Web
Analytics
Career Issue, Selasa, 27/03/2018 16:03 WIB

The Intern: Bagaimana Dua Generasi Bisa Lekat Dalam Budaya Serba Berbeda

Menarik! Menghadirkan dua tokoh beda generasi, film berdurasi 120 menit ini menyajikan pelajaran-pelajaran berharga mengenai kehidupan dan karier. Pernah nonton?

The Intern: Bagaimana Dua Generasi Bisa Lekat Dalam Budaya Serba Berbeda
The Intern: Bagaimana Dua Generasi Bisa Lekat Dalam Budaya Serba Berbeda

Kadang kita tidak menyadari, pengalaman merupakan guru terbaik. Ia tidak akan pernah tua, dan senantiasa menuntun kita ke arah yang lebih baik. Seperti kisah yang epic dimainkan Robert De Neiro dan Anne Hathaway.



Sebuah film bergenre drama komedi yang sutradarai Nancy Meyers pada tahun 2015 ini mengisahkan persahabatan dua generasi. Ben Whittaker (Robert De Niro), seorang pensiunan berusia 70 tahun secara ‘tak sengaja’ terpilih jadi karyawan magang senior di AboutToFit.com

Mengisi Hari Tua Dengan Magang

Cerita bermula ketika Ben perlahan bosan dengan kehidupan masa tuanya sebagai seorang pensiunan salah satu perusahaan pembuat buku telepon di Brooklyn. Hari-hari Ia lalui dengan hampa karena tak ada lagi yang harus dikerjakan. Kesepian Ben bertambah saat sang istri harus pergi meninggalkannya menghadap Sang Pencipta.

Suatu saat ketika Ia sedang berbelanja, Ben melihat kesempatan program 'magang senior' di AboutToFit.com, yang dipimpin oleh Jules Ostin (Anne Hathway). Ben melamar program tersebut, dan diterima. Hari-hari Ben pun berubah setelah turut bergabung dalam perusahaan e-commerce yang dibangun Jules. 

Dari film ini penonton bisa melihat suasana kerja di About The Fit yang “kekinian” dengan meja karyawan yang tanpa sekat, spot untuk bersantai dan bermain yang super nyaman, dekorasi ruang yang dinamis dan jelas tidak ada seragam kantor! Terlihat nyaman banget pokoknya!

Adaptasi = Penghapus Gap Generasi

Pada mulanya, hubungan antara Ben dan Jules tak istimewa, bahkan Jules abai dan sempat menganggap keberadaan Ben sebagai ‘pengganggu’. Untung, Ben yang bisa memposisikan diri sebagai pemagang lanjut usia diantara 200 karyawan lain yang lebih muda.

Meski sudah usia lanjut, 70 tahun, bakat Ben di masa lalu seperti jeli sebagai pengamat, dan pintar membaca situasi membuat dirinya digemari oleh teman kerjanya. Bahkan ia mampu lho, mengikuti gaya kerja ala start up yang serba cepat dan digital. Ben mampu memberi contoh kepada generasi seangkatannya, bagaimana hidup selaras dengan generasi yang lebih muda darinya. Matang, dan tak menggurui. Mengesankan!

Sikap bijaksana inilah yang membuat Ben yang sebenarnya telah 'kenyang' dengan pengalaman menjadi cepat dikenal dan disukai rekan-rekannya. Semua rekan kerja di kantor mengakui kemampuan Ben tersebut sebagai hal yang luar biasa. Kegigihannya bekerja sebagai asisten direktur pula membuat Jules perlahan menerima Ben.

Di satu sisi, perhatian Ben pada pribadi Jules ternyata mampu mengisi kekosongan rasa kasih sayang orang tua yang tidak dirasakannya selama ini. Jules yang selalu membanggakan diri sebagai wanita karir mandiri dan sukses ternyata menyimpan masalah keluarga yang membuat Ben bersimpati. 

Kisah keluarga masa depan yang digambarkan Jules sebagai wanita pencari nafkah, sedangkan suami di rumah sempat menjadi salah satu titik menarik di film ini. di sini pula, kiprah Ben turut masuk ke dalam problem keluarga Jules. Haru, kemudian menjadi hasil emosi yang terbangun ketika sampai pada titik konflik ini. Percaya deh, kalian pasti akan menangis. 

Kekuatan film ini bukan terletak pada setting tempat, namun pada alur ceritanya yang emosional. Diceritakan secara natural dan tanpa terkesan dipaksakan untuk dianggap lucu atau dramatis. Nancy, sang sutradara mampu menjadikan The Intern salah satu film yang wajib ditonton pecinta layar lebar.  Ditambah lagi, kecantikan Anne Hathway, dan kebijaksanaan yang melekat pada sosok yang lebih matang, Robert De Niro menambah poin plus film ini.

Film ini juga mengingatkan kepada kita, generasi muda agar tak meremehkan budaya lama yang sebenarnya masih bermanfaat di masa yang sekarang.

Bagi para jobsekeer, The Intern bisa kamu jadi 'camilan' dikala sedang bosan atau jenuh. Ringan, lucu dan cukup mengharukan. Serta, tentunya banyak nilai-nilai yang bisa kamu ambil dari kisah nan keren ini. 



Penulis : Nikita Yolania

Editor : Puspa Aqirul Mala

Grafis : Anugerah Wisnu

The Intern: Bagaimana Dua Generasi Bisa Lekat Dalam Budaya Serba Berbeda | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png