Do You Know, Jumat, 31/10/2014 14:00 WIB

Dunia Pun Melongo: Sebab Mereka yang Menggebrak Ada di Sini! Kamu Pun Bisa, Kok!

Dunia pun harus mengakui kehebatan mereka. Dari mulai penjelajah hingga seorang mahasiswa Oxford berusia 11 tahun, semuanya ada di sini!
Dunia Pun Melongo: Sebab Mereka yang Menggebrak Ada di Sini! Kamu Pun Bisa, Kok!
Mereka-mereka ini mendulang kesuksesan di usia yang sangat muda, bahkan beberapa di antaranya masih remaja.

Berita baiknya, setelah membaca ini, kamu mungkin akan berangan-angan bahwa anakmu kelak bisa seperti mereka. Berita buruknya, mungkin kini kamu sudah mulai beranjak dewasa, bahkan telah berusia lebih dari 20 tahun, dan tentu kamu tidak akan masuk dalam kategori ini. Namun demikian, bertambah usia bukan berarti berhenti berkarya dan berbuat banyak hal positif.


Namun enggak ada salahnya juga kan untuk tahu siapa saja yang sukses di bidangnya pada usia yang masih sangat muda? Check this one out seperti dilansir howstuffworks.comtokohindonesia.com, dan juga dari Careernews sendiri.


1. Temba Tsheri
Saat berusia 16 tahun pada tahun 2001, lelaki berkebangsaan Nepal ini telah berhasil mencapai puncak Gunung Everest! Pendakian tersebut merupakan pendakian keduanya setelah sebelumnya ia gagal pada tahun 2000 karena tiba-tiba ada badai salju. Namun, ia akhirnya berhasil mendaki gunung yang memiliki tinggi 29.035 dpl dan merupakan gunung tertinggi di dunia ini. Jadi kamu tentu bisa membayangkan bagaimana perjuangannya mendaki, kan? Sejak saat itu, seluruh dunia tahu siapa bocah yang telah berhasil menaklukkan puncak gunung yang selalu tertutup salju itu.

2. Michael Perham
Dialah seorang pemuda yang berhasil menjelajah Samudera Atlantik dengan kapal yacht pribadinya yang ia beri nama Cheekey Monkey. Ia mampu bertahan selama 6 minggu di atas laut dan berhasil menyelesaikan pelayarannya sepanjang 3.500 mil pada Januari 2007 di saat dirinya baru menginjak umur 14 tahun!

3. Arfa Karim Randhawa
Siapa sangka, di saat usia gadis ini baru 10 tahun, ia berhasil lolos pada ujian Microsoft Certified Professional! Bill Gates kemudian sangat mengapresiasi perempuan cilik asal Pakistan ini. Arfa pun kemudian mengajukan permintaan agar Bill Gates memberikannya pekerjaan di Microsoft. Namun saat itu Gates menolaknya dengan alasan bahwa Arfa harus melanjutkan sekolah untuk beberapa saat dan akan diberikan kesempatan magang di Microsoft.

4. Ruth Elke Lawrence
Kalau selama ini kamu mengira bahwa usia mahasiswa berkisar antara 17-25 tahun, pernyataan itu salah besar. Ada seorang mahasiswa termuda bernama Ruth Elke Lawrence yang berhasil kuliah di Oxford pada usia 11 tahun pada 1981 karena berhasil menyelesaikan soal ujian masuk Universitas Oxford di bidang matematika! Sejak itu, ia menjadi murid termuda dan pada akhirnya berhasil lulus dua tahun kemudian. Kini Ruth telah menjadi seorang dosen di Jerussalem.

5. Balamurali Ambati
Tak mengherankan kalau Guinness Book of World Records memberinya penghargaan. Bagaimana tidak, di usianya yang ke-17, Ambati telah berhasil menjadi seorang dokter! Dia pun dinobatkan sebagai dokter termuda di dunia pada saat itu. Kini, Ambati banyak melakukan riset dan menjadi seorang dokter dengan spesialisasi ophthalmology.

6. Michelle Wie
Kalau kamu pencinta olahraga terutama golf, namanya tentu tidak asing. Ya, Wie adalah juara turnamen golf bertajuk Women's Amateur Public Links pada tahun 2003 di saat usianya baru menginjak 14 tahun!

Bagaimana dengan Indonesia? Jangan salah, Indonesia juga memiliki pemuda-pemudi yang berkualitas sejak zaman dulu. Terbukti oleh beberapa orang yang ada di bawah ini.


