News, Senin, 10/11/2014 12:30 WIB

Overcoffee: Pahami ASEAN Community dengan Lebih Mudah dan Praktis di Sini!

Sebentar lagi kita akan memasuki era ASEAN Economic Community (AEC) tahun 2015. Secara logika, pemuda kita pun sebenarnya mampu bersaing dengan pemuda se-Asia Tenggara.
Overcoffee: Pahami ASEAN Community dengan Lebih Mudah dan Praktis di Sini!
Dari segi kemajuan, Indonesia memang berada jauh di belakang Singapura dan Thailand. Namun, dalam menghadapi tantangan AEC 2015, pemuda kita pun mampu bersaing dengan pemuda se-Asia Tenggara lho!
Hal ini diungkapkan oleh Mohammad Genta Mahardhika dan Sylvanus Hardiyanto selaku narasumber dalam event Careernews Overcoffee di BNI-UGM Foodpark, Sabtu (8/11) lalu.

Kondisi generasi pemuda Indonesia

Sebelum membahas persaingan dengan pemuda se-Asia Tenggara, ada baiknya kita melihat persaingan lokal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2013 menyebutkan jumlah pengangguran terbuka Indonesia sebesar 6,25 persen dari total penduduk dan sebanyak 360.000 sarjana Indonesia menganggur. “Sebelum masuk ke masyarakat ekonomi ASEAN, saingan kita bukan hanya orang luar, pemuda ASEAN tetapi juga dari internal Indonesia yang masih bingung kerja apa dan di mana,” terang Ivan, sapaan akrab Sylvanus Hardiyanto.

Mengapa masih banyak sarjana yang menganggur di negeri ini? Apakah sarjana kita tidak cerdas? Pada dasarnya setiap manusia itu cerdas dan unik. Hanya saja, tidak semua orang cerdas dan hebat itu cocok bekerja di suatu posisi. “Perusahaan itu tidak mencari orang pintar dan hebat! Perusahaan itu cari orang yang cocok. Apa yang cocok, itu cari tahu,” lanjut lelaki yang merupakan HR Professional dan Head of Human Capital PT Aurecon Indonesia ini.

Pernyataan tersebut juga diamini oleh Genta. Professional trainer dan founder Eureka Consultant ini mengatakan bahwa setiap orang pada dasarnya memang cerdas. Hanya saja cara menyampaikan kecerdasan itulah yang belum diasah. “Cara mereka menyampaikan kecerdasan mereka membutuhkan skill, komunikasi, keberaniannya terutama. Mereka cerdas, tapi untuk menyampaikannya itu ada tantangannya,” terang Genta.

Tantangan yang akan dihadapi

Pada dasarnya, proteksi masing-masing pemerintah negara-negara ASEAN terhadap tenaga kerja lokal itu ketat. “Mereka baru mau menerima pekerja asing yang skillful. Hanya orang-orang skillful yang tidak bisa mereka dapatkan di negaranya,” papar Ivan.

Lalu, apa saja tantangan yang dihadapi AEC 2015? Apakah tenaga kerja Indonesia akan tersaingi oleh tenaga dari luar? Menjawab kegelisahan ini, Genta memberikan dua jawaban. “Saya tertegun ketika Pak Jusuf Kalla menyebutkan satu hal logika yang sederhana sekali. Kira-kira arsitek di Indonesia dengan arsitek di Singapura, fresh graduate, gajinya gedean mana?” Tentu jawabannya adalah Singapura. Jadi orang-orang justru akan pergi ke arah-arah yang secara ekonomi lebih bagus.

Jawaban kedua adalah orang luar masuk ke Indonesia tetapi mendapat gaji seperti di negara luar. “Kenyataannya, banyak orang Indonesia sendiri yang ketika memimpin organisasi bisnis perusahaan, dia akan menghargai orang Indonesia lebih rendah dari orang yang datang ke sini. Hal inilah yang perlu dikritisi. Artinya, kita harus siap dengan segala tantangan yang ada," jelas Ivan menambahkan.

Persiapan sebelum seleksi kerja

Sebelum memulai karir, hendaknya tanyakan ini kepada dirimu! “Kira-kira target penghasilan saya besok berapa? Dengan target sekian, saya akan kerja di perusahaan apa dan posisi apa?” Jika masih bingung menjawab, artinya kamu belum siap dan memiliki gambaran karir di masa depan.

Ketika sudah tahu hendak ke mana, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan bekal dalam seleksi kerja. “Yang sering dilupakan teman-teman pencari kerja, mereka tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya sebelum berangkat interview. Risetlah tentang perusahaan sebanyak mungkin,” papar Ivan. Lalu, pertanyaan yang cukup membingungkan jobseeker adalah seputar gaji. Ivan menyarankan untuk tidak takut menyebutkan nominal yang kita inginkan. Ivan pun menambahkan, “Yang menentukan gaji kita siapa? Jawabannya adalah kita sendiri! JIka Anda menginginkan gaji tertentu, sebut saja! Bukan masalah angkanya, tapi memang kita pantas dibayar segitu.”

Simak artikel lain soal gaji di sini.


Senada dengan Ivan, Genta menekankan untuk melakukan negosiasi gaji dengan baik. Pertanyaannya, ketika melakukan negosiasi gaji, apakah kamu sudah memiliki kemampuan untuk melobi bahwa kamu juga pantas disejajarkan dengan orang-orang dari luar negeri? Kalau sudah seperti itu, konsekuensinya adalah performa. “Saya bisa kerja lebih bagus. Saya minta gaji sekian tetapi saya akan perform lebih bagus lagi daripada dia. Saya buktikan dengan begini….begini.....begini,” lanjut Genta memberikan contoh.

