Web
Analytics
Career Issue, Rabu, 31/01/2018 16:19 WIB

Mengenang Ingvar Kamprad, Mari Kenali Nilai IKEA, Perusahaan Yang Ia Bangun

Simak juga wawancara langsung kami dengan HR IKEA Indonesia.
Mengenang Ingvar Kamprad, Mari Kenali Nilai IKEA, Perusahaan Yang Ia Bangun
Pasti kamu tahu IKEA kan? Melalui tangan dingin Ingvar Kamprad, perusahaan furniture terbesar di dunia ini mampu berekspansi ke seluruh penjuru dunia. Meski telah berpulang, nilai-nilai bisnis yang ia terapkan patut kita kenali dan pelajari.


Mengenang Ingvar Kamprad 

Tanggal 27 Januari lalu, Ingvar Kamprad berpulang. Pendiri salah satu toko furniture waralaba terbesar di dunia ini mewariskan nilai-nilai yang bisa kita pelajari dalam berbisnis. Namun sebelumnya, yuk sejenak mengenang kiprahnya dalam mengembangkan bisnis ini. 

Seperti dikutip dari businessinsider.com, ayah empat anak ini lahir di Swedia, pada tahun 1926. Bakat berjualannya ia mulai sejak umur belia, 5 tahun, yakni dengan berjualan korek api. Wow, masih sangat muda ya? Lima tahun kemudian ia mulai berkeliling komplek perumahannya dengan sepeda untuk menjajakkan dekorasi Natal, ikan, dan pensil.

Meski menyandang disleksia, ia ternyata murid dengan prestasi. Di usianya yang menginjak 17 tahun, ayahnya menghadiahkan sejumlah uang karena prestasinya yang gemilang. Olehnya, uang tersebut dijadikan modal untuk membangun bisnis yang kini terkenal dengan nama IKEA. Nama IKEA sendiri merupakan gabungan dari nama Ingvar Kamprad (IK) dan Elmtaryr Argunnaryd (EA) nama desa tempat tinggalnya. Beliau dikenal sebagai sosok yang sederhana namun inovatif. 

Bahkan oleh Malcomm Gladwell (penulis buku The Tipping Point), Ingvar Kamprad dinilai memiliki kepribadian langka, yakni kesadaran dan keterbukaan yang tinggi. Kepribadian ini merupakan modal penting bagi inovator yang tak takut pada kegagalan.


Rahasia Sukses Ingvar Kamprad

Hingga kini, total ada 370 toko IKEA yang tersebar di 47 negara di dunia. Melihat kesuksesan bisnis IKEA, kira-kira nilai apa yang diterapkan dan dianut oleh karyawannya? Ternyata, perusahaan ini mengusung sebuah nilai yang harus ada pada setiap karyawan, plus mengusung konsep berbeda terkait pelayanan pada konsumen, yakni self service system.

HR IKEA Indonesia, Adiharto Yuwono, menyatakan kepada Careernews.id beberapa waktu lalu, bahwa costumer diperbolehkan memilih, membandingkan, dan menjajal barang yang akan dibeli secara langsung. Adi, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa para costumer bisa langsung mencatat informasi produk mulai dari nama, nomor artikel, nomor rak, hingga nomor bagian. Mereka juga bisa merakit beberapa barang yang dibeli secara mandiri. Bahkan, jika setelah dirakit tapi konsumen berubah pikiran, produk masih bisa dikembalikan dalam kurun waktu 30 hari. 

Namun dibalik keunikan tersebut, ternyata perusahaan yang didirikan oleh Ingvar Kampard pada tahun 1943 ini justru menuntut karyawan dengan karakter yang simpel, yakni menjunjung tinggi kebersamaan dan gotong royong. Ramainya gerai IKEA, membuat  karyawan harus mampu melakukan pekerjaan dalam satu waktu sekaligus atau multitasking. Apabila karyawan dalam kondisi sibuk dan membutuhkan bantuan, karyawan dari bagian lain harus siap membantu. Adi menambahkan bahwa setidaknya ada 10 requirements yang harus dipenuhi calon karyawan IKEA. “Tapi ada satu yang diutamakan, yakni attitude," ungkapnya. 

Bahkan, Adi mengatakan bahwa attitude ini dianggap lebih penting daripada hard skill yang dipunyai oleh calon karyawan. "Diharapkan karyawan yang di sini suka kerja sama dan saling membantu dengan yang lainnya," tutur Adi. 

Untuk mendapatkan karyawan dengan karakter tersebut, Adi menuturkan bagaimana IKEA secara ketat melakukan proses seleksi attitude calon karyawannya. Meski sangat ketat dalam memilih attitude calon karyawannya, IKEA sendiri terbuka bagi pelamar dari berbagai suku dan ras. Di sisi lain, Para karyawan yang bekerja di IKEA adalah orang-orang terpilih yang memiliki kecocokan karakter dengan perusahaan. Selain itu, jurusan yang dibutuhkan pun beragam tergantung kebutuhan dari masing-masing bidang. "Bahkan ada beberapa yang dari lulusan luar negeri yang minta diwawancarai," tambah Adi. 

Sebagai output-nya beberapa tahun belakangan ini, IKEA menjadi perusahaan properti yang populer di Indonesia. Di Indonesia, kamu bisa mengunjungi gerai IKEA Indonesia yang berada di Jalur Sutera Boulevard, Kota Tangerang, Banten. 

Simak artikel inspiratif lainnya yang akan senantiasa kami update dan bisa kamu temui di careernews.id. Tetap semangat!



Penulis : Yuana Anandatama, Puspa Aqirul Mala

Editor   : Vinia R. Prima 

Grafis    : M. Rizal 


Tags : RIP Ingvar Kamprad, ikea furniture, sukses, rahasia sukses, kerja berbisnis
Mengenang Ingvar Kamprad, Mari Kenali Nilai IKEA, Perusahaan Yang Ia Bangun | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png