Office Hour, Kamis, 21/11/2013 16:00 WIB

Grace Fransiska Juniva Silalahi: Brand Executive Harus Bisa Multitasking

Apa saja bekal yang harus dimiliki oleh seorang brand executive?
Grace Fransiska Juniva Silalahi: Brand Executive Harus Bisa Multitasking
Salah satu kunci keberhasilan penjualan produk perusahaan ditunjang kinerja staf di bagian brand marketing. Diperlukan jiwa-jiwa kreatif, suka menghadapi tantangan, serta tahan banting menghadapi bidang pekerjaan yang kompleks. Pengalaman itu pula yang dirasakan Grace Fransiska Juniva Silalahi, Brand Executive Divisi Consumer Health Department PT Dexa Medica.

Karir perempuan yang akrab disapa Grace ini memang belum terbilang lama, ia baru delapan bulan bergabung bersama PT Dexa Medica. Tahun 2012 lalu, Grace baru saja merampungkan studi dari ITB jurusan Farmasi Klinik dan Komunitas. Sebagai brand executive, ia bertanggung jawab terhadap kegiatan promosi produk-produk perusahaan. 


Untuk saat ini, Grace bertanggung jawab atas branding produk-produk anak diantaranya Stimuno Sirup. Pengalaman kegiatan branding atau activation Grace selama menjadi Brand Executive Stimuno antara lain pada kegiatan Stimuno Got Young Pharmacist di Kidzania Jakarta dan Senam Stimuno yang diadakan di berbagai kota di Indonesia setiap tahunnya.


Belajar Secara Mandiri


Seorang brand executive harus memahami cara-cara penjualan dan promosi produk. Meski baru delapan bulan bekerja, Grace tidak mengalami kesulitan berarti untuk masalah satu ini. Ia mengaku lebih banyak belajar sendiri untuk mendalami marketing dan promosi produk. Ditambah lagi, Grace pernah melakukan kegiatan magang selama dua bulan di Dexa Medica, di bagian yang sama. Pengalaman itu membuat perempuan yang memiliki hobi berbelanja ini lebih cepat beradaptasi dengan ritme kerja perusahaan.


“Untuk marketing, saya lebih banyak belajar sendiri. Saya juga sudah pernah magang di sini di bagian brand. Selama menjadi Brand Executive di PT Dexa Medica, bidang pekerjaan lebih bersifat eksekusional dan prosedural sehingga adaptasi pun relatif cepat dan tidak ada kendala yang berarti,” kata perempuan usia 24 tahun ini.


Menurut penuturan Grace, menjadi brand executive di perusahaan farmasi memiliki perbedaan dengan profesi serupa di perusahaan lain. Salah satunya, perlunya koordinasi yang kontinyu dan dengan peraturan yang lebih ketat dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, inovasi produk baru di divisi Grace bekerja juga memerlukan waktu yang relatif lama dibandingkan consumer goods. “Menjadi seorang brand executive itu tergantung brand yang dipegang. Karena Stimuno merupakan obat bebas (Over-The-Counter/OTC drugs), peraturannya cenderung lebih ketat dan dalam prakteknya banyak bersentuhan dengan BPOM,” ujar Grace menambahkan.


Siap Kerja Under Pressure


Tidak hanya hard skill saja yang diperlukan untuk sukses berkarir. Karakter seseorang dalam bekerja juga sangat menentukan. Seperti yang dituturkan Grace, bila tertarik menempati posisi seperti dirinya, kita harus siap bekerja multitasking dan berani menghadapi tantangan. Menjadi orang yang tahan banting menghadapi berbagai jenis pekerjaan juga sangat diperlukan bila ingin menekuni profesi ini. 


“Lingkup kerja marketing sebenarnya sangat luas. Butuh karakter yang fleksibel dan dinamis karena pekerjaan bisa datang secara bertubi-tubi atau perubahan datang mendadak. Kita harus tahan banting, siap bekerja di bawah tekanan, dan multitasking mengerjakan banyak hal dengan masing-masing deadline  secara paralel,” terang Grace.


Selain karakter di atas, bila ingin menjadi brand executive  di PT Dexa Medica diperlukan juga pengetahuan mengetahui produk yang bersangkutan. Memiliki latar belakang pendidikan Farmasi atau Teknologi Pangan akan memudahkan kita menjalankan tugas sehari-hari.


Anda tertarik menjadi seorang brand executive? Jika saat ini masih kuliah, tidak ada salahnya Anda mencoba magang di perusahaan untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh di kelas. Tidak tertutup kemungkinan perusahaan itu akan menjadi tempat Anda berkarir setelah lulus kelak. Semangat! [CN/AR/VIN]^^



Tags : job desc brand executive, lowongan perusahaan, job desc perusahaan farmasi Indonesia
Grace Fransiska Juniva Silalahi: Brand Executive Harus Bisa Multitasking | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png