Program ULIP itu mengharuskan kita menjadi leader project. Dengan berhasilnya proyek ini, akan ada kesempatan untuk skip  beberapa tahapan program,” ungkapnya. Ke depan, Gary pun berharap agar semua kegiatan ini bisa membukakan jalan baginya menjadi seorang enterpreneur.


Semoga terinspirasi! [CN/DN/VIN/DMS]^^


Tags : unilever future leaders league 2013, kompetisi PT Unilever Tbk, company profile dan lowongan PT Unilever Tbk,
Rubby Emir: Penyandang Disabilitas Juga Perlu Pekerjaan Enterpreunership,
Senin, 14/11/2016 09:35 WIB Rubby Emir: Penyandang Disabilitas Juga Perlu Pekerjaan
Chasan Muhammad: Sukses Kelola Tiga Bisnis di Usia Muda Enterpreunership,
Rabu, 09/11/2016 11:35 WIB Chasan Muhammad: Sukses Kelola Tiga Bisnis di Usia Muda
Fandi Rahmat Widianto: Mengambil Peluang dari Referensi Jajanan Asing Enterpreunership,
Selasa, 05/01/2016 11:08 WIB Fandi Rahmat Widianto: Mengambil Peluang dari Referensi Jajanan Asing
Tano Nazoeaggi: Bekerja dan Berkarya Lebih dari yang Asli Enterpreunership,
Selasa, 22/12/2015 11:07 WIB Tano Nazoeaggi: Bekerja dan Berkarya Lebih dari yang Asli
Muhammad Ridho: Sukses Terinspirasi Jajanan Kesayangan Enterpreunership,
Rabu, 09/09/2015 09:45 WIB Muhammad Ridho: Sukses Terinspirasi Jajanan Kesayangan
Fulgentius Gary: Memperkaya Skill Melalui Kompetisi | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png