Enterpreunership, Kamis, 19/09/2013 14:58 WIB

Agung Nugroho : Cerdas Tangkap Bisnis Laundry Inovatif

Menjadi seorang wirausaha tidak hanya bermodalkan niat saja. Ada beberapa hal lain yang harus dibina ketika Anda sudah yakin ingin mnejadi seorang wirausaha. Simak artikel berikut.
Agung Nugroho : Cerdas Tangkap Bisnis Laundry Inovatif
Dunia wirausaha adalah dunia yang sangat dinamis dan membutuhkan kreatifitas bagi seseorang yang berkecimpung di dalamnya. Salah satunya adalah Agung Nugroho Susanto, yang dapat dikatakan sebagai salah satu tokoh wirausahawan muda yang cukup diperhitungkan di Yogyakarta. Siang itu (18/9), ia mulai menceritakan satu demi satu jalan yang dilaluinya sebelum akhirnya sukses sebagai seorang wirausaha.
Adalah Simply Fresh Laundry, yang kini namanya menjadi sangat terkenal di kalangan mahasiswa di Yogyakarta. Dengan modal dua karyawan dan dua mesin cuci, akhirnya pada 28 Februari 2006 ia berhasil membuka outlet pertamanya di jalan Flamboyan, Gejayan.  

Motivasi menjalani bisnis laundry berawal dari pengalamannya yang juga suka menggunakan jasa laundry untuk mencuci baju miliknya. Saat itu, bisnis laundry belum terlalu menjamur seperti saat ini. “Bisnis laundry dengan pelayanan dan sistem komputer yang bagus, pada waktu itu belum ada yang menggarap dengan serius. Saya melihat itu sebagai sebuah peluang”, ungkapnya.

Agung melihat bahwa sebenarnya bisnis tersebut memiliki prospek yang sangat bagus. “Jika kita bisa memberikan pelayanan secara lebih, otomatis nilai jualnya akan lebih tinggi, akan naik kelas juga lah”, ujarnya menambahkan. Sehingga, ia pun kemudian membuat sebuah inovasi baru pada bisnisnya yaitu cuci ekspress empat jam, pilihan pewangi yang variatif, garansi cuci, dan harga yang bersaing dengan pasaran.

Pria kelahiran Lampung tersebut bercerita mengenai modal awal untuk merintis usahanya. Mulai dari patungan dengan teman, bantuan dana orang tua, hingga memberanikan diri meminjam ke bank pun juga pernah dilakukannya.

Untuk sukses dalam berwirausaha, tentunya tak hanya semudah membalikkan tangan. Sebelum fokus pada bidang laundry, ia awalnya membuka usaha baju distro bersama temannya. Tetapi karena bekal ilmu bisnis yang belum mumpuni akhirnya ia pun berhenti.

Lalu pada tahun 2005, ia membuka counter handphone di Ramai Mall, yang juga bekerja sama dengan temannya. Namun masalah yang dihadapi kali in adalah sulitnya mengatur waktu. “Kalau konter handphone kan harus owner langsung untuk urusan negosiasinya. Namun karena saya tak bisa selalu standby, pada akhirnya tutup juga”, ceritanya.
“Pengusaha itu harus berani ambil resiko, beda dengan profesional atau karyawan yang relatif lebih ke arah safety” ~ Agung Nugroho Susanto

Ketika memulai usaha, ia menyarankan agar melihat pangsa pasar yang ada. Menurutnya, untuk Yogya, sendiri pangsa pasar yang terbesar adalah dari lapisan mahasiswa. “Namun tiap kota memiliki segmen yang berbeda. Beda Yogya beda pula Jakarta”, tegasnya mantap.

Misalnya Yogya yang identik dengan mahasiswa, adalah pangsa pasar yang tepat untuk industri kuliner. “Prospeknya sangat bagus, sebab mahasiswa senang berburu kuliner. Apalagi bila harganya terjangkau, enak, serta menawarkan tempat yang nyaman”, tukasnya menjelaskan. Di samping itu, kuliner sebenarnya juga bisa dikembangkan untuk membidik pasar masyarakat umum atau wisatawan yang berkunjung ke Jogja.

Dengan bekal keberhasilan yang ia dapatkan dari Simply Fresh, Agung pun tidak tinggal diam. Ia semakin melebarkan pangsa pasarnya dengan membuka sejumlah Guesthouse dengan nama Simply Hommy, dengan jumlah 20 unit rumah yang tersebar di Yogyakarta. Lalu untuk bidang kuliner, ia juga membuka restoran Steak di Jakarta dengan nama Bobby’s Steak, serta mulai merambah ke usaha Kripik Sehat yang kesemuanya tergabung ke dalam Simply Group.

Agung juga berpesan agar jangan takut tidak memiliki modal saat ingin berwirausaha. “Pengusaha itu harus berani ambil resiko, beda dengan profesional atau karyawan yang relatif lebih ke arah safety”, jelasnya.

Menjadi wirausaha tentunya akan dihadapkan dengan banyak tantangan dan harus pandai membaca peluang. Tugas Anda adalah harus berani menerima tantangan itu dan mampu melakukan inovasi. Berani? Semangat ya! Lebih baik mencoba tapi gagal, daripada gagal mencoba! [CN/OCH/AGG/VIN] ^^



Tags : kiat menjadi wirausaha, bisnis, belajar berwirausaha, simply fresh laundry, tips menjadi wirausaha
Rubby Emir: Penyandang Disabilitas Juga Perlu Pekerjaan Enterpreunership,
Senin, 14/11/2016 09:35 WIB Rubby Emir: Penyandang Disabilitas Juga Perlu Pekerjaan
Chasan Muhammad: Sukses Kelola Tiga Bisnis di Usia Muda Enterpreunership,
Rabu, 09/11/2016 11:35 WIB Chasan Muhammad: Sukses Kelola Tiga Bisnis di Usia Muda
Fandi Rahmat Widianto: Mengambil Peluang dari Referensi Jajanan Asing Enterpreunership,
Selasa, 05/01/2016 11:08 WIB Fandi Rahmat Widianto: Mengambil Peluang dari Referensi Jajanan Asing
Tano Nazoeaggi: Bekerja dan Berkarya Lebih dari yang Asli Enterpreunership,
Selasa, 22/12/2015 11:07 WIB Tano Nazoeaggi: Bekerja dan Berkarya Lebih dari yang Asli
Muhammad Ridho: Sukses Terinspirasi Jajanan Kesayangan Enterpreunership,
Rabu, 09/09/2015 09:45 WIB Muhammad Ridho: Sukses Terinspirasi Jajanan Kesayangan
Agung Nugroho : Cerdas Tangkap Bisnis Laundry Inovatif | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png