Release, Senin, 21/05/2018 00:00 WIB

Liburan Sekaligus Kerja di Australia Lewat Working Holiday Visa

Bekerja di negeri Kanguru sembari menikmati liburan bisa dilakukan secara bersamaan. Contohnya lewat Working Holiday Visa!
Liburan Sekaligus Kerja di Australia Lewat Working Holiday Visa
Kerja di luar negeri bakal jadi pengalaman yang sangat berharga. Coba Working Holiday Visa untuk wujudkan impianmu.
Kerja di Australia tak sesulit yang kamu bayangkan. Kamu bisa mengambil Working Holiday Visa untuk mencicip bekerja di sana dengan jangka waktu maksimal satu tahun. Working Holiday Visa merupakan program kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Australia yang ada sejak tahun 2009. Pemerintah Australia memberikan kesempatan bagi 1.000 orang WNI untuk bisa bekerja di Australia. 

Hingga tahun ini, kuota tersebut belum terpenuhi secara maksimal. Itu artinya, peluang dan kesempatanmu masih terbuka lebar! Lalu bagaimana persyaratannya? 

Persyaratan pendaftarannya relatif mudah, antara lain: 

1. Mendapatkan gelar sarjana S1, tidak ada persyaratan akreditasi perguruan tinggi 
2. Menyelesaikan pendaftaran secara online 
3. TOEFL minimal 500 
4. Melengkapi CV, mengisi formulir pendaftaran 

5. Memiliki uang minimal AUD 5.000 di tabungan, yang dibuktikan dengan rekening koran 

Di Australia, kamu akan mendapatkan visa izin kerja. Aldorio Prasetyawan Satriajaya, salah seorang peserta program, menjelaskan alur pembuatan visa tersebut. Lelaki yang kerap disapa Aldo ini menuturkan, setelah dirinya melakukan pendaftaran online di situs immi.gov.au, dirinya dipanggil untuk menjalani serangkaian wawancara di Kementerian Hukum dan HAM RI dengan membawa semua berkas yang telah dikirim melalui email

Setelah mendapat rekomendasi, semua berkas tersebut kemudian diproses menuju Australian Visa Application Centre (AVAC). AVAC adalah sebuah lembaga yang  bertugas untuk mengurus penerimaan dokumen dan pengajuan semua jenis visa ke Australia. Di AVAC, pendaftar akan kembali menjalani wawancara. "Jika berhasil, calon peserta akan mendapatkan ID untuk menjalani pemeriksaan x-ray di rumah sakit yang telah ditunjuk," ujar Aldo menuturkan. 

Setelah menjalani pemeriksaan, jika memang dinyatakan sehat dan tidak ada masalah, pihak kedutaan Australia akan mengirimkan visa elektronik ke email pendaftar. "Visa izin bekerja yang akan didapat bukan berwujud hardcopy, hanya visa elektronik berwujud kode tertentu," tambahnya. 

Namun demikian, program ini bukanlah program beasiswa. Kamu bertindak sebagai travel arranger, plus sebagai self-driver saat di Australia. Kamu sendirilah yang akan mengatur di mana kamu akan tinggal, pekerjaan apa yang akan kamu jalani, hingga bagaimana kamu bisa mendapatkan pekerjaan. Termasuk menentukan jadwal keberangkatan dan mengatur pembelian tiket. 

"Menurut pengalaman, saya tidak terlalu kesulitan mencari pekerjaan dan tempat tinggal saat berada di sana. Kuncinya adalah rajin membaca koran dan juga membuka situs seperti youthhostel.au, yha.com.au, atau bisa juga ke situs gumtree.com.au, semuanya ada," tuturnya mantap. 

Aldo menambahkan, program ini sebenarnya adalah promosi pemerintah Australia kepada warga Indonesia untuk menikmati pariwisata dan mengeksplorasi Australia. "Kerja itu hanya sampingan, tujuan utamanya adalah mendapat uang untuk travelling keliling Australia," tutur lulusan Jurusan Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini. 

Saat berada di Australia, Aldo cenderung memilih tipe pekerjaan casual karena pekerjaan tersebut dianggapnya lebih banyak mendatangkan keuntungan finansial daripada bekerja di kantor atau universitas. Ia bahkan pernah menjalani bekerja sebagai pengumpul wool untuk penginapan dan ternyata bayaran yang ia dapat cukup menjanjikan, sekitar AUD 16-20 per jam. 

"Pekerjaan yang berbayar paling tinggi biasanya adalah di bidang konstruksi sebab sumber daya manusia di negara mereka (Australia, -red), khususnya untuk pekerja kasar, jumlahnya sedikit," cerita laki-laki asal Magelang ini. 

Menarik bukan? Kamu bisa mencicip pengalaman bekerja di luar negeri sekaligus travelling di negara impianmu. Berani apply? [careernews]



Penulis : Vinia R. Prima




Tags : whv, working holiday visa, working holiday, visa australia,
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Jumat, 21/09/2018 10:28 WIB Dari Nol Sampai Jadi Iklan, Gimana sih Prosesnya?
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Jumat, 14/09/2018 08:00 WIB Kerja di Agensi Iklan: Dapat Benefit yang Cukup Bersaing!
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Kamis, 13/09/2018 00:00 WIB Ternyata Talent Seperti Ini Yang Diinginkan Bank Indonesia
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Selasa, 28/08/2018 10:00 WIB Parodi Kerjaan di Agency (Baca: Ahensi) yang Bisa Kamu Ketahui
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Selasa, 10/07/2018 17:09 WIB Hal Ini Bisa Jadi Indikator Kalau Kamu Siap Berkarier
Liburan Sekaligus Kerja di Australia Lewat Working Holiday Visa | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png