Office Hour, Senin, 15/05/2017 00:00 WIB

I Made Sukerta: Air Traffic Controller, Bidang Berkarir yang Prospektif

Prospek berkarir di dunia aviasi terbuka luas. Temukan jawabannya dalam artikel ini sekaligus kamu akan tahu beberapa alasan mengenai keterlambatan pesawat.
I Made Sukerta: Air Traffic Controller, Bidang Berkarir yang Prospektif
Jangan selalu berburuk sangka terhadap segala keterlambatan penerbangan. Bisa jadi, pengunduran jadwal penerbangan Anda adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga keselamatan Anda di udara, mengingat lalu lintas udara selalu padat.
Hal tersebut dibenarkan oleh I Made Sukerta, Air Trafic Controllern (ATC) Operation Coordinator, Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Pria yang sudah 22 tahun malang-melintang di dunia aviasi ini menceritakan segala tantangan dan suka duka yang telah dialaminya.

Made, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa ATC adalah main handle lalu lintas bandara. “Setiap pesawat yang akan pergi dan menuju ke bandara kami (Ngurah Rai, -red) harus selalu mengirimkan journey plan report kepada kami,” ujarnya menerangkan. Laporan tersebut nantinya akan dijadikan pedoman oleh ground crew yang bertugas sehingga lalu lintas udara dapat diatur dengan baik. “Kami kan harus memberikan pelayanan kepada maskapai dan penumpang, bagaimana caranya agar semua bisa on schedule,” tukasnya saat ditemui langsung oleh tim Careernews di Bandara Ngurah Rai, Jumat (31/1) lalu.

Tantangan selalu ada

Pria yang mengawali karir sebagai Junior ATC bandara di Kupang ini menceritakan bahwa bekerja di sektor industri aviasi seperti dirinya, akan selalu diikuti oleh tantangan. Bagaimana tidak, ia adalah crew yang selalu berkoordinasi dengan pilot mengenai do and don`t.

Tantangan yang datang beraneka ragam dan paling besar adalah ketika cuaca buruk datang. “Apalagi cuaca buruk yang datang, maka otomatis jarak pandang juga menjadi buruk. Itulah yang membuat kami selalu merasa khawatir,” jelas alumnus Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug angkatan ke-25 ini.

Bila ditanya soal pengalaman yang paling mendebarkan, Made berkisah tentang pengalamannya ketika dulu masih bertugas di Kupang. “Saat itu cuacanya sedang buruk. Tiba-tiba saya mendapat kabar bahwa ada pesawat yang baru saja take off tetapi roda pesawat itu tidak bisa masuk. Roda yang tak bisa masuk itu bisa mengurangi keseimbangan pesawat,” kisahnya.

Saat itu, Made bersama rekan lainnya yang juga bertugas, segera bertindak cepat dengan menghubungi radar dan tak putus berkoordinasi dengan pilot. Apalagi,  pesawat sudah mulai kehabisan bahan bakar dan hanya berputar-putar di angkasa. Namun, tak berapa lama, kondisi kritis itu berhasil dilewatinya. Roda berhasil masuk, pesawat mendarat darurat dengan aman. “Sang pilot pun sampai sujud syukur di tanah sesaat setelah berhasil mendarat. Saat itu saya baru benar-benar lega,” kenangnya.

Ia pun menyadari, pekerjaannya membutuhkan gerak yang cepat, dinamis, dan kemampuan mengelola keputusan dengan baik. “Tantangan itu akan selalu ada. Tinggal bagaimana kita menyelesaikannya dengan cara terbaik yang kita yakini,” ujarnya mantap.

Peluang berkarir

Made menambahkan, lingkup dan peluang kerja di dunia aviasi cukup besar. “Bila ingin berkarir di dunia aviasi, kuncinya hanya satu, disiplin,” pesannya. Menurut pria kelahiran 17 September 1963 ini, sikap disiplin dapat membentuk seorang individu menjadi seseorang yang dapat diandalkan. “Terlebih lagi, kita memberikan pelayanan di sektor industri penerbangan yang serba cepat. Itu menuntut kita untuk mengambil keputusan dengan cepat dan harus punya komitmen yang tinggi,” tutur pria asli Tabanan, Bali ini.
The sky is wide, but there's no room for error. And the airplane stays up, because it doesn`t have the time to fall -Anonim

Selain itu, pekerjaan di sektor ini terbuka untuk mahasiswa lulusan D4 atau S1 dari dari semua universitas terutama jurusan teknik elektro, kelistrikan, dan teknik mesin. Lingkup pekerjaan ini juga terbuka untuk jurusan sosial, misalnya public relations, hukum, dan IT. “Sebagai bidang pekerjaan yang juga termasuk BUMN, kita sering mengadakan open recruitment melalui PT Angkasa Pura. Bagi yang lolos, akan diberikan pelatihan dengan jangka waktu tertentu,” jelas Made.

Nah, sudah tahu kan apa penyebab pesawat Anda terlambat? Jadi, jangan terburu-buru menjustifikasi keterlambatan jadwal penerbangan Anda. Atau Anda tertarik berprofesi seperti Made? Semoga artikel ini bermanfaat ya! Selamat berusaha meraih mimpi-mimpi Anda! [CN/VINIA]





Tags : job desc ATC, air traffic controller, lowongan kerja BUMN, bandara international ngurah rai
Agnes : Setiap Orang itu Spesial, Maka Yakinlah Pada Dirimu Office Hour,
Kamis, 07/09/2017 00:00 WIB Agnes : Setiap Orang itu Spesial, Maka Yakinlah Pada Dirimu
Ellen Samil: Passion Jadi Kunci Puluhan Tahun Berkarir Office Hour,
Jumat, 31/03/2017 10:32 WIB Ellen Samil: Passion Jadi Kunci Puluhan Tahun Berkarir
Mila Lubis: Riset itu Dinamis dan Menyenangkan Office Hour,
Jumat, 03/03/2017 11:35 WIB Mila Lubis: Riset itu Dinamis dan Menyenangkan
Melvin Hade: Jadi Brilian dan Self Driver di Usia Muda Office Hour,
Jumat, 23/09/2016 15:50 WIB Melvin Hade: Jadi Brilian dan Self Driver di Usia Muda
I Made Sukerta: Air Traffic Controller, Bidang Berkarir yang Prospektif | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png