Office Hour, Kamis, 27/06/2013 11:46 WIB

Research&Development: Otak di Balik Pengembangan Produk

Lonjakan penduduk kelas menengah sedang terlihat jelas di Indonesia. Kita bisa melihat makin banyak orang yang mampu membeli mobil, ponsel pintar, komputer dan piranti canggih lainnya. Di satu sisi, fenomena tersebut menandakan pesatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di sisi lain, kita bisa menyayangkan bahwa seluruh produk-produk tersebut merupakan barang impor, bukan karya asli anak bangsa.
Research&Development: Otak di Balik Pengembangan Produk
Lonjakan penduduk kelas menengah sedang terlihat jelas di Indonesia. Kita bisa melihat makin banyak orang yang mampu membeli mobil, ponsel pintar, komputer dan piranti canggih lainnya. Di satu sisi, fenomena tersebut menandakan pesatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di sisi lain, kita bisa menyayangkan bahwa seluruh produk-produk tersebut merupakan barang impor, bukan karya asli anak bangsa.
Seperti dilansir oleh investor.co.id, semua itu terjadi karena Indonesia masih lemah dalam penguasaan teknologi, inovasi, serta dukungan riset dan pengembangan (research and development) yang memadai. Padahal tiga unsur tersebut merupakan kunci pengembangan produk-produk canggih dan berteknologi tinggi.

Melihat fenomena tersebut, tak dapat dipungkiri lagi bahwa profesi di bidang Research and Development (R&D) memegang peranan penting dalam pengembangan produk-produk dalam negeri. Profesi bidang R&D menjadi salah satu bagian penting dalam perusahaan manufaktur. Dengan adanya sumber daya manusia R&D yang handal, industri manufaktur nasional tidak semakin tersisih.

Seluk Beluk R&D

Secara umum, divisi R&D dalam perusahaan memiliki fungsi untuk melakukan penelitian dan mengembangkan penelitian tersebut. Penelitian yang dilakukan menyangkut semua kebutuhan perusahaan yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui produk yang dibutuhkan masyarakat, atau persepsi masyarakat mengenai suatu produk. Hasil dari penelitian tersebut digunakan untuk menciptakan sistem baru yang lebih baik bagi perusahaan.
   
Demikian juga divisi R&D di PT Astra Daihatsu Motor. Divisi ini melakukan survei pasar, membuat model dan desain produk, hingga melakukan monitoring prosedur. Divisi R&D di PT Astra Daihatsu Motor juga merangkum laporan dari tiap-tiap rapat koordinasi. “Jadi, sebelum membuat produk, R&D melakukan survei pasar, kemudian dituangkan ke dalam desain produksi,” terang Fasiendra, Staff Organization System and Recruitment Department, HR Division PT Astra Daihatsu Motor.

Kualifikasi yang Dibutuhkan


Untuk menduduki kursi R&D, seseorang harus memiliki keterampilan khusus atau special skill sesuai perusahaan tempatnya bekerja. Seorang staf R&D di perusahaan manufaktur otomotif tentunya harus menguasai pengetahuan teknis mengenai otomotif. Dengan demikian, ia dapat melakukan analisis teknis secara mendalam untuk terus mengembangkan produk.

Di PT Astra Daihatsu Motor, special skill juga menjadi salah satu pertimbangan utama seorang pelamar diterima di bagian R&D. “Untuk R&D, biasanya minimal D3 dan S1 atau setara D4, dari jurusan elektro, desain produk, dan teknik mesin,” ujar Fasiendra. Untuk desain produk, staf R&D juga harus menguasai keterampilan khusus yang terkait misalnya sketching, rendering, dan mampu menggunakan piranti lunak AutoCAD.

Sementara untuk kualifikasi umum pelamar, tidak jauh berbeda dengan kualifikasi posisi lainnya di industri manufaktur. Di PT Astra Daihatsu Motor, umumnya pelamar harus memiliki IPK di atas 3,00, usia maksimal 27 tahun, dan mampu berbahasa Inggris.

Dapat dikatakan, profesi di bidang R&D merupakan pekerjaan yang membawa kemajuan. R&D menjadi salah satu ujung tombak dalam perkembangan produk dan perusahaan ke arah yang lebih baik. Anda berminat menekuni profesi di bidang R&D? Segera persiapkan diri Anda dengan keterampilan yang memadai ya! Selamat berjuang! [CN/RFK/VIN]^^

     

Tags : research and development, R&D, Astra Days, lowongan kerja
Research&Development: Otak di Balik Pengembangan Produk | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png