Jobseeker / workplace, Kamis, 17/05/2018 13:35 WIB

Tip Atasi Godaan Selama Bulan Puasa

Selalu merasa tak bersemangat dalam bekerja saat menjalani puasa? Silakan simak tip berikut, yuk. Semoga membantu.
Tip Atasi Godaan Selama Bulan Puasa
Bulan Ramadan yang dinanti-nanti sebentar lagi tiba. Banyak orang mengharapkan pahala, berkah, dan kehidupan yang lebih baik setelah menjalani puasa. Namun, ternyata tak semudah itu menjalani ibadah puasa, apa lagi bagi mereka yang sudah bekerja.


Alasannya tentu macam-macam. Mulai dari jam kantor yang tidak berubah, pekerjaan yang tidak berkurang, dan sebagainya. Alhasil, puasa pun jadi alasan untuk tidak produktif dalam bekerja. Toh, semua orang akan memakluminya. Namun, haruskah demikian?

Pada 12-19 Juni 2014 lalu, Careernews menggelar polling mengenai godaan yang paling sulit dihindari di lokasi kerja pada saat bulan puasa. Polling tersebut bertujuan untuk melihat kendala terbesar yang sering ditemui saat bulan puasa oleh para karyawan. Hasil polling menunjukkan 64 persen responden mengalami kantuk berlebihan saat bekerja di bulan puasa.

Selain rasa kantuk, 24 persen responden lainnya mengaku kendala bekerja pada bulan puasa adalah kerap terpancing emosi negatif. Sisanya, sebesar 3 persen responden tergoda untuk bergosip dan 9 persen memilih lain-lain. Apakah Anda juga mengalami hal yang sama?

Otak perlu asupan 

Satria Aji Imawan, atau biasa disapa Aji, mengaku bahwa godaan utama ketika bekerja di bulan puasa justru bukan karena ingin makan atau minum. Kendala terbesarnya adalah mengantuk ketika sedang bekerja karena kurang asupan gizi. “Orang kerja di kantor tentunya lebih banyak berpikir. Nah, otak kan juga butuh asupan buat berpikir,” ujar Aji.

Alumni Jurusan Manajemen dan Kebijakan Publik UGM ini menyatakan rasa kantuk itu cukup mengganggu produktivitas, paling tidak hingga tengah hari. “Kalau sudah terlanjur mengantuk biasanya cuci muka sekalian salat zuhur, nanti bisa fresh lagi,” katanya. Setelah melewati tengah hari, biasanya Aji bisa kembali berkonsentrasi dalam bekerja.

Cerita lainnya datang dari Maya Kusuma Wardhani, penulis konten salah satu situs hiburan dan gaya hidup yang  berbasis di Yogyakarta. Bagi Maya, sapaan akrabnya, Ramadan sambil bekerja baru akan dialaminya kali ini.  “Mungkin akan lapar, marah-marah, dan ingin bergosip. Belum aku alami sih, tapi paling nanti bakal seperti itu,” ujar Maya mengira-ngira.

Maya mengakui godaan terbesar di bulan puasa adalah keinginan untuk bergosip. Ia sendiri sering melakukannya tanpa sadar dan tidak terasa. Meski demikian, Maya tidak sampai bergosip mengenai kehidupan pribadi dengan teman-temannya. Ia paling banyak memperbincangkan berita hangat di media massa. “Selama ini gosip enggak sampai mengganggu produktivitas. Semoga tidak sampai menimbulkan konflik juga,” tutur Maya.

Meski baru akan bekerja sambil puasa Ramadan untuk pertama kali, Maya tak punya persiapan khusus. Apapun kondisinya, ia harus tetap semangat bekerja. Lain halnya dengan Aji yang memanfaatkan momen Piala Dunia sebagai penyemangat di bulan Ramadan. “Piala Dunia bisa bikin semangat, menemani kita sahur, apalagi kalau tim favorit kita menang,” ujar Aji.

Siapkan penyesuaian

Memasuki bulan Ramadan, ritme biologis tubuh akan banyak berubah. Kita harus makan sahur pada dini hari dan baru makan lagi ketika petang menjelang. Kita juga akan disibukkan dengan kegiatan ibadah, sementara beban kerja di kantor tidak berkurang. Perubahan ritme biologis tersebut akan berdampak pada fisik, terutama saat menjalani awal puasa. Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah mengantuk. Kondisi tubuh menurun, otak pun susah diajak berpikir secara optimal. Dalam kondisi penyesuaian tubuh, kontrol emosi pun bisa jadi berkurang. Kita jadi mudah terpancing oleh emosi negatif.

