Office Hour, Selasa, 26/11/2013 16:00 WIB

Imelda Judit Tandako: Mengeksplor Diri Hingga Sukses Bersama Cargill

Bila ingin sukses, jangan batasi diri Anda untuk terus mengembangkan softskill dan jangan lewatkan kesempatan yang ada. Simak artikel berikut,yuk! 
Imelda Judit Tandako: Mengeksplor Diri Hingga Sukses Bersama Cargill
Membatasi diri ke dalam pemikiran tertentu akan menghambat kesuksesan seseorang. Oleh karena itu, kita harus membuang jauh-jauh segala pemikiran yang dapat membatasi kreativitas dan motivasi untuk terus maju. Hal ini yang telah berhasil Imelda Judit Tandako lakukan untuk terus berlari maju meraih sukses. 

Saat ini perempuan yang akrab disapa Imelda ini menjabat sebagai Asisten Plan Manager PT Cargill Indonesia. Ia membantu plan manager untuk memastikan operasional pabrik berjalan baik, mengontrol ketersediaan bahan baku, mengawasi proses pengolahan sampai pengiriman, mengontrol  kualitas, compliance pada regulasi termasuk lingkungan, serta safety dan keamanan.


Kenyataan bahwa ia telah berkeluarga dan memiliki dua putra tidak menghalangi Imelda untuk terus mengembangkan kualitas diri demi meraih sukses. Bahkan, dukungan penuh dari keluarga menjadi cambuk baginya untuk terus melangkah maju.


Sebelum bergabung bersama Cargill, Imelda telah berkarir di sebuah shoes manufacture di wilayah Jawa Timur selama sembilan tahun. Melihat peluang karir yang kurang terbuka serta sedikit kesempatan untuk belajar hal-hal baru, Imelda berani membuat gebrakan baru dengan berpindah ke perusahaan lain yang dapat membantu mewujudkan harapannya. 


Ilmu Harus Terintegrasi


Memasuki wilayah manajerial sebuah perusahaan menuntut setiap orang yang terlibat menguasai kemampuan manajerial, yaitu mengatur pekerjaan dan mengatur orang-orang di bawahnya. Apalagi Imelda memiliki background teknik yang lingkup kerjanya sangat bersifat teknis. Bila hanya belajar masalah teknis dan tidak mempelajari pengetahuan lain, tentu karir Imelda tidak akan berkembang dan berada di wilayah teknis semata.


“Ilmu harus terintegrasi. Kita tidak bisa hanya bertahan pada satu bidang ilmu. Kalau cuma tahu teknik saja, ya kita hanya akan di posisi itu. Kalau kita ingin memasuki wilayah manajerial, maka belajar mengatur orang, pekerjaan, dan belajar memimpin sangat penting dilakukan,” kata alumni UGM, jurusan Teknik Kimia angkatan tahun 1992 ini.

Pemikiran Sendiri Menjadi Tantangan Terbesar


Perempuan asli Bitung Sulawesi Utara ini merasa, semakin tinggi kedudukan dan jabatan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab yang dimiliki. Begitu pula dengan posisi Imelda saat ini, ia harus pandai-pandai mengatur pekerjaan, mengatur orang-orang dari beragam kultur, serta kecerdasan membagi waktu antara kerja dan keluarga yang harus seimbang. Meskipun wilayah kerja Imelda saat ini bukan di ranah teknis, tapi ia juga harus sering-sering ke lapangan agar lebih dekat dengan para karyawan.


Ia bercerita pengalaman pertama saat bergabung bersama PT Cargill Indonesia. Perempuan yang menyukai seni ini mengaku, tantangan terbesar berasal dari dalam diri sendiri. Empat tahun lalu saat bergabung bersama perusahaan ini, ia telah berkeluarga dan memiliki dua putera. 


Awalnya ia ragu untuk bergabung karena memikirkan perjalanan ke luar kota yang akan sering ia lakukan, belum lagi masalah lokasi yang jauh. Namun berkat dukungan dari perusahaan baru serta motivasi untuk maju, ia berani menerima tantangan ini. Bahkan di tahun ke-2 bersama PT Cargill, Imelda ditantang untuk menangani urusan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang notabene bukan bidang kerjanya.


“Dulu saat awal saya masuk, tantangan terbesar berasal dari internal saya sendiri. Pemikiran saya saat itu, saya sudah berkeluarga dan mempunyai dua anak, lokasinya juga jauh dan berkelok-kelok. Apakah saya mampu? Namun karena perusahaan juga meyakinkan dan saya melihat ada peluang yang lebih baik, akhirnya saya ambil,” aku Imelda. 


Imelda berpesan, kita harus memiliki time climbers  atau target-target kerja yang mesti diselesaikan untuk mencapai puncak kesuksesan. Meskipun keadaan terbatas oleh masalah tertentu, buang segala pemikiran yang membuat kita merasa terhambat. Jangan batasi diri oleh pemikiran negatif bila ingin meraih sukses.

The purpose of life is to live it, to taste experience to the utmost, to reach out eagerly and without fear for newer and richer experience ― Eleanor Roosever

Bagaimana dengan Anda? Meskipun ada hal-hal yang Anda rasa dapat menghambat kesuksesan, buang jauh-jauh segala pemikiran ‘pengganggu’ seperti itu. Setiap hambatan pasti dapat diatasi, dengan keyakinan dan kerja keras pasti kesuksesan dapat Anda raih. Bersikaplah optimis dengan kemampuan yang Anda miliki. Ingatlah pepatah you can do it, if you think you can do it!  Don`t you realize that life is adventure? Semangat! [CN/AR/VIN] ^^




Tags : tips melamar pekerjaan, tip sukses berkarir, karir perusahaan manufaktur,
Imelda Judit Tandako: Mengeksplor Diri Hingga Sukses Bersama Cargill | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png