Workplace, Kamis, 03/08/2017 12:00 WIB

8 Cara Jitu Sisihkan Gaji Untuk Ditabung

Kamu merasa kesulitan dalam menyisihkan gaji untuk ditabung? Tenang, mungkin ini bisa jadi solusi!
8 Cara Jitu Sisihkan Gaji Untuk Ditabung

Menyisihkan sebagian gaji untuk ditabung adalah target umum setiap karyawan. Tidak mudah namun juga bukan hal sulit. Tapi tak sedikit juga yang sering mengeluh uang gajinya habis padahal gajian masih setengah bulan lagi. Jangan sampai itu terjadi padamu!

Kesulitan menabung tidak hanya terjadi pada karyawan baru yang seringkali belum menerima gaji “full” di masa-masa awal bekerjanya. Bagi mereka yang sudah lama bekerja pun jangan disangka kalau sering juga mengalami hal ini. Mengapa? Salah satunya karena gaya hidup yang berubah seiring perjalanan karir mereka.

Menyisihkan gaji untuk ditabung pada dasarnya membutuhkan komitmen, yakni komitmen untuk konsisten menjalankan strategi keuangan yang telah disusun. Kami coba berbagi beberapa tips untuk membantumu menyisihkan tabungan dari gajimu tiap bulan.


1. Tentukan besarnya uang tabungan tiap bulan

Tidak ada literatur pasti berapa persentase gaji yang harus dialokasikan untuk uang tabungan. Beberapa praktisi mengatakan jumlahnya sekitar 10 – 50% dari penghasilan. Menurut Godo Tjahjono, SE, M Si, RFC, Praktisi Bisnis dan Keuangan dikutip dari kompas.com terdapat tiga acuan mementukan jumlah tabungan.

Pertama, jumlah tabungan yang sudah kamu miliki saat ini. Minimal kamu harus punya tabungan untuk menghidupimu 3 – 6 bulan mendatang. Kedua, berapa cicilan yang masih kamu miliki. Jangan mengambil cicilan yang besarnya melebihi 30 persen dari penghasilanmu.

Terakhir, tentukan tujuanmu menabung. Dengan mengetahui tujuanmu menabung, kamu bisa lebih bersemangat menyisihkan uang tiap bulan, misalnya untuk menikah, membiayai orang tua atau adik kuliah, dan sebagainya. Selain itu, tahu tujuan menabung juga membantumu melakukan estimasi berapa rupiah yang harus kamu sisihkan tiap bulannya.


2. Segera menabung

Jika hari gajian tiba, segera simpan uang tabungan yang sudah kamu tentukan jumlahnya tiap bulan. Lebih aman jika kamu menggunakan rekening khusus agar uang tabunganmu tidak tercampur dengan uang pengeluaran lainnya. Berkomitmenlah untuk tidak mengganggu rekeningmu yang satu ini!


3. Buat rencana pengeluaran

Banyak orang enggan membuat rencana pengeluaran karena pekerjaan ini akan memakan waktu. Namun, pekerjaan ini pulalah yang akan menyelamatkanmu dari kebangkrutan dini.

Setelah mengalokasikan uang tabungan, buat rencana pengeluaran. Kenali apa saja yang menjadi kebutuhanmu tiap bulan. Kurangi kebutuhan yang belum penting untuk saat ini jika memang gajimu belum memungkinkan memenuhi semuanya. Ketika hari gajian tiba, segera alokasikan uangmu di pos-pos yang sudah kamu buat.

Cara ini efektif khususnya bagi kamu yang masih menjadi newbie di dunia kerja. Membuat rencana pengeluaran bisa membantumu mengontrol pengeluaran yang kurang penting untuk saat ini.


4. Berbelanja satu minggu sekali

Cara untuk menabung adalah mengalokasikan pengeluaran sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Tujuannya agar uang tabungan bisa aman di tempatnya. Menurut Brittney Castro, CEO Financially Wise Woman dikutip dari cnbc.com, salah satu cara berhemat adalah dengan mengurangi makan di luar. Hal ini cocok sekali bagi kamu yang kebetulan tinggal di kost. Kamu bisa berhemat dengan memasak sendiri makananmu. Berbelanja setiap minggu juga bisa memangkas pengeluaran yang tidak penting. Berbelanja sayur juga bisa jadi refreshing menyenangkan dan hemat bukan?!


