Enterpreunership, Rabu, 09/09/2015 11:13 WIB

Tutorial Raup Untung Sambil Bernostalgia Lewat Bisnis Jajanan ‘Jadul’

Kesulitan mencari pekerjaan atau sedang dalam masa tunggu cari kerja? Kenapa tidak berwirausaha makanan ‘jadul’ saja? 
Tutorial Raup Untung Sambil Bernostalgia Lewat Bisnis Jajanan ‘Jadul’
Menurut survei Global @dvisor Omnibus, 51 persen responden menyatakan suka makanan daerah atau budaya yang berbeda, sedangkan 49 persen memilih makanan tempo dulu (retro atau vintage). Ini peluang untukmu yang ingin mendirikan usaha kuliner.

Kamu dapat berwirausaha dan menjadi seorang bos untuk membangun lahan penghasilanmu sendiri. Bagaimana bila memulainya dengan bisnis kuliner? Sebuah bisnis yang tidak ada matinya. Apalagi makanan jadul seperti kue cubit, mochi, dan cilok masih digandrungi banyak orang.

Membuat rencana sebelum menjalankan bisnis bisa diibaratkan membuat peta dalam melakukan perjalanan. Peta ini akan menjadi panduan mengenai apa yang harus dilakukan, bagaimana melakukannya, serta kapan waktu pelaksanaannya untuk memastikan profit yang kamu targetkan dapat tercapai tepat waktu. 

Berikut ada beberapa tips mudah dari pemilik usaha bisnis makanan jadul di Yogyakarta, yang bisa kamu jadikan referensi dalam membangun start up bisnismu!


1. Anggaran: pisahkan operasional dan profit

Untuk meraih untung dalam berbisnis, kita harus menjalankannya secara profesional, dimulai dari perencanaan anggaran. Dalam merencanakan anggaran, hitung secara cermat mengenai harga pokok produksi (HPP) setiap porsi makanan yang kamu jual. Apabila ingin menjual kue cubit, hitunglah harga bahan baku, plastik untuk membungkus, dan gas untuk memasak yang dibutuhkan per bulan lalu ditambahkan dengan gaji karyawan (termasuk gajimu bila kamu terlibat dalam proses produksi). Konversikan jumlah tersebut menjadi HPP per porsi kue cubit, yaitu membaginya dengan perkiraan banyaknya kue cubit yang bisa dibuat dalam satu bulan dengan bahan baku tersebut.

Setelah mendapatkan angka HPP per produk, kamu bisa menentukan harga jual yang sesuai dan target penjualan per hari untuk bisa mencapai profit target per bulan. Pemilik usaha moci es krim Mocipops menyarankan untuk mengambil keuntungan paling tidak 50 persen. Tambahkan hasil keuntungan tersebut dengan HPP, kemudian jadilah harga jual.

Siapkan juga dana untuk melakukan percobaan, menciptakan inovasi, dan melakukan promosi karena promosi memainkan peran yang sangat penting dalam pengenalan produk kepada konsumen. Jangan terlalu dipikirkan bila orang berkata harga jual terlalu tinggi karena penjual yang tahu mengenai rincian biaya produk. Kita harus percaya diri sebab kita tahu perhitungan dan besar biaya produksinya. Ia juga menekankan bahwa wirausaha benar-benar melakukan bisnis, bukan sekadar berjualan yang menggunakan omzet total untuk modal esok hari. Dalam berbisnis, anggaran untuk operasional dan profit harus dipisahkan.


2. Lokasi: dari mal sampai ikut event

Bila modal usaha cenderung pas-pasan sehingga belum bisa menyewa tempat secara permanen dalam jangka waktu lama, mengikuti event dan membuka stan di mal adalah solusi paling baik. Mengapa mal? Harga sewa mungkin cenderung tinggi tetapi mal juga menawarkan crowd. Sekarang sudah zamannya kita menciptakan pasar sendiri tetapi juga harus didukung dengan promosi yang menarik agar calon pembeli penasaran untuk mencoba. 

Mengikuti event-event juga menarik untuk dicoba. Hanya saja, sebelumnya perlu dilihat dulu siapa penyelenggaranya, apakah terpercaya dan menguntungkan untuk diikuti. Keuntungan ikut serta dalam sebuah event adalah jangka waktu penyelenggaraan yang hanya beberapa hari sehingga harga sewa tempat relatif lebih murah.

