Jobseeker / workplace, Senin, 12/06/2017 00:00 WIB

Studi atau Kerja di Australia? Ini 9 Ketentuan Menulis Resumenya

Berangkat ke Australia tak hanya butuh tekad, tapi juga persiapan termasuk resumenya. Cek di sini 9 ketentuannya.
Studi atau Kerja di Australia? Ini 9 Ketentuan Menulis Resumenya
Sekolah atau kerja di luar negeri? Siapa yang menolak?! Opsi ini seakan menjadi pilihan mayoritas mahasiswa saat ini. Setelah lulus S1, jika tidak bekerja maka sebagian akan melanjutkan studi S2-nya. Tentu saja luar negeri menjadi pilihan utamanya meski tak sedikit pula yang lebih memilih melanjutkan S2 di dalam negeri.
Australia adalah satu dari sekian banyak negara yang populer diserbu para mahasiswa. Pun termasuk mahasiswa Indonesia yang menjadikannya pilihan baik untuk melanjutkan studi maupun berkarir. Sebelum berkarya di sana, perlu diperhatikan beberapa aturan sebelum kamu membuat surat lamaran.

Gayle Howard, Top Margin Resume Online dalam situsnya topmargin.com menuliskan bahwa resume lebih sering digunakan dalam berbagai kondisi dibandingkan CV karena sifatnya lebih modern. Secara format, gaya, dan konten, resume lebih fleksibel dalam menyampaikan potensi. Resume dianggap lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan pasar kerja Australia. Sedangkan CV bisa diibaratkan sebagai dokumen tradisional yang digunakan di sektor akademik, sains, dan medis sebagai sebuah persyaratan standar.

Perhatikan tips berikut saat kamu akan menulis resume :

1. Gunakan ejaan Australia
Saat menulis CV atau resume dalam Bahasa Inggris, kita perlu memperhatikan negara tujuan. Australia menggunakan ejaan English Australia atau English UK. Jadi pertimbangkan penulisan beberapa kata yang memang memiliki ejaan berbeda antara English dan American, seperti penulisan kata colour = color, cheque = check, centre = center, dan lain sebagainya.

2. Perhatikan detail teknis

Australia menggunakan standar Eropa. Oleh karenanya gunakan ukuran kertas A4 (217mm x 297mm) dan bukan ukuran US Letter (8”x11”).


3. Panjang resume atau CV

CV yang hanya memuat satu halaman dirasa kurang detail. CV dengan jumlah halaman 2 – 4 dirasa cukup untuk menjelaskan potensi dirimu. Selain itu, margin halaman sebesar 1 inch (2.54 cm) telah menjadi standar yang dipakai industri di Australia untuk menciptakan kenyamanan saat membaca CV.


4. Perbanyak informasi terkait posisi yang dilamar

Layaknya sebuah novel, mudahkan pembaca untuk fokus membaca tema novelmu. Mudahkan perusahaan mengenali siapa kamu dan apa potensimu sesuai dengan yang mereka butuhkan. Hal ini berlaku juga untuk resume saat mendaftar studi. Pertegas informasi dan pengalaman terkait jurusan yang ingin kamu daftar.


5. Fokuskan ke prestasi

Beberapa tahun belakangan, resume di Australia lebih berfokus pada prestasi dibanding dengan deskripsi kerja. Jika kamu memiliki pengalaman kerja atau organisasi, maka pertebal informasi yang menunjukkan prestasi, kemampuan, dan inovasi di bidang tersebut. Sebutkan pengalamanmu terutama dengan nilai yang membedakan kualitasmu dengan rekan-rekan kerjamu lainnya.


6. Hindari kata ganti orang pertama

Orang Australia memang memiliki karakter berani menyuarakan potensi dirinya. Namun menulis resume menggunakan kata ganti orang pertama juga dirasa berlebihan bahkan terkesan 'membual'. Misalnya, daripada menuliskan “Saya memelopori pembuatan prosedur baru ...” lebih baik langsung menuliskan “Memelopori pembuatan prosedur baru...”.


7. Tulis riwayat studi dengan jelas

Pendidikan adalah hal yang berharga dan bergengsi di Australia. Tuliskan riwayat studimu atau list pelatihan yang sekiranya menunjang studimu.


8. Pencantuman informasi lain

Informasi pribadi seperti agama, tanggal lahir, atau status perkawinan memang tidak menjadi kewajiban untuk dicantumkan di resume Australia. Undang-undang negara pun mendukungnya. Namun beberapa pencari kerja memang masih memberikan informasi pribadi ini secara sukarela, bahkan dilengkapi dengan hobi dan ketertarikan. Jadi akan menjadi pilihanmu untuk memasukkan atau meniadakan informasi ini di dalam resumemu.


9. Penulisan referensi

Berbeda dengan Amerika, orang Australia masih suka menuliskan referensi (informasi orang yang bisa dijadikan referensi) di dalam resumenya. Namun hal ini memang sudah menjadi tren yang mulai ditinggalkan. Bagi sebagian orang Australia, informasi kontak terkait referensi menjadi privasi tersendiri. Sehingga beberapa kolom “Referensi” di resume biasa ditambah dengan tulisan “available upon request” sampai memang ada tawaran pekerjaan yang jelas.


Gayle Howard dalam tulisannya juga menyebutkan bahwa tidak pernah ada hal yang sama di pasar kerja Australia. Perusahaan selalu berinovasi dan melakukan perubahan untuk menemukan cara terbaik mengungkap potensi jobseeker melalui resume. Atau mungkin kamu juga bisa mencoba untuk mengirimkan aplikasi dalam program Working Holiday VIsa.  Program ini merupakan program kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Australia yang ada sejak tahun 2009. Pemerintah Australia memberikan kesempatan bagi 1.000 orang WNI untuk bisa bekerja di Australia. Cek di sini untuk informasi lebih lengkap.


Perubahan pasti selalu ada, dan kitalah yang harus menyiapkan diri menghadapi perubahan yang ada agar tidak kalah saing di pasar kerja. Siapkah kamu? [careernews.id]



Penulis     : Rita Pamilia
Editor       : Vinia R. Prima
Grafis       : M. Rizal
[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
Jobseeker / workplace,
Rabu, 13/09/2017 00:00 WIB "Think Again" Saat Menerima Tawaran Kerja, Agar Tak Menyesal Nanti
7 Tips Ini Bikin Kamu Prima Saat Cari Kerja Jobseeker / workplace,
Senin, 31/07/2017 16:00 WIB 7 Tips Ini Bikin Kamu Prima Saat Cari Kerja
Dear Jobseeker, Mari Bertoleransi dan Jauhi Lima Hal Ini! Jobseeker / workplace,
Rabu, 12/07/2017 17:00 WIB Dear Jobseeker, Mari Bertoleransi dan Jauhi Lima Hal Ini!
Mereka Merasakan Kemudahan Mengerjakan Online Assessment ECC. Kalau Kamu? Jobseeker / workplace,
Jumat, 07/07/2017 12:00 WIB Mereka Merasakan Kemudahan Mengerjakan Online Assessment ECC. Kalau Kamu?
Charge Kemampuan Setelah Lebaran, Berjuang Kembali Jadi Lebih Mapan! Jobseeker / workplace,
Rabu, 05/07/2017 10:00 WIB Charge Kemampuan Setelah Lebaran, Berjuang Kembali Jadi Lebih Mapan!
Studi atau Kerja di Australia? Ini 9 Ketentuan Menulis Resumenya | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png