Career Issue, Kamis, 16/10/2014 16:00 WIB

Tes ASKAM dalam Rekrutmen Itu Apa Sih? Baca Ini!

Dalam beberapa rekrutmen, seringkali perusahaan mengadakan tes ASKAM. Apa sih sebenarnya tes itu?
Tes ASKAM dalam Rekrutmen Itu Apa Sih? Baca Ini!
Jika kamu tertarik berkarir di dunia penerbangan, pasti kamu sudah tak asing lagi dengan nama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Perusahaan ini kembali memperoleh penghargaan bergengsi dari SkyTrax sebagai “The World’s Best Cabin Staff/Crew 2014”. Sebelumnya, di tahun 2013, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk  juga dinobatkan sebagai “The World’s Best Economy Class” versi majalah SkyTrax.


Setiap tahun, lowongan kerja di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tidak pernah sepi peminat. Puluhan ribu orang berlomba-lomba untuk bisa bekerja di maskapai penerbangan nasional ini. Salah satu tahapan rekrutmen yang harus dilewati semua jobseeker PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk adalah background check test atau biasa dikenal dengan sebutan Aspek Keamanan (ASKAM).


Nah, meskipun ASKAM identik dengan maskapai penerbangan seperti PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Reni Agustin, Human Capital Analyst Garuda Indonesia, tidak menganggap bahwa tes khusus seperti ini hanya dilakukan oleh Garuda Indonesia. “Sekarang disebut sebagai background check test. Sebenarnya instansi lain juga melakukan tes ini, hanya saja mungkin penamaan atau prosesnya berbeda,” ucapnya.


Karena terkait dengan soal keamanan, setiap calon karyawan Garuda Indonesia yang telah mengikuti background check test diminta untuk tidak menyebarluaskan isi tes. Penilaian lolos atau tidaknya jobseeker dari tes ini didasarkan pada kelengkapan dokumen, ujian tertulis, dan comprehensive interview atau wawancara. Dokumen yang diminta antara lain surat lamaran, CV, serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) sendiri dan orang tua, akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK),  Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), ijazah Sekolah Dasar hingga pendidikan terakhir, meterai,  dan pas foto ukuran 4x6.


Ditanya soal rasio kegagalan di background check test ini, Reni mengatakan bahwa belum tentu semua peserta bisa lolos dari tes ini. “Beberapa kandidat dimungkinkan untuk gagal,” imbuhnya sembari memberi penekanan. Dari segi tujuan dilakukannya background check test, Reni menjawab, “Tujuan tes ini adalah untuk melihat background dan kesesuaian si pelamar dengan aspek safety dan security Garuda Indonesia sebagai Flag Carrier.”

Tak sekadar formalitas


Bila kamu berpikir bahwa background check test hanya sekadar formalitas Garuda Indonesia dalam tahapan rekrutmen, pikiran tersebut tidak tepat. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah mendapatkan sertifikasi IATA Operational Safety Audit  (IOSA). Sertifikasi itu menjadi bukti bahwa maskapai ini telah memenuhi standar internasional, baik di bidang keamanan maupun keselamatan. Untuk bisa tetap mempertahankan kualitas tersebut, background check test menjadi hal yang penting untuk dilakukan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam menyeleksi jobseeker.


Pada Careernews, Yuwan Yucanidia, kini Sales and Marketing Executive PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di Medan, menceritakan pengalamannya menjalani background check test. “Itu sama sekali bukan formalitas! Aku pernah daftar di Garuda untuk posisi analyst tapi gagal di tes ASKAM. Sedih banget. Lalu tahun depannya aku coba lagi. Aku ikuti tesnya dengan lebih sungguh-sungguh, akhirnya lolos,” ungkap Yuca, panggilan akrabnya.


Ketika diminta membagikan tips menjalani proses rekrutmen di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Yuca mengingatkan pentingnya benar-benar mengenali perusahaan yang hendak dilamar. “Harus banyak baca tentang airlines, harus cari tahu. Manfaatkan website perusahaan untuk mendapat info sebanyak-banyaknya. Supaya siap ketika interview dengan direksi. Kalau kita paham bisnis dari perusahaan yang kita lamar, ya kita akan lancar,” paparnya. Terkait background check test, Yuca mengatakan bahwa jobseeker harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dengan baik dan sejujur mungkin karena itu akan masuk dalam penilaian. “Jadi jangan asal jawab,” imbuhnya ramah.


Selain itu, untuk background check test, kelengkapan dokumen tak boleh disepelekan. “Intinya, peserta background check test hanya perlu mempersiapkan dokumen secara lengkap dan dibawa pada saat tes. Dan disiplin. Jika di tes-tes sebelumnya ada keringanan keterlambatan 5 hingga 10 menit, di background check test ini tidak ada sama sekali. Peserta harus datang sesuai waktu yang ditentukan,” pungkas Reni.


Nah, jika kamu sedang mempersiapkan diri untuk bergabung dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, persiapkanlah dengan sungguh-sungguh agar tak menyesal kemudian.


So, be prepared, always  remember to bring out your best. Good luck! [CN]



Penulis              : Elyzabeth Winda
Editor               : Vinia Rizqi, Rifki Amelia
Fotografer         : Adityo R.D

Tags : tes askam Garuda Indonesia, tes keamanan rekrutmen, tahapan tes rekrutmen kerja,
Tes ASKAM dalam Rekrutmen Itu Apa Sih? Baca Ini! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png