Mocipops membagikan cerita awal mereka merintis bisnisnya. Saat itu, mereka selalu mengikuti semua event yang ada, berapa haripun, dan di manapun event tersebut dilaksanakan. Namun sekarang mereka lebih selektif dalam mengikuti event. Biasanya Mocipops hanya mau ikut event yang minimal diselenggarakan selama tiga hari dengan pertimbangan efisiensi kerena mereka membutuhkan freezer besar yang tidak mudah untuk dipindah-pindah. Bukan hanya dari segi pengeluaran yang diperhitungkan, tetapi juga tenaga yang dikeluarkan. 


3. Desain tempat dan kemasan: sesuaikan dengan target konsumen

Desain tempat dan kemasan merupakan aspek yang cukup penting dalam bisnis jajanan jadul. Keduanya harus disesuaikan dengan target konsumen dan konsep bisnis yang ingin diusung. Bila ingin menarget mahasiswa dengan konsep kafe yang nyaman untuk hangout dan mengerjakan tugas, tempat harus didesain dengan meja dan bangku yang nyaman untuk duduk berlama-lama, musik yang santai dan update, serta ketersediaan jaringan wi-fi

Bila ingin menarget mahasiswa tetapi hanya memiliki lahan yang terbatas, kamu bisa mendesain tempat usaha menyesuaikan konsep berjualan take away. Misal, kamu bisa hanya menyediakan deretan bangku yang nyaman untuk menuggu pesanan, atau dengan menggunakan konsep food truck. Penjual bisa menggunakan kemasan produk yang lebih menarik untuk meningkatkan branding produk. Pastikan saja untuk memiliki suatu konsep dan tema sehingga desain tempat, produk, bahkan pelayanan dapat menyesuaikan dengan konsep tersebut.


4. Promosi: manfaatkan media sosial dan kembangkan kerjasama

Memperkenalkan produk dengan promosi dapat dilakukan melalui berbagai media. Salah satu media yang paling banyak digunakan oleh bisnis kuliner adalah media sosial seperti Instagram. Promosi melalui Instagram mengunggulkan visualisasi dan mampu membuat orang ‘lapar mata’ hanya dengan melihat gambar-gambarnya. 

Penggunaan media sosial sangat efektif dalam menarik minat konsumen dan jangkauannya juga luas karena tidak terbatas pada kota tertentu dan dapat diakses oleh siapa saja. Promosi di media online dapat juga dilakukan lewat kerjasama dengan sesama pebisnis, yaitu dengan saling mempromosikan usaha di media sosial masing-masing.

Selain itu, kerjasama dengan pihak lain juga bisa jadi solusi promosi. Mocipops mencontohkan, mereka mengikuti event Flohmarket. Pengelola event akan mengunggah setiap stan yang ada dalam acara tersebut sehingga dapat menjadi tambahan promosi produk. Saat ini Mocipops juga bekerja sama dengan akun Instagram komunitas Foodgram.

Menjalankan start up bisnis tidak sesulit bayangan. Hanya saja, kita harus berani memulai dan memperhitungkan dengan teliti setiap aspeknya. Sudah ada inspirasi untuk berwirausaha, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi seorang bos? Buat perencanaan bisnismu dengan profesional ya, semoga sukses! [CN]


Tips di atas diberikan oleh:

  1. Ocil Corner (Instagram: ocilcorner)
  2. Warung Tenda Bang Ido (Instagram: warungtendabangido)
  3. Mocipops (Instagram: mocipops)


Penulis    : Rizky Amelia

Editor      : Rifki Amelia F.

Foto        : Riska Hasnawaty

[CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya Jobseeker / workplace,
Senin, 20/03/2017 14:38 WIB [CANDID] Ini Karakter Jobseeker Dilihat dari Warna Favoritnya
Yang Perlu Diperhatikan Generasi Zaman Now Untuk Memulai Start-Up Enterpreunership,
Senin, 13/11/2017 15:48 WIB Yang Perlu Diperhatikan Generasi Zaman Now Untuk Memulai Start-Up
Dengar Konsumen dan Jadilah Entrepreneur Sukses! Enterpreunership,
Senin, 09/10/2017 00:00 WIB Dengar Konsumen dan Jadilah Entrepreneur Sukses!
Ini Dia Salah Satu Kunci Sukses Dunia Digital Marketing Enterpreunership,
Selasa, 03/10/2017 00:00 WIB Ini Dia Salah Satu Kunci Sukses Dunia Digital Marketing
Ide Bisnismu belum Terakomodasi? Program Ini Cocok Buatmu! Enterpreunership,
Selasa, 25/07/2017 00:00 WIB Ide Bisnismu belum Terakomodasi? Program Ini Cocok Buatmu!
Tutorial Raup Untung Sambil Bernostalgia Lewat Bisnis Jajanan ‘Jadul’ | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png