Office Hour, Jumat, 06/12/2013 14:00 WIB

Herman Suradiraja: Sukses Didukung Kerja Keras dan Etika

Bekerja tidak hanya semata-mata menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Namun juga harus didukung dengan etika dan etos kerja yang baik.
Herman Suradiraja: Sukses Didukung Kerja Keras dan Etika
Kekayaan perusahaan tidak hanya dilihat dari besarnya uang yang dimiliki, justru kekayaan terbesar terletak pada sumber daya manusia (SDM). Tanpa dukungan SDM yang baik, proses kerja perusahaan tidak akan dapat berjalan secara optimal. Di sinilah peran penting bagian personalia (HRD) bagi sebuah perusahaan yang bertugas mengatur tenaga kerja.

Herman Suradiraja, HR Manager PT Hero Krida Utama berbagi cerita seputar pengalaman yang ia rasakan selama berkarir di bagian sumber daya manusia. Ia lulus S1 Psikologi UGM pada tahun 2006, setelah itu Herman, sapaan akrab pria ini melanjutkan S2 Magister Profesi Psikologi UGM dan lulus tahun 2009.


Baru tiga bulan ini ia berkarir di PT Hero Krida Utama. Sebelumnya, ia juga  pernah bekerja di dua perusahaan yang berbeda, tapi juga masih di bagian HR. Sebagai human resources manager, Herman memiliki beberapa tanggung jawab. Pertama, menentukan strategi rekrutmen seleksi tahap awal untuk mencari karyawan yang bertalenta dan baik bagi perusahaan.


Kedua, mengatur sistem penggajian (payroll). Dalam bidang ini, Herman bertanggung jawab mendesain gaji pokok berdasarkan UMK atau UMP daerah, menghitung upah lembur (overtime) sesuai undang-undang ketenagakerjaan, menghitung besarnya insentif sesuai kinerja yang telah dicapai karyawan serta menentukan desain bonus tahunan.


Untuk menentukan bonus tahunan ini, HR harus memahami pembagian upah berdasarkan sektor industri dan di daerah mana perusahaan itu beroperasi. “Tujuan penentuan desain ini agar jadi bargaining yang menunjukkan keunggulan perusahaan, kompetitif dan biar menarik mahasiswa ataupun karyawan di perusahaan lain untuk bergabung,” terang Herman


Di samping tanggung jawab itu, sebagai HR manager, Herman juga bertanggung jawab untuk menjaga kondusivitas lingkar tambang dengan melakukan community development  bagi masyarakat sekitar tambang. Adapun tugas sehari-hari yang ia lakukan adalah memantau semua proyek di site, memantau pengaturan mess pegawai, pengaturan katering dan laundri serta masalah transportasi dari mess ke site.


Kuasai UU Keternagakerjaan


Untuk sukses berkarir di bidang HR, pengetahuan mengenai undang-undang ketenagakerjaan sangat diperlukan. Setiap hari, bekerja di bagian ini akan banyak bersinggungan dengan masalah ketenagakerjaan seperti mekanisme kontrak, pemberian gaji yang benar, serta aturan lembur.


“Pengetahuan tentang undang-undang ketenagakerjaan sangat penting. Kita harus tahu bagaimana proses kontrak, penghitungan gaji, lembur dan menerapkan aturan normatif lainnya. Bila perusahaan belum mau melaksanakan, maka harus kita berikan arahan bahwa ini memang aturan dari pemerintah,” tutur pria asli Bangka Belitung ini.


Menurut Herman, berkarir di bidang HR memiliki keunikan tersendiri yaitu mengatur manusia yang memiliki pemikiran berbeda-beda. Salah satu tantangan yang ia rasakan adalah untuk pemenuhan tenaga kerja. Ketika membuka sebuah proyek misalnya, Herman harus memikirkan sistem rekrutmen yang tepat serta mencari cara agar orang tertarik untuk bergabung. “Tantangannya, untuk opening proyek misalnya, kita mencari strategi untuk pemenuhan man power. Bagaimana sistem seleksinya serta bagaimana agar orang bisa tertarik untuk bergabung,” Herman menambahkan.


Passion Bisa Dibentuk


Saat ditanya mengenai passion, Herman mengaku, pekerjaan saat ini memang sesuai dengan apa yang ia pelajari saat kuliah. Menurut Herman, passion  itu bisa dibentuk bila kita menjalani dan melakukan pekerjaan setiap hari dengan sungguh-sungguh.


Ia menandaskan, untuk dapat sukses berkarir di bagian HR seperti dirinya, kita harus menjadi orang yang memiliki kemauan untuk bekerja keras serta menerapkan etika dalam bekerja. Berdasarkan pengalaman yang ia rasakan, kebanyakan HR dari berbagai perusahaan saling berkomunikasi satu sama lain termasuk saat melakukan rekrutmen tenaga kerja.


Apabila ada satu orang karyawan yang melanggar etika atau keluar dengan tidak mematuhi prosedur, maka berita itu akan mudah tersebar ke perusahaan lain. Bila sudah terjadi, tentu nama baik dari karyawan bersangkutan menjadi negatif.

Big jobs usually go to the men who prove their ability to outgrow small ones.~ Ralph Waldo Emerson

Bagi mahasiswa yang ingin sukses berkarir di bidang ini, Herman berbagi beberapa tip yang dapat dilakukan semenjak masih kuliah. Pertama, aktif organisasi karena dapat membuka relasi yang luas, memupuk mentalitas serta belajar pola kerja seorang profesional. Kedua, mengikuti proyek dosen, penelitian ataupun magang yang dapat menambah keterampilan. “Kita bisa memulai dengan aktif organisasi. Dengan organisasi kita akan membangun relasi yang cukup luas. Membantu dosen untuk menambah skill  juga sangat penting untuk membekali diri sukses berkarir di bidang HR,” pungkas Herman.


Apakah Anda tertarik untuk berkarir di bagian HR? Selain menguasai peraturan mengenai ketenagakerjaan, Anda juga perlu memperluas jaringan dan belajar menjadi profesional dengan aktif di organisasi. Terus raih mimpi Anda. Semangat! [CN/AR/VIN/CRTV]^^

Tags : job desc HRD Perusahaan tambang, profile perusahaan tambang, job desc perusahaan tambang di Indonesia
Herman Suradiraja: Sukses Didukung Kerja Keras dan Etika | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png