Office Hour, Rabu, 11/12/2013 16:00 WIB

Agung Wibowo: Legal Superintendent Perlu Kuasai Hal Teknis

Bagaimana job desc  seorang legal superintendent dalam suatu perusahaan? Yuk, simak artikel berikut ini.
Agung Wibowo: Legal Superintendent Perlu Kuasai Hal Teknis
Aktivitas yang dilakukan sebuah perusahaan terkadang tidak luput dari masalah hukum. Bila tidak diatasi dengan sungguh-sungguh, masalah itu bisa saja mengganggu stabilitas perusahaan, bahkan mengancam aktivitas usahanya. Oleh karena itu, dibutuhkan SDM yang berani dan cakap untuk mengatasi permasalahan yang terjadi agar aktivitas perusahaan tetap berjalan lancar.
Agung Wibowo, Legal Superintendent PT Arutmin Indonesia berbagi pengalaman seputar tanggung jawab dan tantangan bekerja di bagian legal di perusahaan tambang. Semenjak tahun 2011, Agung bergabung bersama PT Arutmin dan berkantor di Banjarmasin. Sebelumnya, ia sempat menjadi freelance fotografer di sebuah tabloid nasional di Jakarta selama tahun 2001-2002. Setelah itu, ia bekerja sebagai pengacara di Jakarta hingga tahun 2005. Tahun 2005 hingga kini, Agung bekerja di bagian legal di perusahaan tambang, meskipun ia juga sempat beberapa kali pindah perusahaan.


Sebagai legal superintendent, tanggung jawab utama Agung adalah menangani permasalahan hukum yang terjadi di wilayah kerja perusahaan di Kalimantan Selatan dan memastikan kegiatan usaha perusahaan telah memenuhi peraturan yang berlaku. Sedangkan beberapa tugas yang biasa ia lakukan sehari-hari adalah sebagai berikut. Pertama, memberikan konsultasi permasalahan hukum yang terjadi atau berpotensi terjadi kepada enam manajemen tambang di wilayah usaha perusahaan. Disamping itu juga memastikan permasalahan tersebut tidak mengganggu atau menghentikan aktivitas usaha perusahaan. Kedua, menghadapi pihak-pihak yang berusaha mengganggu kegiatan usaha perusahaan. Ketiga, bertindak sebagai wakil perusahaan pada perkara-perkara hukum di kepolisian, kejaksaan dan pengadilan.


Pentingnya Pengetahuan Teknis


Tertarik menjadi legal superintendent?  Menurut penuturan Agung, untuk dapat menempati posisi ini, kita perlu menguasai pengetahuan hukum perdata, pidana, agraria, pertambangan, dan beracara (litigasi). Selain itu, mengetahui hal-hal teknis di luar hukum juga akan sangat membantu bekerja di bagian legal di perusahaan tambang. “Pengetahuan hukum mutlak harus dimiliki, tapi ketertarikan pada hal-hal teknis di luar bidang hukum akan sangat membantu, misalnya pemetaan (navigasi), teknis pertambangan dan perdagangan batubara,“ tukas pria 39 tahun ini.


Agung menambahkan, orang-orang dengan softskill yang baik akan lebih mudah bekerja di bagian ini karena mereka harus berhubungan dengan orang dari berbagai kalangan. Beberapa karakter yang perlu dimiliki yakni low profile agar mudah berkomunikasi hingga level terbawah perusahaan, keingintahuan yang besar pada hal detil untuk memudahkan pemetaan permasalahan yang terjadi serta berani mengambil risiko. “Hampir semua pekerjaan hukum di bidang ini berisiko, sehingga perlu keberanian untuk mengambil risiko tersebut,” tambah Agung.


Pekerjaan Yang Berkualitas Adalah Tantangan


Selain penghasilan yang lebih dari cukup untuk sekadar hidup layak, bekerja di perusahaan tambang juga menawarkan tantangan tersendiri bagi para karyawan. Ketika ditanya mengenai tantangan bekerja di perusahaan tambang, Agung menjawab menghasilkan pekerjaan yang berkualitas adalah tantangan itu sendiri. Untuk sukses menjalani profesi ini, Agung mengaku lebih banyak belajar dari rekan yang menjadi pengacara dan memiliki klien di perusahaan tambang.


“Saya belajar banyak pada teman kuliah yang menjadi lawyer dan memiliki klien perusahaan tambang batubara. Oleh karena itu saya merasa bahwa kita harus menjalin hubungan pertemanan yang kuat selama kuliah agar dapat saling terikat untuk bantu membantu di kemudian hari,” kata pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah ini.


Untuk menempati posisi legal superintendent, tentu yang lebih dibutuhkan adalah lulusan dari hukum apapun jurusannya. Seperti yang dituturkan Agung, sebenarnya perbedaan profesi ini dengan profesi serupa di perusahaan lain tidak jauh berbeda karena yang menjadi dasar adalah ilmu hukum. Namun untuk bisa bekerja di sebuah perusahaan, kita harus memahami lini bisnis perusahaan itu sendiri.


“Perusahaan tambang, mesin uangnya ada di lapangan, maka orang hukum harus mau turun ke lapangan untuk memotret permasalahan yang ada guna menemukan cara terbaik untuk penyelesaiannya dan memberikan rasa aman kepada perusahaan,” Agung menambahkan.


Menjadi Spesialis di Bidang Yang Tak Banyak Digeluti


Berbicara mengenai prospek kerja, bekerja di perusahaan tambang juga memberikan prospek yang tak kalah menarik dengan perusahaan di bidang lain. Menurut pria yang pernah aktif di organisasi pecinta alam fakultas Hukum UGM ini, semakin sedikit yang menggeluti, maka spesialis pada bidang tertentu akan lebih dihargai daripada bidang-bidang yang sudah banyak digeluti oleh profesi yang sama.

When faced with a challenge, look for a way, not a way out _Anonymous

Bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti jejak Agung, mereka dapat mengawalinya dengan bergabung organisasi yang memiliki ikatan alumni kuat. Ini akan memudahkan kita ketika membutuhkan bantuan apapun bentuknya. Bila masih pemula di dunia kerja, Agung menyarankakan untuk tidak perlu terlalu memperhitungkan pendapatan dan waktu kerja. Utamakan mengambil pekerjaan sebanyak-banyaknya karena di situlah kesempatan untuk belajar hal-hal baru berada. “Begitu Anda sudah mempunyai banyak ilmu dan pengalaman maka harga Anda di luar sudah tinggi sehingga tidak susah untuk mencari perusahaan yang mau membayar Anda tinggi,” tandas Agung.


Sudah cukup kuat kah jalinan pertemanan Anda saat ini? Manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk membangun jaringan agar lebih luas! Semangat! [CN/AR/VIN]^^

Tags : job desc legal superintendent, lowongan kerja november, pt arutmin indonesia, deskripsi pekerjaan legal superintendent
Agung Wibowo: Legal Superintendent Perlu Kuasai Hal Teknis | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png