Do You Know, Senin, 23/01/2017 14:42 WIB

Tahu Efeknya, Kamu Mungkin Akan Berpikir Ulang untuk Menikmati 'Kesendirianmu"

Buat yang ngaku bisa kerja lebih produktif kalau sendirian, awas bahaya kesehatan sedang mengancam!
Tahu Efeknya, Kamu Mungkin Akan Berpikir Ulang untuk Menikmati 'Kesendirianmu
Bekerja adalah seni yang mungkin akan berbeda praktiknya antara satu individu dengan individu yang lain. Setiap orang tentunya punya caranya masing-masing untuk bisa menyelesaikan pekerjaan.

Ada yang suka bekerja dalam tim, ada juga yang lebih optimal jika bekerja secara individu. Ada yang bekerja harus dalam suasana tenang dan hening tapi ada pula yang tidak bisa bekerja kalau suasana di sekitarnya tidak ramai.

Ada beberapa jenis pekerjaan yang memang harus dilakukan sendiri, misalnya editor video atau editor naskah buku. Pekerjaan-pekerjaan tersebut memang tidak menuntut adanya interaksi sosial dan kerja sama tim yang intens. Bisa dibilang mereka adalah yang bekerja dalam kesendirian.

Namun, penelitian terbaru dari Mental Health Foundation di Inggris mengungkapkan fakta serius soal kesendirian atau kesepian. Dilansir dari tirto.id, lembaga ini menemukan bahwa satu dari 10 orang di Inggris merasakan kesepian dan 48 persen merasakan kesepian secara umum. Tak mengherankan, karena berdasar survei Badan Pusat Statistik Inggris, Britania Raya dinobatkan sebagai “Ibukotanya Kesepian di Eropa”.

Masih dari sumber yang sama, Professor John Cacioppo dari Universitas Chicago mengungkapkan bahwa merasa kesepian dapat meningkatkan risiko serangan jantung, demensia, depresi, susah tidur, meningkatkan tekanan darah, dan mengurangi kekebalan tubuh. Bahkan, dia menyamakan efek dari rasa kesepian dengan merokok 15 batang sehari.

Menurut Cacioppo pula, orang di atas 50 tahun lebih mudah merasakan kesepian. Hal itu terjadi karena banyak di antara mereka yang telah pensiun. James Gray misalnya, pensiunan asal Irlandia ini sampai memasang iklan di Irish Post untuk mencari orang yang mau menghabiskan malam Natal bersamanya.

Sayangnya, saat ini kesepian tidak hanya dialami oleh mereka yang telah pensiun. Banyak orang usia produktif pun merasakan hal ini karena tuntutan pekerjaan. Dilansir dari bbc.co.uk, berdasar laporan dari Mental Health Foundation, hampir 60 persen responden berusia 18–34 tahun sering merasakan kesepian. Sedangkan, hanya 35 persen dari responden berusia di atas 55 tahun yang merasakan perasaan ini.

Selain pekerjaan, dewasa ini, perasaan kesepian memang muncul khususnya karena dukungan kemajuan teknologi. Teknologi memang memudahkan tapi juga mengisolasi. Mereka yang memiliki hubungan pertemanan baik seperti di media sosial, belum tentu bisa terhindar dari rasa sepi.

Oleh karenanya, Julianne Holt-Lunstad, ilmuan dari Brigham Young University menegaskan pada setiap orang untuk lebih serius memperlakukan hubungan sosialnya. Menurutnya, efek negatif dari rasa sepi mungkin bisa dibandingkan dengan efek dari obesitas.

Penelitian dari University of York juga mengungkapkan bahwa perasaan kesepian memiliki efek negatif bagi jantung. Stres dan ketakutan yang muncul karena rasa sepi bisa memunculkan perasaan tak nyaman pada tubuh yang lambat laun berimbas pada kesehatan jantung.

Dari penelitian ini diungkap pula bahwa 29 persen orang dengan perasaan kesepian dan terisolasi secara sosial berisiko mengalami penyakit jantung dan 32 persen lainnya berisiko terkena stroke.

Nah, sudah saatnya bagi kita untuk lebih bijak menyikapi teknologi. Saat ini, pekerjaan mungkin akan lebih cepat selesai dengan tersedianya teknologi. Namun setelahnya, bersosialisasi secara langsung alias face to face juga penting lho. Coba letakan gadget sejenak dan nikmati jamuan seru bersama-sama teman-teman di tempat favoritmu! Face to face!




Penulis      : Rita Pamilia

Editor        : Yuana Anandatama


Tags : jobdesc editor, editor buku, jobseeker, pekerjaan sendiri, kerja sendiri,
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Senin, 09/10/2017 15:00 WIB Nah, Ini Dia 'Momok' Bagi Mimin Medsos!
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Rabu, 14/06/2017 15:00 WIB Mau Kerja di IKEA? Pahami Budaya Perusahaannya
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Kamis, 08/06/2017 00:00 WIB Dari Fashion Hingga Sayur Mayur, Ini Potret Start Up 2017
Tahu Efeknya, Kamu Mungkin Akan Berpikir Ulang untuk Menikmati 'Kesendirianmu" | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png