Jobseeker / workplace, Selasa, 14/11/2017 15:09 WIB

Simak Kisah Mereka Yang Kerja Tak Sesuai Jurusan

Idealnya apa yang menjadi karir kita sesuai dengan jurusan yang kita pelajari di perkuliahan. Namun apa jadinya jika karir kita tak sesuai dengan jurusan kita?
Simak Kisah Mereka Yang Kerja Tak Sesuai Jurusan


Dua sosok ini dengan senang hati bercerita tentang karirnya. Keduanya bekerja di posisi strategis pada sebuah perusahaan e-commerce, Bhinneka.com yang hadir di career talk pada Kamis (2/11) lalu.  



Dalam sesi santai, Didit Noor mengawali career talk dengan memperkenalkan dirinya. Laki-laki asal Kota Sejuta Bunga, Magelang ini mengaku saat akan melanjutkan studi ke jenjang strata satu mengalami sedikit masalah. “Ya, saya sempat kecewa karena gagal masuk S1 TI UGM, terus daftar D3-nya aja, “ tuturnya sambil tertawa.

Akhirnya ia menghabiskan studinya hanya dalam kurun waktu 2,5 tahun. Setelah lulus, ia bekerja sebagai IT Developer di salah satu perusahaan di Jakarta, namun pekerjaan pertamanya tak berlangsung lama, dan ia melamar pada salah satu perusahaan penerbitan di Jakarta. 

Beberapa bulan kemudian perusahaan barunya sedang mengurangi karyawan. Beruntung, ia bukan salah satu yang terkena PHK. Namun, ia diharuskan mengemban posisi leader di salah satu divisi. “Itu tahun 2006 sampai 2007, karena kurang punya pengalaman menjadi pemimpin, maka saya kurang bisa memanajemen orang. Dua bulan stress, akhirnya saya kena tipes, haha“ terangnya sambil tertawa. 

Belajar dari pengalaman itu, ia sadar betapa pentingnya memiliki leadership skill untuk karyawan. “Tiap malam saya baca buku manajemen, bagaimana mengelola karyawan, bagaimana menghadapi karyawan yang memiliki beragam karakter, “ tuturnya. 

Ia juga sempat mengicipi karir di bidang IT Consultant. Kali ini ia menjadi seorang wirausahawan. Namun beberapa waktu kemudian perusahaannya mengalami penurunan “Ya intinya rugi. Menjadi entrepreneur berarti harus tahu semua disiplin ilmu, termasuk finance dan accounting, “ ungkap Didit.

Setelah gagal membangun bisnis, Didit diterima bekerja di Blackberry. Meski saat itu Blackberry juga sedang mengalami penurunan, namun ia tidak peduli, karena niat utamanya adalah untuk belajar. Banyak makan asam garam selama 12 tahun di dunia kerja tak membuatnya patah semangat dalam berkarya. Karena memiliki prinsip kuat tersebut akhirnya kini ia menjadi Engineer Manager di Bhinneka. “Yang perlu diingat meski lulus kuliah, namun proses belajar harus tetap berjalan, “ katanya.

Punya Passion di Bidang Lain

Dalam kesempatan yang sama, Irina turut membagi kisahnya. Perempuan lulusan Desain Komunikasi Visual ini juga tidak menggeluti pekerjaan sesuai jurusan kuliahnya. “Aku suka belajar desain, tapi aku punya passion lain, yakni menulis, “ tutur dara yang memutuskan menjadi wartawan di salah satu majalah terkenal pada awal karirnya.

“Dulu pas jadi wartawan, aku seneng banget karena lingkungan kerja menyenangkan, terus kerjaannya ketemu orang baru, wawancara artis dan photo shoot, “ ungkapnya. Setelah matang menjadi wartawan, ia menjajal dunia marketing. Ia juga pernah masuk di tim marketing, dan menjadi spesialis di media sosial, dan media relation di salah satu perusahaan start-up.  

Meski bekerja tidak selaras dengan jurusan kuliahnya, Irina mengaku sangat enjoy dengan pekerjaannya. Perempuan yang kini sibuk sebagai Brand Communication Manager ini sangat paham mengenai bidang kerjanya. 

“Kalian enggak apa-apa lho! Ngelamar kerjaan yang enggak sesuai dengan jurusan kalian, yang penting adalah punya ketertarikan dan nyaman dengan pekerjaan tersebut, “ pesannya kepada jobseeker.

Kuncinya : Penasaran dan Pantang Menyerah 

Irina menekankan ada dua hal yang perlu dipegang apabila kamu berada di posisi ini. “Curiousity, dan jangan gampang menyerah kuncinya. Jadi harus selalu penasaran, dan haus akan belajar supaya kita dapat pengetahuan, pengalaman yang banyak, “ tuturnya.

Ia juga memberi kiat-kiat dalam memilih lingkungan kerja. Menurut Irina, mencari perusahaan dengan karyawan yang majemuk bisa menjadi sarana belajar adaptasi yang baik. “Semakin banyak karakter manusianya maka akan banyak pula belajar memposisikan diri di lingkungan tersebut, jangan yang homogen, “ tegasnya.

Disinggung mengenai jenjang kerja, Irina dan Didit sepakat bahwa penting bagi kamu untuk mengawali dan membangun karir dari nol. “Kalau mau jadi employer, jadilah employee yang baik dulu, supaya tahu memperlakukan karyawan, “ pungkas Irina.

“Ya, bener banget, jadi kalau kalian berpikiran lulus kuliah langsung jadi analis dengan gaji 20 juta, itu sangat mustahil. Semua harus dimulai dari bawah. Karena tidak mungkin jadi manajer kalau tidak jadi bawahan dulu, “ tegas Didit. 


Penulis : Puspa A. Mala


[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
Kegiatan Ini Bisa Kamu Lakukan Meski Hujan Melanda Jobseeker / workplace,
Selasa, 21/11/2017 14:40 WIB Kegiatan Ini Bisa Kamu Lakukan Meski Hujan Melanda
Simak Kisah Mereka Yang Kerja Tak Sesuai Jurusan Jobseeker / workplace,
Selasa, 14/11/2017 15:09 WIB Simak Kisah Mereka Yang Kerja Tak Sesuai Jurusan
Ini Tip Untuk Tanggapi Anggota LGD Yang Tak Sependapat Denganmu Jobseeker / workplace,
Kamis, 09/11/2017 00:00 WIB Ini Tip Untuk Tanggapi Anggota LGD Yang Tak Sependapat Denganmu
Dimutasi Kerja? Enjoy Aja, Simak Tipnya Dari Christin! Jobseeker / workplace,
Senin, 06/11/2017 00:00 WIB Dimutasi Kerja? Enjoy Aja, Simak Tipnya Dari Christin!
Adaptasi Buat Kamu Kuat Hadapi Tantangan, Kok Bisa Ya? Jobseeker / workplace,
Senin, 30/10/2017 00:00 WIB Adaptasi Buat Kamu Kuat Hadapi Tantangan, Kok Bisa Ya?
Sangat Aktif Bicara Saat LGD, Apa Bakal Selalu Dinilai Baik? Jobseeker / workplace,
Kamis, 19/10/2017 00:00 WIB Sangat Aktif Bicara Saat LGD, Apa Bakal Selalu Dinilai Baik?
Simak Kisah Mereka Yang Kerja Tak Sesuai Jurusan | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png