Office Hour, Jumat, 31/03/2017 10:32 WIB

Ellen Samil: Passion Jadi Kunci Puluhan Tahun Berkarir

Kisah karir Ellen selama lebih dari 30 tahun ini bisa jadi pelajaran buat kamu yang ingin punya karir yang panjang. Simak ceritanya, yuk!
Ellen Samil: Passion Jadi Kunci Puluhan Tahun Berkarir
Tak banyak orang yang mampu bertahan di pekerjaan yang sama hingga puluhan tahun. Bagi Ellen Samil, Human Resource Capitol Advisor PT Great Giant Food, setiap orang perlu mencintai apapun yang ia kerjakan, jika ingin mendedikasikan diri untuk pekerjaannya dalam waktu yang lama.

“Jika passion sudah mengambil alih dirimu, lantas biarkan ‘ia’ tetap memegang kendali”. Pernyataan tersebut dikenal sebagai pernyataan Benjamin Franklin atas kesuksesannya sebagai tokoh Amerika Serikat. Sama halnya dengan Ellen, passion telah mengantarkan Ellen menjadi sosok yang kaya akan pengalaman di bidang human resources, pekerjaan yang telah ia mulai sejak tahun 1982. Dengan segala pengalaman yang dimiliki, saat pertama bergabung Ellen langsung membuat gebrakan dalam hal perekrutan pegawai di PT Great Giant Food. Salah satunya menjadi inisiator program Management Trainee (MT). Ellen menganggap program seperti MT penting untuk regenerasi sumber daya manusia yang berkualitas di PT Great Giant Food.


Berawal dari rasa peduli yang tinggi

Dunia human resources dianggap Ellen sudah seperti jalan hidupnya. Keyakinan itu bermula ketika ia memilih untuk berkeluarga saat usianya baru menginjak 18 tahun. Di usia tersebut Ellen juga baru mengawali statusnya sebagai mahasiswi. “Dari remaja sudah harus mengurus diri sendiri ditambah ngurus suami. Jadi sudah terbiasa dengan pekerjaan ngurus-ngurus orang,” ungkap Ellen. Alumni Leiden University, jurusan Sastra Inggris ini mengaku pelajaran hidup yang didapat selama kuliah telah sangat membantu dalam pekerjaannya saat ini.

Selama melewati hari-harinya sebagai mahasiswi sekaligus seorang istri, Ellen berkewajiban untuk mengurus dirinya serta suaminya yang sama-sama sedang menuntut ilmu di Belanda. “Dari situ saya tahu bahwa saya memiliki rasa care yang tinggi terhadap orang lain,” tambahnya.

Puncaknya setelah lulus kuliah, Ellen semakin mantap untuk fokus berkarir di dunia human resources. Ia sempat bekerja di salah satu perusahaan produsen barang rumah tangga yang cukup ternama di Indonesia bahkan di dunia. Kemampuannya dalam mengasah talent rupanya menarik perhatian PT Great Giant Food untuk menggunakan jasa Ellen sebagai penasihat di bidang human resources sejak tahun 2009 silam.


Pentingnya membina generasi muda

Bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia beberapa tahun lagi membuat beberapa perusahaan tengah sibuk mencari kader muda yang siap menjadi pemimpin di masa depan. Ellen tentunya menyadari hal tersebut. Sejak ia menginisasi program MT di PT Great Giant Food, total sudah ada 60 pegawai lulusan program MT yang siap menempati posisi-posisi strategis di PT Great Giant Food beberapa tahun mendatang. “Sebenarnya terlambat, tapi yang penting program MT ini diperhatikan secara serius karena berpengaruh untuk perusahaan di masa depan,” kata Ellen.

Ellen mengaku sangat terbuka dengan seluruh rekan kerjanya. Ia bahkan sering dimintai saran oleh teman-temannya yang lebih muda di kantor apabila mereka sedang menghadapi masalah. Mendengarkan keluh kesah rekan kerjanya mengenai urusan pekerjaan, keluarga, bahkan asmara sudah menjadi hal yang biasa buat Ellen. Baginya, selain menentukan kriteria pegawai baru, menjaga kondisi psikis seluruh rekan kerjanya juga merupakan tanggung jawabnya, apalagi yang masih muda. Ellen tidak pernah sekalipun merasa terbebani dengan hal-hal tersebut. Menurutnya pekerjaan human resources merupakan passion-nya. “Rasanya seperti tidak sedang bekerja, karena hati juga senang melakukannya,” tambahya.


Pernah ditempatkan di posisi lain

Satu hal yang Ellen percaya untuk terus berkembang adalah dengan melakukan pekerjaan yang lebih dari apa yang sedang ia kerjakan. Sebelum bergabung dengan PT Great Giant Food, Ellen sempat ‘ditantang’ untuk memegang jabatan strategis di perusahaan sebelumnya namun bukan di divisi human resources, melainkan di divisi marketing.

Ellen yang saat itu dianggap sering memberi masukkan yang positif ke divisi marketing diminta untuk menjadi head of marketing, menyusul perombakan besar-besaran yang terjadi di divisi tersebut. Tak disangka, Ellen mampu membuat bosnya berdecak kagum dengan kinerjanya selama memimpin divisi tersebut. Namun, karena sudah terlanjur cinta dengan human resources, Ellen memutuskan untuk kembali ke divisi human resources setelah lima tahun memimpin divisi marketing.

Ellen mengakui bahwa dirinya merasa nyaman bekerja sebagai marketing. “Semua berjalan lancar, tanpa kendala (selama menjadi head of marketing-red). Tapi justru di situ masalahnya, saya tidak merasa tertantang seperti ketika berada di divisi human resources,” tambahnya. Pengalaman lima tahun memimpin divisi marketing kemudian ia anggap sebagai zona nyaman. Namun prinsipnya berbeda, Ellen menganggap divisi human resources sebagai dunianya karena di sanalah ia bisa menemukan dirinya yang gemar mengurus orang lain.


Find a job that you love

Pengalaman puluhan tahun berkarir ini diyakini Ellen tidak akan terjadi andai ia tidak menemukan sisi kebahagiaan dari apa yang ia kerjakan. “Stres karena pekerjaan sering, tapi saya selalu mencari hal-hal positif di balik ketidaknyamanan itu,” ungkapnya. Lebih lanjut, Ellen mengatakan saat sudah menemukan passion dalam bekerja, imbalan yang didapat bukan hanya sekadar materi, tapi juga kepuasan batin.

Find a job that you love, and you do not have to work a day in your life. Because you did your passion, not only your job,” tutup Ellen.

Setiap orang pasti akan menemukan jalannya masing-masing untuk mengetahui apa yang menjadi passion-nya. Jika sudah tahu apa yang menjadi passion kita, pilihannya pun kembali kepada diri masing-masing untuk memutuskan bekerja sesuai passion atau tidak. Nah, buat kamu yang berkeinginan memiliki karir yang panjang, cobalah untuk mulai memahami apa yang kamu cintai seperti yang Ellen lakukan. Semoga berhasil, ya!




Penulis      : Elvan Susilo

Editor        : Yuana Anandatama

Foto           : Devi Aprillia 


Tags : my job, kisah inspiratif, karyawan, jobseeker, passion, karir, mahasiswa, minat karir,
Ellen Samil: Passion Jadi Kunci Puluhan Tahun Berkarir | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png