Office Hour, Senin, 02/12/2013 09:00 WIB

Elias Kustarmanto: Ide Kreatif itu Mutlak Bagi Creative Designer

Kata siapa ide kreatif adalah bawaan gen sejak lahir? Ide bisa digali dan dicari.
Elias Kustarmanto: Ide Kreatif itu Mutlak Bagi Creative Designer
“Ingin terjun di bidang industri kreatif tentu harus kaya ide dan kreativitas,” itulah sepenggal kalimat yang diucapkan Elias Kustarmanto. Elias, sapaan akrabnya, adalah seorang Creative Designer PT Aseli Dagadu Djogdja  Elias dan telah bergabung bersama Dagadu semenjak tahun 2005. Sebelum itu, ia bersama rekan-rekannya membuat sebuah komunitas animasi.
Saat ini, tanggung jawab utama Elyas sebagai creative designer melakukan browsing, exploring, dan mewujudkan ide kreatif berupa desain kaos oblong. Selain itu, desain yang dihasilkan dikembangkan mengarah ke item pernak pernik seperti visual merchandising, product display, media promo, poster, iklan website, leaflet dan masih banyak lagi yang lain. Tugas sehari-hari pria kelahiran Rembang bulan April 1982 ini melakukan desain sampai final art siap cetak, baik dalam bentuk soft file ataupun print out.


Suka Kreasi Visual


Bagian kreatif PT Aseli Dagadu Djogdja masuk ke divisi marketing dan didukung oleh studiografis. Menurut Elias, untuk masalah ide desain dapat berasal dari tim yang ditentukan melalui rapat tema. Idealnya, rapat itu dilakukan dua atau tiga bulan sekali. Namun karena produk Dagadu terus berkembang, agenda itu tidak dapat berjalan rutin.


“Kita sharing ide, ide awalnya sumbernya dari kita atau bisa juga respon fenomena di luar, apa yang sedang trend di Jogja.  Dari situ kemudian dibuatlah daftar untuk diambil eksekuasi ide penciptaan karya. Secara penjadwalan dua atau tiga bulan pasti ada rapat tema, cuma karena kegiatan sudah banyak, mengurus itu jadi terabai,” ujar pria berambut gondrong ini.


Elias menambahkan, untuk dapat menjadi seorang creative designer, kita perlu menguasai keterampilan komputer grafis seperti photoshop, adobe ilustrator, dan coreldraw. Disamping itu, orang-orang yang menyukai kreasi visual seperti membuat leaflet, stiker, miniatur, maket, grafiti atau kartu ucapan akan lebih cocok menekuni profesi ini.


Inspirasi Datang Tanpa Direncanakan


Tidak mustahil orang yang bekerja di bagian kreatif juga pernah mengalami saat-saat kehabisan ide, Elias juga pernah merasakan itu. Namun menurut pria yang sempat mengenyam pendidikan menengah atas di Semarang ini, tidak ada cara khusus untuk mencari kembali inspirasi yang hilang. “Tidak ada cara khusus bila sedang kehabisan inspirasi. Saya biasanya cari sumber inspirasi dari film, buku, cerita rakyat, seni pertunjukan dan pameran. Kalau nggak sempat jalan-jalan, melalui online juga bisa. Bahkan, celotehan orang-orang di facebook juga bisa menjadi sumber ide. Go with the flow saja,” tutur Elias.


Pria lulusan Institut Seni Indonesia jurusan Desain Komunikasi Visual ini menambahkan, dalam desain visual ada jurus yang dinamakan amati, tiru, dan modifikasi bila memang tidak ada ide sama sekali. Strategi itu sah saja digunakan asal tidak memplagiasi karya orang lain tanpa ada perubahan sedikit pun.


Lebih Banyak kendala Teknis


Jika berbicara soal hambatan, bekerja menjadi creative designer di industri kreatif juga pasti ada. Kendala yang sering ditemui adalah teknis, misal ketika ingin mewujudkan bentuk grafis tertentu tetapi tidak tahu teknik atau tool yang ada belum dapat membantu. Menurut Elias, mengatasi masalah seperti itu bisa dilakukan dengan cara mencari tutorial ataupun tanya kepada rekan yang lain.


Ada lagi kendala lain, seperti ketika hasil desain yang telah dicetak berbeda dengan yang dirancang di komputer. Bila sampai terjadi, Elias akan terus mencari cara agar hasil akhir dari desain yang ia buat sama seperti yang dibayangkan. “Tekadang juga ada, sudah dicetak tetapi hasilnya tidak sama dengan desain yang ada di komputer. Meskipun hanya ada perbedaan sedikit, kalau belum sampai dengan yang kita bayangin akan cari terus sampai ketemu,” Elias menambahkan.


Meskipun pekerjaan creative designer sangat bersifat teknis berkaitan dengan desain grafis, ternyata pengetahuan mengenai pemasaran, iklan, dan komunikasi juga sangat diperlukan. Desain visual yang ada di produk Dagadu memiliki makna tertentu yang ingin disampaikan kepada publik. Oleh karena itu, agar desain yang terbentuk dapat diterima, dipahami, dan disukai konsumen, pengetahuan mengenai tiga pengetahuan di atas sangat penting.


Apakah Anda suka membuat karya visual seperti stiker, grafiti atau kartu ucapan? Jika iya, menjadi seorang creative designer dapat menjadi salah satu pilihan bagi Anda. Meskpun bekerja di kantoran, Anda tidak akan kehilangan kesempatan untuk terus berkreasi mengembangkan hobi Anda. Segera temukan passion Anda ya. [CN/AR/VINI/CRTV]^^

Tags : creative designer, job desc creative designer, pt aseli dagadu djokdja
Elias Kustarmanto: Ide Kreatif itu Mutlak Bagi Creative Designer | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png