5. Temanku banyak, jadi sering makan di luar

Hal lain yang sering dikeluhkan karyawan yang susah menabung adalah seringnya memenuhi tuntutan sosial untuk makan di luar bareng teman-teman. Berhemat tidak harus lantas tidak pernah makan di luar lho! Ada triknya supaya kamu bisa tetap berhemat.

Pertama, anggarkan pengeluaran sosialmu tiap bulan, sesuaikan dengan penghasilanmu. Kedua, pelajari tempat makan yang telah ditentukan bareng teman-teman. Cari tahu range harga restoran tersebut. Dikutip dari finansialku.com, manfaatkanlah promo-promo menarik atau harga spesial di happy hour restoran. Jika memang restoran sedang tidak memiliki promo atau harga makannya tidak sesuai budget jangan ragu untuk mengusulkan ide untuk pindah tempat makan.

Ketiga, pilih air mineral sebagai teman makanmu. Harga air mineral dan minuman lain yang dibubuhi dengan nama-nama menarik bisa memiliki selisih yang tinggi lho. Padahal rasanya bisa saja tidak sefantastis harganya.

Terakhir, jika dalam bulan tersebut anggaran sosialmu sudah habis, jangan ragu untuk berkata tidak pada ajakan makan. Kamu bisa mengusulkan untuk mengganti agenda kumpul. Misalnya, nonton film bareng di kost-mu atau atau kost salah satu temanmu. Kalian bisa membawa makanan sendiri-sendiri. Lebih murah dan tidak harus bayar pajak kan?! Ingat, jangan ganggu tabunganmu hanya karena alasan sosial seperti makan-makan di luar!


6. Tunggu 48 jam sebelum berbelanja

Saat ini, manusia semakin dimudahkan untuk melakukan transaksi belanja, apalagi yang berbasis online. Pilih barangnya dan kamu tinggal transfer pembayaran. Brittney Castro mengatakan, jangan pernah langsung klik “beli” untuk setiap barang yang kamu inginkan. Coba tunggu 48 jam dan rasakan bahwa mungkin barang yang ingin kamu beli tadi baru sebatas “ingin”, belum menjadi “butuh”.


7. Perhatikan kualitas barang yang kamu beli

Dalam memilih barang tertentu untuk dibeli, pastikan kamu memperhatikan kualitasnya. Membeli barang kualitas baik sedikit banyak akan membantumu melakukan penghematan. Alih alih membeli barang murah untuk berhemat, namun tidak lama setelah dipakai barang tersebut rusak dan mau tidak mau kamu harus membeli yang baru. Malah makin boros kan?!


8. Bisa juga tingkatkan pemasukan

Banyak yang percaya bahwa berhemat adalah cara jitu agar kita bisa tetap menabung tiap bulannya. Namun ada pula cara lain untuk kita bisa menabung. Kalau kata mereka yang terjun di dunia entrepreneur, salah satu cara untuk meningkatkan pemasukan yang pasti berimbas ke tabungan adalah menemukan cara agar uang kita bisa bertumbuh.

Jadi bagi sebagian orang, daripada hidup terlalu irit, lebih baik menemukan cara menambah penghasilan. Misalnya dengan investasi atau bisa juga iseng-iseng memutar uang kita dengan berjualan pulsa, pakaian, makanan, dan lain sebagainya.


Menabung bisa dibilang gampang-gampang sulit. Kita bisa melakukannya dengan perencanaan keuangan yang baik. Hemat tidak sama dengan pelit. Jadi tetaplah bijak membuat rencana pengeluaran sesuai dengan kebutuhanmu. Ingat, kebutuhanmu tidak sama dengan keinginanmu.

Selamat menabung! [careernews.id]


Penulis   : Yuana Anandatama

Editor     : Vinia R. Prima

Grafis     : M. Rizal

[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
8 Cara Jitu Sisihkan Gaji Untuk Ditabung | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png