1. Dr. Soetomo
Pada usia 17 tahun, ia menjadi terkenal ketika berhasil menjadi orang kedua di Hindia Belanda yang mencapai peringkat Pandu Garuda, peringkat tertinggi sebuah kelompok yang mampu membangkitkan kesadaran nasional. Sebelum pendudukan Jepang, hanya tiga orang Indonesia yang berhasil mencapai peringkat tersebut. Lalu di usia 20 tahun, ia memimpin perlawanan terhadap penjajah lewat pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional.

2. dr. Cipto Mangunkusumo
Di usia 22 tahun, Cipto Mangunkusumo berhasil mendirikan sebuah organisasi politik yang bergerak berdasarkan demokrasi bernama Boedi Utomo. Ia juga merupakan segelintir orang Indonesia yang berkesempatan mengenyam pendidikan di negeri kincir angin, Belanda, pada saat itu.

3. Prof. Nelson Tansu

Saat berusia 18 tahun, laki-laki kelahiran Medan tahun 1977 ini berhasil memperoleh beasiswa dari Bohn’s Scholarships untuk kuliah di jurusan matematika terapan, teknik elektro, dan fisika di Universitas Wisconsin-Madison, Amerika Serikat dan berhasil lulus tiga tahun kemudian. Ia pun kemudian berhasil meraih gelar doktor di usia 26 tahun dan menjadi asisten profesor di bidang electrical and computer engineering.


Saat ini Prof. Nelson, menjadi profesor di universitas ternama Amerika, Lehigh University, Pennsylvania dan mengajar para mahasiswa di tingkat master (S-2), doktor (S-3) dan post doctoral Departemen Teknik Elektro dan Komputer. Lebih dari 84 hasil riset maupun karya tulisnya telah dipublikasikan di berbagai konferensi dan jurnal ilmiah internasional. Bahkan, tiga penemuan ilmiahnya sudah dipatenkan, di mana salah satu dari ketiganya menjadi buku pegangan wajib bagi mahasiswa S1 di Amerika Serikat! Wow!


4. Arie Kurniawan dan Arfian Fuadi

Duo kakak beradik asal Salatiga, Jawa Tengah, ini berhasil menyabet juara pertama dalam "3D Printing Challenge" yang diadakan General Electric (GE) tahun 2014. Mereka pun berhasil mengalahkan karya insinyur lulusan universitas terkemuka dunia termasuk Oxford. Mereka berasal dari keluarga kurang mampu tetapi memiliki semangat juang yang luar biasa.


Mereka pun harus meminjam komputer saudaranya untuk belajar tentang desain dan engineering sembari berjualan susu dan menjadi tukang tambal ban. Namun sekarang, hampir seluruh dunia tahu siapa mereka. Mereka pun kini memiliki usaha Dtech Engineering, bisnis jasa desain yang mendunia, melayani pemesanan desain tiga dimensi dari seluruh penjuru bumi.


Berkaca pada beberapa tokoh di atas, bagaimana penilaianmu terhadap dirimu sendiri saat ini? Bersyukurlah terhadap segala capaian yang telah kamu raih hingga saat ini dan tetaplah berusaha menggapai mimpi. Namun mungkin dalam suatu kondisi, kita akan dihadapkan pada sebuah situasi yang menyebabkan kita harus menunda mimpi tersebut. Solusinya? Jalani saja dan jangan pernah menghapuskannya dari angan di benak kita. Kalau pada akhirnya gagal? Buatlah mimpi yang baru!

Semoga mimpi-mimpi memang tak akan pernah hilang. Kalaupun mungkin hilang, cobalah untuk menganggap dan membiarkan mimpi-mimpi itu berinkubasi menjadi sebuah hobi. Ia akan selalu ada dan menghiasi hari jika kita bisa menyikapinya dengan kreatif.

Dan sebaiknya kamu jangan hanya bicara dan bermimpi tanpa aksi sama sekali.
Jadi.....ayo bangun! [CN]


Penulis       : Vinia Rizqi
Editor        : Rifki Amelia
Grafis        : Tongki A.W





Tags : tip sukses di usia muda, sukses di bawah 20 tahun, youngest in their field,
Dunia Pun Melongo: Sebab Mereka yang Menggebrak Ada di Sini! Kamu Pun Bisa, Kok! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png