News, Jumat, 21/04/2017 14:28 WIB

PUKAT UGM Ajak Mahasiswa Dalami Gejala Korupsi dan Cara Menghindarinya

Bagaimana sebenarnya perilaku korupsi itu bisa terjadi di kalangan masyarakat dan khususnya mahasiswa?
PUKAT UGM Ajak Mahasiswa Dalami Gejala Korupsi dan Cara Menghindarinya
Pusat Kajian Anti Korupsi atau biasa dikenal dengan PUKAT UGM hadir dalam sesi Kapita Selekta Fakultas Teknik UGM, Jumat, 21 April 2017. Sesi ini diisi langsung oleh Hasrul Halili, S.H., M.A. selaku Direktur Eksekutif PUKAT UGM dan dihadiri kurang lebih 100 peserta baik dari mahasiswa maupun dosen.

Hasrul membuka presentasinya dengan sebuah pertanyaan menarik yakni, “Bagaimana sih komitmen anti korupsi yang dilakukan oleh UGM?” Ia memaparkan banyak anggapan masyarakat yang mengira bahwa institusi kampus adalah tempat yang 'kedap' korupsi. Anggapan ini menurutnya tidak sepenuhnya benar dan hanya berada di wilayah idealistis. Ia memberikan beberapa contoh kasus korupsi yang melibatkan perguruan tinggi. Kasus tersebut salah satunya ialah tentang pengadaan Wisma Atlet yang menyeret politisi Nazarudin.

Menurut Hasrul, akhir–akhir ini muncul fenomena saksi ahli yang kemudian beralih menjadi ahli bersaksi. Beberapa saksi ahli yang diketahui dari kalangan akademisi ini diduga hanya beorientasi pada nilai materiil. “Menjadi saksi ahli dalam pengadilan bisa dibayar 100, 200, hingga 300 juta,” ungkap Hasrul. Jika jumlah bayarannya setinggi itu lalu sikap kenetralan dari saksi ahli dipertanyakan. Hal-hal semacam inilah yang kemudian memberi contoh bahwa dalam institusi pendidikan juga rawan terjadi korupsi.

Kampus jika memandang komitmen untuk bersikap anti korupsi berada dalam ranah idealitas-realitas. Muncul berbagai pendapat bagaimana seharusnya sebuah institusi kampus bersikap dalam melawan korupsi. Dalam kenyataannya apakah idealitas-idealitas tersebut sudah benar-benar diterapkan di kampus, khususnya UGM? Inilah yang kemudian menjadi dasar keinginan PUKAT UGM untuk bersama mahasiswa berani bersikap melawan korupsi. “Para mahasiswa yang berani mengungkap kasus korupsi di kampus harus diapresiasi, jangan dijadikan pesakitan. Mengungkap ada indikasi korupsi dosennya diancam tidak lulus tujuh turunan, jangan!” sebut Hasrul.

Hasrul atas nama PUKAT UGM, bahkan memberi beberapa saran untuk menyemai kampus UGM supaya bisa mentransformasikan perilaku anti korupsi dari jargon ke aksi, antara lain:  

  1. Menginstall dan mengupdate terus-menerus materi anti korupsi dalam perkuliahan, baik yang terkait dengan knowledge, skill, dan value
  2. Mengkreasikan metode pembelajaran yang diasumsikan bisa mengkondisikan anak didik agar terinternalisasi dengan nilai-nilai anti korupsi
  3. Membuat semacam 'center of excellence' anti korupsi sebagai basis dan melting pot aktivis anti korupsi di kampus (PUKAT Korupsi FH UGM)
  4. Mengkondisikan kampus agar menerapkan secara konsisten prinsip 'zero tolerance' (baca: tidak permisif) terhadap segala bentuk tindakan koruptif

Sebelum kuliah umum diakhiri, Direktur Eksekutif PUKAT UGM ini menyampaikan pesan kepada para mahasiswa, “Mari kita sebagai mahasiswa untuk menjadi agen perubahan! Marilah generasi baru ini, yang kekinian, yang ekspresif, tunjukkan bahwa kita adalah generasi yang Anti Korupsi!”

Buat kalian mahasiswa yang masih ingin tahu lebih jauh tentang korupsi bisa datang ke PUKAT UGM di Fakultas Hukum, UGM. Jangan ragu, berani lawan korupsi!



Penulis      : Nikita Yolania

Editor        : Yuana Anandatama

Tags : seminar, kapita selekta, mahasiswa, korupsi, anti korupsi, tindakan korupsi, mencegah korupsi, cegah korupsi,
HacKGen Pancing Peserta Tuangkan Ide Kreatif, Simak Kisah Mereka Di Sini! HacKGen, Hackathon, kompas gramedia, teknologi informasi, aplikasi ,
Rabu, 09/05/2018 10:53 WIB HacKGen Pancing Peserta Tuangkan Ide Kreatif, Simak Kisah Mereka Di Sini!
Ikuti Simposium Untuk Umum Bersama PT Pertamina! Gratis. Yuk Daftar Sekarang! pertamina, kuliah umum, seminar, ,
Rabu, 18/04/2018 15:00 WIB Ikuti Simposium Untuk Umum Bersama PT Pertamina! Gratis. Yuk Daftar Sekarang!
Adopsi Sistem Carcentos, Unika Atmajaya Dibanjiri Jobseeker carcentos, ecc ugm, jobfair unika atmajaya,
Selasa, 20/03/2018 06:23 WIB Adopsi Sistem Carcentos, Unika Atmajaya Dibanjiri Jobseeker
Begini Pendapat Jobseeker Mengenai 23rd CD ECC UGM jobfair, jobseeker, 23rd career days, ,
Kamis, 08/03/2018 00:00 WIB Begini Pendapat Jobseeker Mengenai 23rd CD ECC UGM
Bank Tabungan Negara Terima Drop CV langsung di Ruang Presentasi BTN, cdugm23, 23rd CD, lowongan kerja, lowongan perbankan, ECC UGM ,
Rabu, 07/03/2018 15:18 WIB Bank Tabungan Negara Terima Drop CV langsung di Ruang Presentasi
Punya Cita-Cita Kerja di Start Up? Saatnya Gabung ke JD.ID! JD.ID, 23rd CD, Job Fair, lowongan kerja, ECC UGM, ,
Rabu, 07/03/2018 00:00 WIB Punya Cita-Cita Kerja di Start Up? Saatnya Gabung ke JD.ID!
PUKAT UGM Ajak Mahasiswa Dalami Gejala Korupsi dan Cara Menghindarinya | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png