Sri Muliati Abdullah, M.A., Senior Assessor Psikologi ECC UGM, menyebutkan bahwa emosi negatif yang reaktif tidak selalu bersifat aktif, seperti marah-marah. Emosi negatif bisa terwujud dalam beragam bentuk, misalnya melamun dan malas. “Maunya berpikir yang enak-enak saja. Jadinya tidak bersemangat, menunda-nunda pekerjaan, dan sulit untuk fokus karena butuh energi dari fisik,” ujar Lia, sapaan akrabnya.

Lia menyarankan agar pekerja tidak menguras energi di awal waktu kerja agar pekerjaan bisa berjalan optimal. Sebaiknya pilih pekerjaan yang tidak terlalu menguras fisik dulu. Anda juga bisa mengurangi frekuensi keluar kantor apa lagi ketika cuaca sedang panas sehingga Anda tidak harus kehilangan banyak cairan tubuh.

Hal yang lebih penting lagi, menurut Lia, adalah penyesuaian tubuh menghadapi bulan puasa. Ini mutlak dilakukan mengingat kondisi tubuh yang berbeda dengan hari biasa tetapi tetap harus bekerja seperti biasa. Sebisa mungkin antisipasi dilakukan sejak awal. “Misalnya latihan sarapan lebih pagi sebelum memasuki Ramadan. Penyesuaian fisik kita bisa lebih mudah dan tubuh pun sudah dibiasakan,” saran Lia.

Bagaimana, sudah siapkah Anda menghalau godaan puasa? Semoga Anda tetap produktif di bulan puasa! 



Penulis : Rifki Amalia 


Tags : tip menjalankan puasa, kerja produktif saat puasa, bekerja secara produktif saat puasa,
Bantu Negeri Punya Banyak “World Class Entrepreneur” Dengan Gabung Di Sini! Universitas Ciputra, lowongan dosen, lowongan staf akademis, lowongan D3,
Selasa, 21/08/2018 16:17 WIB Bantu Negeri Punya Banyak “World Class Entrepreneur” Dengan Gabung Di Sini!
Cari Tahu Lebih Banyak Manfaat Coaching Untuk Masa Depanmu Di Sini! CD24, 24th CD ECC UGM, lowongan kerja, job fair ECC UGM, coaching, manfaat coaching, ,
Selasa, 21/08/2018 17:55 WIB Cari Tahu Lebih Banyak Manfaat Coaching Untuk Masa Depanmu Di Sini!
Suasana Kerja Kantoran Kaku? Enggak Bakal Deh Kalau Kamu Kerja Di Nodeflux!  24th CD ECC UGM, CD 24, lowongan kerja 2018, Career Days, Nodeflux, Millennial,
Selasa, 21/08/2018 10:10 WIB Suasana Kerja Kantoran Kaku? Enggak Bakal Deh Kalau Kamu Kerja Di Nodeflux!
Maksimalkan Waktumu Untuk Lamar Online Perusahaan 24th CD Sampai 24 Agustus! 24th CD ECC UGM, CD 24, Lamar Online, perusahaan, ,
Selasa, 21/08/2018 16:23 WIB Maksimalkan Waktumu Untuk Lamar Online Perusahaan 24th CD Sampai 24 Agustus!
Jadi Sponsor Platinum 24th CD, MSD Pharma Buka Program Ini Untukmu! MSD Pharma, industri farmasi, ECC UGM, lowongan 2018, semua jurusan,
Senin, 20/08/2018 18:21 WIB Jadi Sponsor Platinum 24th CD, MSD Pharma Buka Program Ini Untukmu!
Millennial, Ulik Tips & Trick Personal Branding ala GGF & LinkedIn great giant food, sunpride, linkedin, lowongan 2018,
Selasa, 21/08/2018 10:03 WIB Millennial, Ulik Tips & Trick Personal Branding ala GGF & LinkedIn
Tip Atasi Godaan Selama Bulan Puasa | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png