Do You Know, Senin, 23/05/2016 14:33 WIB

Produksi Bahan Peledak Pun Alat Militer, Ternyata Sektor Ini Milik BUMN!

Sebanyak 119 BUMN bergerak di beragam sektor. Sudahkah kamu kenali BUMN yang bergerak di sektor unik?
Produksi Bahan Peledak Pun Alat Militer, Ternyata Sektor Ini Milik BUMN!
Berkarir di perusahaan BUMN memang jadi dambaan banyak orang. Sebagai jobseeker, kamu tentunya akan lebih mengekplorasi wawasan seputar BUMN, termasuk sektor-sektornya. Ternyata beberapa bergerak di bidang yang terbilang unik, lho!

Keunikan sektor-sektor ini karena cukup asing terdengar bagi banyak orang. Sebagian bahkan mungkin tidak menyangka ada BUMN yang bergerak di sektor tersebut. Yuk, simak apa saja perusahaan-perusahaan itu!


1. Produsen bahan peledak

BUMN yang bergerak di bidang ini adalah PT Dahana. Meski namanya terdengar biasa saja tapi perusahaan ini bergerak di sektor yang terbilang 'mengerikan'. Pasalnya, PT Dahana adalah perusahaan yang memproduksi bahan peledak. Lebih lengkapnya, seperti dilansir dari website resmi perusahaan, PT Dahana bergerak di bidang industri strategis yang memberi layanan bahan peledak terpadu untuk sektor migas, pertambangan umum, kuari dan konstruksi, serta sektor pertahanan keamanan.

Perusahaan ini tak hanya dikenal di dalam negeri saja tapi juga pernah ikut pameran produk peledak di Malaysia. Tahun 2012, PT Dahana mampu mencetak prestasi dengan menyelesaikan pembangunan fasilitas pengembangan dan manufaktur terbesar di ASEAN, bernama Energetic Material Center (EMC) yang berlokasi di Subang, Jawa Barat.

Berkarir di industri dengan produk 'berbahaya' tentu terbilang berisiko tinggi. Namun demikian, perusahaan ini mampu menunjukkan sistem manajemen yang efektif dan tata kelola yang baik.


2. Foto udara hingga jasa persewaan pesawat

PT. Survai Udara Penas (Persero), perusahaan ini lebih dikenal dengan nama Penas. Didirikan pada 31 Mei 1961, awalnya Penas bertujuan untuk memenuhi kebutuhan foto udara dan peta, terutama untuk keperluan militer dan juga sipil di Indonesia. Usaha pemotretan lewat udara ini dimulai sejak tahun 1945, pasca kemerdekaan, dengan alat peninggalan Jepang. Kemudian di tahun 50-an, aktivitas ini semakin berkembang sehingga dibentuk Lembaga Aerial Survey (LAS).

LAS kemudian berubah nama jadi Perusahaan Umum (Perum) Penas tahun 1974. Karena dituntut untuk lebih luwes, dinamis, dan efisien, di tahun 1991 berubah menjadi PT Survai Udara Penas (Persero) dan berorientasi pada profit. Penas mengoperasikan beberapa jenis pesawat untuk tujuan foto udara

Usaha Penas hingga kini tidak terbatas pada foto udara. Untuk meningkatkan profit perusahaan, Penas juga menyediakan jasa persewaan pesawat udara perusahaan untuk berbagai keperluan angkutan udara, seperti angkutan penumpang, cargo, hujan buatan maupun Medevac (Medical Evacuation). Mau naik pesawat berasa milik sendiri? Sewa saja Penas!


3. Pusat penelitian tenaga nuklir 

Negara kita juga punya institusi yang berkecimpung di ranah nuklir, lho. Badan Tenaga Nuklir Nasional atau sering disingkat sebagai Batan, sesuai namanya BUMN ini bergerak di bidang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan tenaga nuklir.

