Career Issue, Rabu, 22/11/2017 09:52 WIB

Rahasia Rekruter yang Seringkali Tidak Kamu Ketahui

Beberapa rahasia rekruter berikut mungkin belum kamu ketahui.
Rahasia Rekruter yang Seringkali Tidak Kamu Ketahui
Rahasia Rekruter yang Seringkali Tidak Kamu Ketahui

Melamar kerja merupakan sebuah proses yang unik. Banyak hal bisa terjadi tanpa tanpa kamu tahu pasti penyebabnya.

Misalnya, kamu merasa si A adalah orang yang biasa saja secara kompetensi. Namun ternyata, dia bisa dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Sebaliknya, si B bisa jadi orang yang tampak expert di bidangnya dan berpenampilan menarik, namun ternyata dia kalah saing dengan si A dalam mendapatkan sebuah pekerjaan.

Mengapa bisa demikian?

Banyak faktor bisa berpengaruh termasuk mengetahui bagaimana proses bekerjanya seorang rekruter perusahaan. Dalam sebuah wawancara via email yang kami lakukan bersama Sri Muliati Abdullah, S.Psi, M.A., Staf Ahli ECC UGM, banyak hal-hal yang menjadi perhatian rekruter perusahaan saat wawancara kerja, tidak melulu soal konten wawancara. Namun nyatanya hal tersebut seringkali tidak menjadi perhatian jobseeker. Apa saja?


1. Penampilanmu saat wawancara kerja akan langsung diasosiasikan dengan bidang kerjamu. Dari riasan, tatanan rambut, dan pakaianmu rekruter perusahaan akan langsung melihat apakah kamu orang yang cocok untuk menduduki posisi tertentu atau tidak. “Apakah penampilanmu nyaman dipandang klien, pelanggan, ataupun rekan kerja yang lain,” tulis Lia, sapaan akrabnya.

Selain itu, perusahaan akan melihat juga apakah penampilanmu akan mengganggu proses kerjamu nantinya atau tidak, misalnya saat pakaian yang kamu kenakan terlalu ketat atau hak sepatumu terlalu tinggi.

2. Kalau kamu punya kebiasaaan reflektif tertentu dengan fisikmu, mulailah waspada, misalnya kebiasaaan mengusap rambut atau poni. Rekruter bisa saja melihat karaktermu dari bahasa tubuh reflektifmu.

3. Kebiasaan reflektif dalam berkomunikasi juga akan menjadi perhatian rekruter. Misalnya, kebiasaan mengucap huruf tertentu seperti “eee.. eee..”, bunyi dehem tenggorokan atau sengau hidung, ataupun kata tertentu yang diulang-ulang sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pendengar seperti “misalnya ya .. misalnya ya..”

4. Kecerobohan seperti tersandung dan menjatuhkan barang juga akan jadi penilaian rekruter terhadap kontrol atau koordinasi gerakmu.

5. Seperti faktor lainnya, kesopanan dan norma gender adalah hal penting, misalnya menghindari mengetuk pintu terlalu keras untuk ruangan kecil dan memperhatikan sikap duduk bagi laki-laki maupun perempuan.


Selain lima hal di atas, ada juga hal lain yang tidak banyak diketahui jobseeker tentang rekruter perusahaan yang kami himpun dari portalhr.com.

1. Rekruter tidak membaca seluruh resumemu. Kamu hanya punya waktu sekitar 6 – 10 detik pertama untuk membuat rekruter tertarik membaca resumemu lebih lanjut. Pastikan membuat resumemu mudah dibaca dan dicari intinya.

2. Sebanyak 76 persen resume akhirnya ditelantarkan hanya karena alamat email yang tampak tidak profesional. Tampak sepele namun ada baiknya untukmu memperhatikan alamat email yang kamu tampilkan di resume.

3. Sebanyak 80 persen lowongan tidak dipublikasikan secara luas. Jadi, mencari lowongan kerja di website perusahaan tidaklah cukup. Faktanya, banyak informasi lowongan yang hanya didapat ketika kita bertanya langsung pada orang dalam perusahaan. Oleh karenanya, mulailah untuk memperluas jaringan pertemananmu. Tuliskan kontak teman-temanmu yang saat ini telah bekerja dan mulailah menjalin silaturahmi.


Masih banyak hal lain yang mungkin menjadi rahasia rekruter saat menjalani proses rekrutmen. Memang tidak bisa diprediksi. Namun sebagai usaha maksimal yang bisa kita lakukan adalah tetap memberikan usaha maksimal sesuai kompetensimu, bersikap sopan dan profesional, serta menjadi dirimu sendiri. [careernews.id]



Penulis : Rita Pamilia

Editor   : Vinia R. Prima

Grafis   : M. Rizal

Rahasia Rekruter yang Seringkali Tidak Kamu Ketahui | CAREERNEWS
1474882794_release_960_rev.png