Career Issue, Jumat, 06/11/2015 16:05 WIB

3 dari 5 Orang Ambil Magang Bukan Karena Kewajiban dari Kampus

Banyak mahasiswa ikut program magang karena mengejar nilai semata. Apa selalu demikian?
3 dari 5 Orang Ambil Magang Bukan Karena Kewajiban dari Kampus
Di berbagai universitas, magang sudah menjadi kuliah wajib yang harus ditempuh. Namun ada juga program studi tertentu yang tidak mewajibkan magang sebagai salah satu cara memenuhi nilai.

Meskipun magang tidak menjadi salah satu syarat akademik bagi 53% mahasiswa, namun ternyata mereka mengatakan bahwa magang merupakan salah satu cara penting untuk mengembangkan diri.

Fakta ini kami temui berdasar survei seputar magang yang dilakukan Careernews Oktober 2015 lalu kepada 114 responden. Survei melibatkan berbagai pihak sebagai responden, mulai dari jobseeker, karyawan, dan mahasiswa.

Dari survei tersebut, didapat data bahwa lebih dari separuh responden memandang magang sebagai cara untuk mengembangkan diri. Sebanyak 45% lainnya memandang magang sebagai cara menerapkan ilmu yang sudah di dapat di kampus.

Dalam salah satu artikel Careernews yang berjudul “Mencuri Didikan Ilmu Profesional Lewat Magang”, disebutkan jika kegiatan magang memang memberi banyak manfaat. Mahasiswa bisa mendapat banyak ilmu dari perusahaan. Peserta magang juga dilatih mampu bekerja di bawah tekanan dan target seperti pada umumnya karyawan.

Begitu banyak manfaat bisa diambil dari program magang ya? Hasil survei kami pun mengatakan 3 dari 5 responden mengatakan bahwa keinginan mereka mengambil magang bukan karena desakan kewajiban semata. Wow! Ini seperti mengindikasikan kalau responden tahu akan manfaat magang bagi karier ke depannya.

Nah, bagaimana denganmu? Sudah berniat atau memutuskan untuk magang?



Penulis        : Sandi Iswahyudi

Editor          : Rita Pamilia

Grafis          : Ardiansyah Bahrul

Tags : magang, people development, kerja praktek,
3 dari 5 Orang Ambil Magang Bukan Karena Kewajiban dari Kampus | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png