Workplace, Senin, 24/10/2016 09:02 WIB

File Kerjaan Mesti Dikirim Via E-mail? Perhatikan Caranya!

Buat kamu yang sudah kerja, kamu mungkin menganggap mengirim e-mail kepada rekan kerja atau atasan adalah hal sepele. Faktanya?
File Kerjaan Mesti Dikirim Via E-mail? Perhatikan Caranya!
Kini, mengirim e-mail sudah jadi suatu hal yang umum bagi karyawan perusahaan. Mereka menggunakan e-mail untuk berkomunikasi dan bertukar informasi, seperti menyebarkan memo kerja dan surat perintah ataupun berbagi file pekerjaan. E-mail seperti ini sering disebut sebagai ‘E-mail Profesional’.

Menurut Gita Nurani, People Development Manager ECC UGM, sifatnya yang resmi membuat surat elektronik ini harus dibuat dengan tata cara dan etika tertentu. Simak selengkapnya, yuk!


Gunakan subject yang jelas

Saat akan mengirim e-mail profesional, pastikan kamu isi kolom ‘subject’ dengan tujuan yang jelas. Subject digunakan untuk memperjelas tujuan dari pengiriman e-mail tersebut. Pun dapat mencerminkan inti dari isi e-mail yang akan kamu kirimkan kepada atasan atau rekan kerja.


Awali dengan salam

Berikan salam diawal penulisan badan surat. Salam ini dapat berupa kata sapaan seperti 'Selamat Pagi', 'Halo' atau 'Dear'. Hal ini lazim dicantumkan dalam e-mail yang bersifat resmi.


Bahasa penulisan formal

Surat resmi tentunya ditulis dengan menggunakan bahasa yang formal. Jika berbahasa Indonesia maka gunakan EYD yang baik dan benar. Hal ini juga berlaku pada e-mail berbahasa asing. Pastikan penyusunan kalimatnya telah sesuai dengan aturan baku. Hindari penyingkatan kata. “Saat mulai masuk inti (pesan e-mail-red) boleh dibagi menjadi tiga bagian kalau amat sangat formal, ‘Pembuka-Isi-Penutup’. Atau kalau sekadar mengirim file aja, itu boleh jadi satu tetapi ringkas padat,” saran Gita.


To the point!

Buat e-mailmu dengan kalimat-kalimat efisien dan to the point. Jelaskan secara singkat, padat, dan jelas. Hal ini akan sangat baik dilakukan karena memudahkan penerima menangkap maksud dan tujuan dari e-mail tersebut. Selain itu, dapat mengurangi kemungkinan adanya miscommunication.


Tutup e-mailmu dengan signature

Fasilitas signature atau tanda tangan bisa diisi dengan nama, jabatan, dan personal kontak. Ini akan sangat berguna jika melakukan korespondensi dengan karyawan yang lain. Mereka dapat langsung menghubungimu melalui kontak personal yang tertera di signature. Menjadi poin plus jika kamu dapat mencantumkan laman media sosial seperti LinkedIn atau Facebook.

Nah, pastikan kamu mengirim e-mail kepada rekan kerja dan atasan dengan benar ya. Jadi, keprofesionalitasanmu tidak diragukan. Good luck!



Penulis      : Nikita Yolania

Editor        : Yuana Anandatama

Foto           : Careernews

[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
8 Cara Jitu Sisihkan Gaji Untuk Ditabung Workplace,
Kamis, 03/08/2017 12:00 WIB 8 Cara Jitu Sisihkan Gaji Untuk Ditabung
[CANDID] Kerja Malah Bikin Tubuh Makin Gemuk, Kenapa Ya? Workplace,
Selasa, 27/12/2016 14:57 WIB [CANDID] Kerja Malah Bikin Tubuh Makin Gemuk, Kenapa Ya?
[CANDID] Sukses Ala Google Company, Ini Rahasianya! Workplace,
Jumat, 28/10/2016 11:06 WIB [CANDID] Sukses Ala Google Company, Ini Rahasianya!
[CANDID] Enam Cara Biar Kamu Enggak Susah Ingat Nama Orang Workplace,
Jumat, 21/10/2016 10:53 WIB [CANDID] Enam Cara Biar Kamu Enggak Susah Ingat Nama Orang
File Kerjaan Mesti Dikirim Via E-mail? Perhatikan Caranya! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png