Menurut informasi di situs resminya, sejarah perusahaan ini dimulai dari kegiatan pengembangan dan pengaplikasian teknologi nuklir di Indonesia, yang diawali dari pembentukan Panitia Negara untuk Penyelidikan Radioaktivitet di tahun 1954. Tugas mereka adalah melakukan penyelidikan kemungkinan jatuhan radioaktif dari uji coba senjata nuklir yang ada di Lautan Pasifik. Kemudian di tahun 1958, dibentuk Dewan Tenaga Atom dan Lembaga Tenaga Atom (LTA), yang  disempurnakan jadi Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), guna perkembangan, pendayagunaan, dan pemanfaatan tenaga atom bagi kesejahteraan masyarakat.

Hingga kini, Batan telah membuka pusat penelitian berkaitan dengan nuklir yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Berbagai inovasi berhasil dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.


4. Penghasil peralatan militer

Sering melihat senjata api di film-film action? Bagi karyawan PT Pindad, tentu tak asing melihat bahkan menyentuh senjata api asli yang punya kemampuan melumpuhkan lawan. BUMN ini memang bergerak di bidang produk mesin seperti generator dan senjata untuk militer. Jadi, melihat senjata api, bahan peledak, amunisi, bahkan kendaraan perang, bukan hal asing bagi karyawan di sana.

Sebagai negara berkembang dan terkesan tidak lebih 'canggih' dari negara maju lain, Indonesia punya perusahaan penghasil senjata yang banyak diapresiasi. Dilansir dari laman resmi perusahaan, PT Pindad bercita-cita jadi produsen peralatan pertahanan dan keamanan terkemuka di Asia pada tahun 2023, yang ditempuh dengan upaya inovasi produk dan kemitraan yang strategik.

PT Pindad berawal dari bengkel peralatan militer di Surabaya dengan nama Artillerie Constructie Winkel (ACW) yang didirikan tahun 1808. Bengkel ini berubah jadi pabrik dan dipindah ke Bandung di tahun 1923 sejak berganti pengelola. Kemudian di tahun 1950, Pemerintah Belanda menyerahkan pabrik Indonesia dan diberi nama Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM).

PSM kemudian menjadi sebuah industri alat peralatan militer yang dikelola oleh Angkatan Darat, yang kemudian beralih status menjadi BUMN dan berganti nama menjadi PT Pindad. Nama perusahaan ini sempat berganti-ganti dan kemudian akhirnya kembali lagi ke nama PT Pindad di tahun 2002. Perusahaan pemasok peralatan militer dan aparat negara ini menjadikan Eropa dan NATO sebagai kiblat produk mereka. Kualitasnya pun telah mencapai kelas dunia dan tak hanya digunakan di Indonesia saja tapi telah berhasil menarik perhatian dunia internasional.

Bagaimana, wawasanmu seputar BUMN sudahkah bertambah? Share pendapatmu di kolom komentar, ya!



Penulis      : Ratih Wilda

Editor        : Yuana Anandatama

Grafis        : Tongki Ari Wibowo

Tags : Do You Know, BUMN, perusahaan BUMN, karir BUMN, lowongan kerja BUMN, jobseeker, mahasiswa,
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Rabu, 08/11/2017 15:00 WIB Kini Kamu Bisa Ungkap Kepribadianmu Melalui Gadget!
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Senin, 09/10/2017 15:00 WIB Nah, Ini Dia 'Momok' Bagi Mimin Medsos!
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Rabu, 14/06/2017 15:00 WIB Mau Kerja di IKEA? Pahami Budaya Perusahaannya
Pergi Umroh, KD Terharu Raul Menangis Do You Know,
Kamis, 08/06/2017 00:00 WIB Dari Fashion Hingga Sayur Mayur, Ini Potret Start Up 2017
Produksi Bahan Peledak Pun Alat Militer, Ternyata Sektor Ini Milik BUMN! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png