Jobseeker / workplace, Selasa, 25/04/2017 11:22 WIB

Beberapa Kriteria Berikut Pengaruhi Kesempatanmu dalam Berkarir. Apa Saja?

Benarkah IPK bagus, berkomitmen tinggi, dan penguasaan soft skill yang baik jadi jaminan punya karir cemerlang? Ayo, cari tahu!
Beberapa Kriteria Berikut Pengaruhi Kesempatanmu dalam Berkarir. Apa Saja?
Kriteria perusahaan dalam mencari karyawan baru sering dijadikan acuan jobseeker dalam persiapan memasuki dunia karir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi ditunjang dengan soft skill yang baik, misalnya, dipercaya dapat membuat seseorang memiliki karir yang baik pula. Benarkah demikian?

Dilansir noodle.com, survei yang dilakukan di Rutgers University, Amerika Serikat, memaparkan soal IPK yang masih menjadi indikator utama penilaian terhadap jobseeker saat ini. Persoalan lain kemudian muncul ketika kebanyakan perusahaan juga memasang standar tinggi pada aspek-aspek lain yang tentunya harus dimiliki oleh seseorang jika ingin bersaing mendapatkan pekerjaan. Seperti kemampuan soft skill, leadership, kerjasama tim, dan komitmen pun belakangan sudah menjadi kriteria yang wajib dimiliki oleh jobseeker.

Namun, dengan memenuhi kriteria-kriteria tersebut nyatanya tak selalu menjadi jaminan bagi seseorang dalam merintis karir. Wisnu Hesti Barata, selaku Recruiter PT Nindya Karya (Persero) mengungkapkan IPK hanya sebagai persyaratan awal seleksi saja. Selebihnya kompetensi talent itu sendiri yang akan menentukan apakah ia akan punya karir yang bagus atau tidak di perusahaan. Begitu pula dengan kriteria lainnya, menurut Wisnu, yang paling dibutuhkan adalah kompetensi yang sesuai dengan tata nilai di perusahaan mana seseorang bekerja. Jadi, sifatnya relatif karena tidak hanya menimbang dari satu atau dua aspek saja.


IPK justru membuat persaingan semakin kompetitif

Pada tahun 2015, Teacher College Record merilis laporan yang menyebutkan seseorang dengan rata-rata nilai A di IPK-nya saat ini merupakan hal yang umum. Saat ini nilai A merepresentasikan 43 persen rata-rata nilai yang dimiliki oleh seseorang. Naik 12 persen sejak tahun 1988, dan 28 persen sejak tahun 1960. Hal tersebut berimplikasi pada persaingan yang ketat dalam mencari pekerjaan karena tren menunjukkan semakin banyak orang yang memiliki IPK bagus.

Nur Mazhariya Ulmi, selaku Staf Pendamping Staf Khusus Bidang Ekonomi dan Investasi Kementerian Perhubungan mengatakan IPK pada akhirnya hanya mampu berperan di awal saja. “Kalau sudah punya pengalaman kerja, nanti yang dilihat pengalamannya, bukan IPK lagi,” tambahnya. Namun, Nur menekankan pentingnya IPK untuk persaingan sesama fresh graduate, terutama untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu di bidang ekonomi atau dosen.


Kriteria lain yang juga memengaruhi karir seseorang

Selain IPK, terdapat pula kriteria lain yang secara prinsip lebih memperlihatkan kompetensi dan kapabilitas seseorang. Kriteria tersebut di antaranya soft skill, leadership, dan komitmen. “Karena pertimbangannya soft skill dan leadership lebih sulit untuk dilatih sehingga perusahaan kami cenderung mencari kandidat yang kompetensi di dua hal tersebut menonjol,” ujar Wisnu. Karena dinilai lebih implementatif, kedua kriteria tersebut diyakini Wisnu akan lebih memengaruhi jejak karir seseorang ke depannya.

Komitmen merupakan kriteria yang belakangan ini menjadi pertimbangan serius bagi perusahaan dalam merekrut karyawan. Wisnu mengakui sulit menangani generasi millenial yang dianggapnya seperti 'kutu loncat', yakni cenderung fleksibel dan punya ketertarikan yang tinggi terhadap tantangan baru. Namun, Wisnu punya cara jitu untuk mengatasinya. “Untuk mengatasi permasalahan ini, kami menawarkan jenjang karir yang cepat untuk mereka yang berkomitmen pada perusahaan,” ungkap Wisnu.

Sangatlah penting untuk memenuhi kriteria sesuai standar dan kemampuan diri sendiri dalam mempersiapkan karir ke depannya. Namun, perlu dipahami pula bahwa kriteria-kriteria tersebut tak selalu menjamin kesempatan berkarir seseorang. Semua kembali lagi pada faktor kesesuaian antara kamu dan perusahaaan tempat kamu mengembangkan potensi diri. 




Penulis      : Elvan Susilo

Editor        : Yuana Anandatama


[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
Tak Hanya Penampilan Saja Yang Perlu Kamu Update. CV dan Cover Letter Juga! Jobseeker / workplace,
Kamis, 28/06/2018 18:40 WIB Tak Hanya Penampilan Saja Yang Perlu Kamu Update. CV dan Cover Letter Juga!
Jangan Sampai 7 Hal Ini Bikin Kamu Gagal Lolos Wawancara Kerja! Jobseeker / workplace,
Selasa, 26/06/2018 18:19 WIB Jangan Sampai 7 Hal Ini Bikin Kamu Gagal Lolos Wawancara Kerja!
Hal Ringan Namun Bermanfaat Untuk Puasamu, Coba Deh! Jobseeker / workplace,
Senin, 28/05/2018 15:38 WIB Hal Ringan Namun Bermanfaat Untuk Puasamu, Coba Deh!
8 Cara Simpel Ini Jaga Good Mood-mu Saat Puasa! Jobseeker / workplace,
Rabu, 23/05/2018 00:00 WIB 8 Cara Simpel Ini Jaga Good Mood-mu Saat Puasa!
Pomodoro, Cara Biar Fokus dan Bebas Distraksi! Jobseeker / workplace,
Selasa, 27/02/2018 11:30 WIB Pomodoro, Cara Biar Fokus dan Bebas Distraksi!
6 Hal yang Harus Dihindari Saat Interview Kerja! Jobseeker / workplace,
Kamis, 22/02/2018 00:00 WIB 6 Hal yang Harus Dihindari Saat Interview Kerja!
Beberapa Kriteria Berikut Pengaruhi Kesempatanmu dalam Berkarir. Apa Saja? | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png