Pertanyaan lain yang paling susah dijawab dan sering ditemukan pada lulusan asal Yogyakarta adalah ketika diberikan kesempatan bertanya. “Padahal di situlah awal interview dimulai,” ujar Ivan. Ivan menyarankan untuk menanyakan hal-hal yang kita dapatkan dari hasil riset tentang perusahaan.

Persiapan menuju AEC 2015

Selama persiapan sudah dilakukan dengan matang, kita tidak perlu takut menghadapi tantangan AEC 2015. Pada event Overcoffee ini, Ivan dan Genta membeberkan beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi tantangan AEC 2015.

Leadership

Leadership merupakan kemampuan untuk memutuskan dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.


Komunikasi
Menurut Ivan, hal yang sulit dalam dunia kerja adalah hubungan dengan sesama rekan kerja. “Bagaimana saya harus berkomunikasi dengan beliau agar beliau tidak tersinggung? Bagaimana agar bawahan saya tetap respek dengan saya?” papar Ivan. Poin inilah yang perlu diperhatikan dengan detail.


Bicara dan menulis

“Kemampuan bicara dan menulis harus lebih baik lagi. Anda tidak akan dipercaya direksi kalau presentasi Anda masih belum bagus. Ini orang ngomong apasih, maksudnya apa?” seloroh Ivan.


Can do attitude

Tingkah laku dalam dunia kerja menjadi hal yang amat penting. Jika atasanmu memberikan tugas yang lebih, jangan pernah menolaknya dengan dalih bahwa itu bukan jobdesc-mu. “Anda dikasih tugas jangan mikir, ah ini bukang tanggung jawab saya, bukan kerjaan saya! Padahal kita enggak tahu kalau atasan kita lagi mengetes kita, siap enggak kita dengan level yang lebih tinggi. Kalau Anda dikasih kerjaan nolak, jangan harap karirnya naik dengan cepat,” terang Ivan.

Kemampuan melayani
“Berkaitan dengan pernyataan mas Ivan, pantaskah kita digaji segitu? Orang-orang yang pantas digaji segitu, biasanya orang-orang yang paham melihat apa kebutuhan pimpinan kita, apa kebutuhan organisasi kita. Lalu apakah dia punya sikap untuk membantu?” tutup Genta.


Menarik, kan? Semoga kamu sekarang mendapatkan pencerahan soal AEC 2015. Oh ya, event Overcoffee ini disponsori oleh ECC UGM, Wardah Inspiring Beauty, dan menggandeng media partner seperti i-Radio Jogja, Istakalisa, Koran Pelajar, Unisi FM, dan Swaragama FM. Beberapa komunitas pun juga turut memeriahkan acara yang berdurasi sekitar 2,5 jam ini yaitu Akademi Berbagi (@akberjogja), Dreamdelion (@Dreamdelion), dan English Discuss (@English_Discuss).


Enggak sempat datang ke acara Overcoffee kemarin? Jangan khawatir! Tunggu saja tanggal main Overcoffee selanjutnya ya! Tentunya dengan tema dan bahasan yang lebih yahud dan menantang! Follow @careernewsecc dan @eccugm biar kamu selalu update berita seputar karir dan anak muda! Yuk! [CN]


Penulis       : Tri Puspitasari
Editor         : Vinia Rizqi, Rifki Amelia
Fotografer : Perdana K.W. Jati Putra
Tags : tantangan dan peluang Asean community 2015, asean economic community, AEC 2015, menyambut AEC 2015, masyarakat ekonomi Asia 2015,
HacKGen Pancing Peserta Tuangkan Ide Kreatif, Simak Kisah Mereka Di Sini! HacKGen, Hackathon, kompas gramedia, teknologi informasi, aplikasi ,
Rabu, 09/05/2018 10:53 WIB HacKGen Pancing Peserta Tuangkan Ide Kreatif, Simak Kisah Mereka Di Sini!
Ikuti Simposium Untuk Umum Bersama PT Pertamina! Gratis. Yuk Daftar Sekarang! pertamina, kuliah umum, seminar, ,
Rabu, 18/04/2018 15:00 WIB Ikuti Simposium Untuk Umum Bersama PT Pertamina! Gratis. Yuk Daftar Sekarang!
Adopsi Sistem Carcentos, Unika Atmajaya Dibanjiri Jobseeker carcentos, ecc ugm, jobfair unika atmajaya,
Selasa, 20/03/2018 06:23 WIB Adopsi Sistem Carcentos, Unika Atmajaya Dibanjiri Jobseeker
Begini Pendapat Jobseeker Mengenai 23rd CD ECC UGM jobfair, jobseeker, 23rd career days, ,
Kamis, 08/03/2018 00:00 WIB Begini Pendapat Jobseeker Mengenai 23rd CD ECC UGM
Bank Tabungan Negara Terima Drop CV langsung di Ruang Presentasi BTN, cdugm23, 23rd CD, lowongan kerja, lowongan perbankan, ECC UGM ,
Rabu, 07/03/2018 15:18 WIB Bank Tabungan Negara Terima Drop CV langsung di Ruang Presentasi
Punya Cita-Cita Kerja di Start Up? Saatnya Gabung ke JD.ID! JD.ID, 23rd CD, Job Fair, lowongan kerja, ECC UGM, ,
Rabu, 07/03/2018 00:00 WIB Punya Cita-Cita Kerja di Start Up? Saatnya Gabung ke JD.ID!
Overcoffee: Pahami ASEAN Community dengan Lebih Mudah dan Praktis di Sini! | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png